
Happy reading 😊
***
Pagi sudah datang aku bangun dari tidur.Aku mandi dan bersiap ke sekolah.
Hari ini aku senang sekali mungkin karena aku akan mengungkapkan perasaan ku pada Ani.
Setelah selesai siap siap aku turun ke bawah sarapan pagi lalu berangkat ke sekolah.
Aku berangkat menggunakan motor ku dengan pelan.Saat di parkiran aku melihat Ani yang sedang mencari seseorang.
Aku menghampiri Ani dan bertanya.
"An cari siapa" tanya ku
"Cari Dimas" jawab Ani
"Dimas hari ini gk berangkat" ucap ku yang tau dari Arya
"Apa kenapa apa dia sakit" tanya Ani
"Gk tau" ucap ku lalu pergi
Entah kenapa malas melihat Ani yang selalu cari dimas apa Ani suka sama Dimas ya.Eh eh jangan berburuk sangka dulu.
Bel masuk udah bunyi aku sudah duduk di tempat duduk ku.
Saat ini pelajaran tentang bernyanyi dan gurunya pak Cahyo.
"Anak anak pilih kelompok kalian masing masing, sekretaris tulis dan kasihkan ke bapak" ucap pak Cahyo
Saat semua milih teman duet untuk bernyanyi aku diam saja karena aku sudah ada pilihan.
"Arga kamu sama siapa" tanya kelta
"Aku sama Ani" ucap ku langsung kalau aku bilang gk tau pasti kelta ngomong sama sekretaris biar aku sama dia.
Aku melihat Ani yang ingin protes lucu sekali wajah nya itu.
Waktu istirahat sudah tiba aku mengajak Ani untuk makan tapi Ani gk mau keluar jadi aku beliin dia makanan dan aku bawa ke kelas.
"Makan bareng ya" ajak ku pada Ani
"Ar kamu gk seharusnya beli kayak gini nanti kalau ada yang foto terus di kirim ke Exa gimana" tanya Ani
"Ya emang kenapa kalau Exa tau" tanyaku balik
"Gimana sih jadi laki kan Lo pacarnya" ucap Ani dan itu membuat ku kaget
"pacar ak.." ingin protes tapi aku di panggil buk Rina untuk memilih kostum pengeran yang akan di pakai di perlombaan nanti.
"Gue pergi dulu di makan biar gk sakit" ucap ku lalu pergi
Saat di jalan aku masih berpikir apa Ani pikir aku pacar Exa. Ha ha kok dia bisa dapat pikiran kayak gitu ya.
Waktu yang ku tunggu tunggu yaitu waktu pulang.Aku udah gk sabar bilang kalau aku suka sama Ani aku gk peduli apa tanggapan Ani.
Aku mengambil motor dan menghampiri Ani yang berjalan ke arah gerbang.
Tin tin
"Ayok an" ucap ku
"Kemana" tanya Ani
"Lo lupa, kan udah janji mau ke cafe" ucap ku
Ani seperti nya lupa, Ani naik motor ku, aku melajukan motor ku menuju cafe.
__ADS_1
Sesampainya di cafe aku mengajak Ani duduk di atas sambil menikmati pemandangan.
Aku dan Ani duduk di kursi yang aku pilih.Aku melihat mata Ani seperti melihat siapa.
"Hay boleh duduk" tanya Dimas pada ku dan Ani
Aku menggeleng dan Ani mengangguk.Jelas dong aku menggeleng kan aku mau ungkapin perasaan.
"Boleh Ar boleh ini Dimas loh" ucap Ani pada ku
"Tapi kan" ucapku terpotong dengan ucapan Dimas
"Gk boleh ya yaudah" ucap Dimas, ya pergi aja batinku
"Eh boleh kok mas duduk aja" ucap Ani
"Oke makasih" ucap Dimas
"Tadi kenapa gk berangkat" tanyaku
"malas" jawab Dimas
"Sekolah kok malas sih mas" ucap Ani
"Aku chat juga gk di bales" ucap Ani lagi
"Sibuk sayang jangan marah dong" kata Dimas
Apa sayang batin ku kok manggil nya sayang.
