
Happy reading 😊
***
Jam sudah menunjukkan pukul 23.55 WIB Ani dan Dynar sudah bersiap siap untuk mengasih suprise Arga.
Tak lupa mommy dan Daddy Arga juga ikut memeriahkan.
"Udah siap semua?" tanya mommy pada Ani dan Dynar.
"Bentar lagi mom" ucap Dynar.
"Kalau udah nanti Daddy tidur lagi ya" ucap Daddy.
"Iya dad nanti tidur lagi cuma sebentar kok" ucap Dynar.
"Ih Daddy mah gk sabaran ingin tidur aja" protes mommy.
Setelah selesai Ani membawa kue, Dynar yang membuka pintu, mommy yang membawa hadiah dan Daddy yang hanya ikut di belakang.
Cekleek.
"Happy birthday to you" ucap semua ketika sudah masuk.
"Ehh" ucap Arga ternyata Arga juga belum tidur dan sedang game.
"Kok main game" lirih Ani.
"Kamu kenapa masih main game ini udah malam bukanya tidur malah main game" marah mommy pada Arga.
"Mommy juga kenapa tengah malam buat keributan" ucap Arga.
"Buat keributan ini kasih surprise Devaan" ucap mommy.
"Udah udah ayok tiup lilin nya sambil doa" ucap Daddy yang ingin cepat selesai karena ingin cepat tidur lagi.
"Nih doa dulu" ucap Ani pada Arga.
Arga yang melihat Ani menyodorkan kue ke hadapannya tersenyum melihat Ani yang juga memberi suprise.
"Gk usah senyum senyum cepat doa keburu basi kue nya" ucap Dynar.
Arga memejamkan mata berdoa lalu meniup lilin nya.
"Allhamdullillah" ucap mommy
"Kalau udah tambah umur jangan bandel kalau di bilangin orang tua" ucap mommy.
"Iya mom" ucap Arga
"Jadi anak yang baik biar bisa ngelanjutin bisnis Daddy" ucap Daddy.
"Huft iya deh" balas Arga.
"Iya udah papa duluan ke kamar" ucap Daddy memegang pundak Arga.
"Kalau jadi adek yang patuh sama kakak nya yaa kan kamu udah besar" ucap Dynar
"Hmm" balas Arga tak niat.
"Kamu gk mau ucapin apa apa yang" tanya Arga pada Ani.
"Eh em apa aku gk tau" ucap Ani bingung.
"Mom tinggalin kami berdua dong" ucap Arga pada mommy.
__ADS_1
"Jangan nanti kalau di tinggal kenapa napa lagi Ani jangan mom" ucap Dynar.
"Bentar aja sih" ucap Arga.
"Mau ngomong apa sama Ani" tanya mommy.
"Adadeh buka aja pintunya tapi jangan nguping" ucap Arga.
"Yaudah ayo dyn" ucap mama ke Dynar.
"Tapi mom nanti Devan"
"Udah lah ayok" ucap Mommy menarik Dynar keluar.
"Ehm" Arga berdehem melawan kecanggungan.
"Mau ngomong apa" ucap Ani.
"Kamu gk mau kasih hadiah aku yang" tanya Arga.
"Ada kok tapi nanti bukan di sini kadonya" ucap Ani.
"Aku boleh gk minta sesuatu" ucap Arga.
"B boleh mau minta apa" tanya Ani.
Arga mendekat kan mukanya ke depan Ani. Ani yang merasakan napas Arga jadi dag Dig dug jantung nya.
"Aku mau kamu bilang sama Dimas kalau kita pacaran besok gk mau nunggu lagi" ucap Arga di dekat telinga Ani.
"Yang nunggu hari Minggu" ucap Ani.
"Persetan hari Minggu aku gk mau nunggu lagi kalau kamu gk bilang sama dia besok biar aku aja yang bilang sama dia" ucap Arga.
"Aku gk punya rasa kemanusiaan, hufh aku udah nahan setiap hari kamu di gombalin Dimas kamu di bilang sama cocok serasi sama Dimas aku diam aja aku tahan rasa sakit an tpi apa kamu selalu perduli in Dimas Dimas dan Dimas aku kemana an aku siapa di hidup kamu sebenarnya pacar kamu aku atau Dimas?" ucap Arga mengungkapkan uneg-uneg nya.
