Diam Diam Mencintaimu

Diam Diam Mencintaimu
[Pov author] ANI SAKIT


__ADS_3

Happy reading 😊


***


POV AUTHOR


Arga langsung membawa Ani yang pingsan ke dalam mobil.Setelah masuk ke dalam mobil Arga pun langsung mengendarai mobil nya menuju ke rumah sakit.


Sesampainya di rumah sakit Arga menggendong Ani seperti bridal style.


"Dokter dokter" teriak Arga ketika baru masuk


"Ada apa tuan" ucap salah satu dokter yang juga baru masuk


"Alina cepat periksa Ani" ucap Arga sambil masuk ke ruang UGD


Alina sang dokter pun langsung memeriksa Ani.


"Tuan anda harus keluar dulu" ucap Alina


"Kenapa" tanya Arga


"Anda harus keluar kalau teman anda mau di periksa" ucap Alina


Dengan berat hati Arga langsung keluar dari ruangan UGD.Setelah beberapa menit Alina keluar dari ruang UGD.


"Bagaimana keadaan nya" tanya Arga khawatir


"Dia hanya sakit biasa Dev dia sakit karena fisik dia gk kuat pas kena hujan" ucap dokter Alina.


"Terus Ani harus gimana" tanya Arga


"Dia di rawat sampai benar benar pulih" ucap Alina


"Lakukan cepat" ucap Arga


"Yaa" ucap Alina lalu pergi menuju ruamg rawat


Setelah di pindahkan ke ruang rawat Ani juga di ganti baju pasien.


"An aku mencintaimu sangat" ucap Arga


"Oh iya aku harus kasih tau seseorang, emm iya aku kasih tau aril" Arga merogoh saku celananya dan mengambil hp


Dert dert dert


"Halo Ar kamu dimana semua orang cariin kamu" ucap Aril di seberang telpon


"Ril aku di rumah sakit Ani di rawat kamu ke sini tapi sendirian jangan kasih tau semua orang" ucap Arga


"Di rumah sakit mana di Jakarta banyak rumah sakit" tanya Aril


"Di rumah sakit xxx cepat ke sini" ucap Arga


"Iya" ucap Aril langsung di matikan telepon nya


Beberapa menit kemudian Aril datang.


"Gimana" tanya Aril yang baru masuk


"Em Ani belum sadar ril" ucap Arga yang sedang khawatir


"Tunggu aja nanti juga dia sadar kok" ucap Aril


"Ril nanti kalau Ani sadar aku harus ngomong apa ya" tanya Arga pada Aril

__ADS_1


"Ya bilang aja sesuai hati kamu kalau kamu suka sama Ani" ucap Aril


"Tapi kok aku jadi ragu ya" ucap Arga


"Bentar bentar kak Dynar nelpon ini" ucap Aril mengangkat telepon


"Halo kak" ucap Aril


"Halo kamu dimana sekarang" ucap kak Dynar


"Aku di rumah sakit kak" ucap Aril jujur


"Hah siapa yang sakit Arga kecelakaan iya" ucap kak Dynar mulai panik.


"Goblok banget sih lu kenapa pakek bilang kita di rumah sakit sini gue yang bilang" ucap Arga mengambil hp Aril


"Halo kak aku baik baik saja kok" ucap Arga


"Syukur lah kalau gitu kamu cepat ke sini ini acara ulang tahun kamu Devan katanya kamu juga ada janji sama Oma dan mommy tuh mereka nungguin" ucap Dynar di balik telpon


"Kak aku mau ngomong sama mommy" pinta Arga


"Halo Devan kamu dimana nak kenapa gk balik balik" tanya mommy


"Mom Devan gk bisa balik temen Devan masuk rumah sakit" ucap Arga


"Temen yang mana semuanya ada di sini sayang" tanya mommy


"Orang yang Devan suka mom" ucap Arga


"Apa dia masuk rumah sakit" teriak mommy Arga


"Mom jangan teriak teriak,Mom Devan minta tolong kasih tau semua orang kalau Devan gk balik lagi dan tolong bilang juga sama Oma kalau Devan di rumah sakit nungguin temen Devan" ucap Arga


"Iya nanti mommy akan bilang" ucap mommy


Sudah satu jam tapi Ani belum sadar juga Arga yang khawatir pun memanggil Alina untuk memeriksa kembali.