Ani yang mendengar ucapan Arga jadi sadar bahwa dia salah selama ini.Seharusnya Ani bersyukur karena bisa pacaran sama Arga lah ini udah jadi pacar malah di anggurin.
"Hiks aku minta maaf" ucap Ani sambil menangis karena merasa bersalah karena tak mau persahabatannya dengan Dimas bubar.
Arga menoleh ke arah Ani ketika mendengar suara Ani yang serak karena nangis.
"Huuufh" Arga menghela nafas dia kecewa pada dirinya karena telah membuat Ani menangis.
"Aku tau aku salah aku gk pernah tau jadi kamu seperti apa aku minta maaf kalau kamu gk mau maafin aku aku terima kamu mau apain aku kamu mau putusin aku, aku terima" ucap Ani pasrah dia merasa telah bersalah pada Arga karena telah mempermainkan perasaan Arga.
"Hus kamu ngomong apa, jangan nangis aku gk suka lihat kamu nangis kita gk akan putus kita akan menikah dan mempunyai keluarga tidak ada kata pisah apapun yang terjadi" ucap Arga mengelus pipi Ani.
"Tapi aku udah.."
"Udah jangan nangis kamu gk salah aku aja yang terlalu baper" ucap Arga.
"Aku minta maaf" ucap Ani.
"Iya sayang aku maafin" ucap Arga
"Jangan nangis lagi" lanjut Arga.
"Aku bingung gimana bilang nya sama Dimas" ucap Ani mendongak melihat ke arga.
"Kalau kamu bingung aku aja yang bilang sama Dimas" ucap Arga greget.
"Jangan aku aja" ucap Ani.
Arga dan Ani mengobrol ngobrol hingga jam setengah 2.
__ADS_1
"Yang aku ngantuk" ucap Ani.
"Ya udah tidur sini di pangkuan aku" ucap Arga.
"Gk mau" ucap Ani.
"Ya udah ayok aku anterin tidur" ucap Arga.
"Besok gk aku anterin aku kunci pintunya" batin Arga tersenyum membayangkan hal yang berbau mesyum.
***
Pagi datang Ani sudah pulang dan bersiap ke cafe untuk bertemu dengan Dimas.
Awalnya Arga ingin meminta untuk mengantarkan ke cafe tapi Ani melarang kalau Arga tetap ingin mengantar Ani tidak jadi mau bertemu dengan Dimas.
Setelah sampai di cafe ternyata Dimas sudah sampai.
"Hay lama yaa" ucap Ani.
"Gk kok aku juga baru sampai, kenapa sih gk mau di jemput" tanya Dimas.
"Gk pa pa sama aja kita juga ketemu" ucap Ani.
"Mau bilang apa" ucap Dimas.
"Ehm gimana kabar kamu" ucap Ani.
"Kabar aku? seperti yang kamu lihat aku baik baik saja" ucap Dimas bingung.
"Ya udah deh langsung to the poin aja" ucap Ani.
"Iya langsung aja" ucap Dimas
"Dimas sebenarnya aku.." ucap Ani
"Kamu kenapa sayang?" ucap Dimas
"Dimas aku sebenarnya sama.." ucap Ani terpotong.
"Sama apa sama kayak perasaan aku, kamu juga suka sama aku" ucap Dimas.
"Bukan Dimas, bukan itu tapi sebenarnya aku udah punya pacar" ucap Ani sedikit lega.
"Haha"
"Kok kamu ketawa" tanya Ani.
"Kan cuma pacar belum nikah" ucap Dimas.
"Dimas aku pacarnya Ar" ucap Ani terpotong.
"Mau pacarnya pangeran,raja,anak presiden atau presiden sekali pun aku akan tetap menikungnya karena aku tau kamu jodoh aku" ucap Dimas ketawa.
"Dimas aku serius" ucap Ani
"Aku duarius malah" ucap Dimas ketawa lagi.
"Aku pacaran sama Arga" ucap Ani akhirnya.
Hay guys apa kabar 🥳
Lama gk lihat komen kalian
Gimana nih mau lanjut gk??
__ADS_1