"Bagaimana keadaan nya Lin" tanya Arga


"Dia akan sadar sebentar lagi tuan Devan tunggu saja pasti tidak lama lagi" ucap Alina


"Awas sampai lama" ucap Arga


"Emang siapa wanita ini apa dia pacar kamu" tanya Alina


Arga yang di tanya hanya diam saja.


"Siapa kok diem aja pacar kamu" tanya Alina


"Belum" ucap Arga


"Oh calon aku doain deh" ucap Alina sambil tersenyum


"Jangan sibuk doain aku doain juga kamu udah Tia belum juga nikah" ucap Arga


"Aku kan lagi ber karier lagian aku baru umur 24 santai lah" ucap Alina


"Terserah kamu" ucap Arga


Tak lama tangan Ani bergerak.


"Eh eh kenapa tuh Lin kok jari Ani ber gerak" tanya Arga khawatir


Ani kembali memeriksa nya "Oh gk papa kok" ucap Alina

__ADS_1


"Mah ma Ani kangen" ucap Ani ketika belum sepenuhnya sadar


"Maah" pelan pelan Ani membuka mata


"An" panggil Arga


"Ssh Arga" ucap Ani


"Iya aku Arga kamu sudah sadar" tanya Arga


"Eh aku dimana Ar" tanya Ani melihat kanan kiri


"Kamu di rumah sakit an" ucap Arga


Ani Dian saja mengingat apa yang sudah terjadi pada nya.


"Ar hp ku mana" tanya Ani


"Kamu mau ngapain kamu lagi sakit an kamu istirahat dulu ya" ucap Arga


"Aku harus kabarin Tante biar gk khawatir" ucap Ani


"Oke ini hp kamu" ucap Arga memberikan hp Ani


Ani berusaha meraih nya setelah di pegang Ani malah jatuh dan mengenai perut Ani.


"Auwh" keluh Ani karena sakit


Arga yang melihat itu reflek memegang perut Ani menggunakan tangan nya dan mengelus pelan perut yang habis ke jatuhan hp.Ani yang merasakan tangan Arga ada di perut nya pun langsung mulai jantung nya berdetak lebih cepat.


"Ehm ehm" kode Aril berbarengan dengan Alina


"Bukan mahram bos" ucap Aril


Arga melihat Ani lalu melihat tangan nya dan langsung menarik tangan nya.


"Biar aku telpon nin Tante kamu nanti kamu yang bilang" ucap Arga pada Ani


Ani hanya mengangguk.


Dert dert


"Halo an kamu dimana sayang kata Dimas kamu gk lagi sama Dimas" tanya Tante


"Hay Tan Tan ini Ani lagi di rumah sakit" ucap Ani pelan


"Kamu sakit sayang" tanya Tante


"Iya Tan tadi mau jatuh tapi langsung di bawa temen Ani ke rumah sakit" ucap Ani


"Rumah sakit mana sayang" tanya mommy


"Em rumah sakit.." Ani berhenti bicara sambil melihat Arga seolah bertanya rumah sakit apa.


"Rumah sakit xxx" ucap Arga yang paham tatapan Ani


"Rumah sakit xxx Tan" ucap Ani pada Tante elsi


"Oke Tante kesana" ucap Tante langsung mematikan telepon.


"Udah" tanya Arga dan di balas anggukan oleh Ani


"Alina kenapa kamu masih di sini pergilah" usir Arga pada Alina


"Iya tuan Devan saya akan pergi jangan lupa kalau perlu apa apa panggil saya ya tuan devaan" ucap Alina dengan suara berbeda.

__ADS_1


Semoga suka ya guys sama karya ku ini 🤗


Jangan lupa tinggalin jejak 😁.


__ADS_2