"Nanti deh kita telvon nan" lanjut Dimas lagi
Apa telvon nan keren udah sedekat itu.
"Ih ap.." ucap Ani terputus karena ada pekerja cafe mengantar kan pesanan yang sudah aku dan Ani pesan tadi.
"Ini pesanan nya mas mbak" ucap pekerja itu
"An nanti aku ke luar kota" ucap Dimas
"Loh kok ke luar kota sih besok kan pentas" ucap Ani
"Iya besok pulang" ucap Dimas
"Cuma sebentar" tanya Ani
"Iya" ucap Dimas
"Sama kakak, nganterin kakak gue langsung pulang" kata Dimas
"Hati hati ya" ucap Ani
Yang bicara Ani dan Dimas padahal aku yang ngajak Ani makan kenapa malah Dimas yang bicara terus mana santai banget.
"Iya makasih sayang" ucap Dimas
Apa sayang lagi aku udah malas dengerin mereka bicara lagi aku langsung berdiri.
"Udah atau belum aku cabut aja deh malas jadi obat nyamuk" ucapku
"Eh Ar katanya mau bicara" ucap Ani yang sadar kalau aku yang ngajak dia dan mau bicara sama dia.
"Gk jadi" ucap ku langsung pergi
Aku menaiki motor dan pergi.Aku langsung pulang ke rumah.
Aku ke kamar mandi salat isya habis salat isya aku main game sambil nunggu azab magrib.Kalau orang yang Soleh nunggu salat selanjutnya pasti baca Al Quran.Dan tapi aku malah main game.
Setelah salat magrib aku ke bawah menonton televisi sambil menunggu makan malam.
__ADS_1
Selesai makan malam aku ke kamar aku melihat WhatsApp rasanya aku ingin sekali ngechat Ani padahal tadi sempat sakit hati karena dia di panggil sayang sama Dimas tapi udah ilang aja itu sakit nya.
Aku mengechat Ani
Anda
An udah makan belum?
Nanti tidur nya jangan malam malam!
pesan ku terkirim tapi belum ada jawaban dari Ani dan beberapa menit pesan ku di balas Ani
*Anisa
Iya
Anda*
*Cuma iya doang?
Anisa
Emang harus apa Ar?
Anda
Gk tanya balik gitu?
Anisa
Gk udah deh aku mau tidur besok katanya pentas udah ya
Anda
Yaudah deh,good night*
Cuma kayak gitu udah jadi penyemangat tersendiri haha aneh banget.
Aku bermain game sebentar lalu setelah mataku mengantuk aku tidur.
***
Aku bangun salat subuh dan bersiap siap.Qku memakai kostum pangeran.
Setelah selesai memakai nya aku mengaca di cermin.
"Waw ganteng juga haha kapan sih aku jelek" ucapku penuh percaya diri.
Aku turun ke bawah mommy dan Daddy yang melihat ku penuh heran mungkin karena ke ganteng an ku.
"Hay mom dad" sapa ku
"Waw sayang kamu keren sekali" ucap mommy
"Keren kaya Daddy muda dulu" ucap Daddy
"Haha iya dong anak siapa dulu" ucap ku
"Ha ha udah ayok makan nanti telat loh" ucap Daddy
Aku makan pagi selesai makan aku memakai mobil malu dong kalau pakai motor ntar jadi tontonan banyak orang di kira pangeran kesasar.
Aku masuk ke kelas banyak yang melihat ku tampa kedip dan itu membuat ku risih.
"Waw ada pangeran nih" ucap Arya
"Iya keren" ucap Aril
Aku melihat Dimas yang hanya diam saja.Kami berbincang bincang dan tak lama Ani datang.
__ADS_1
Semoga terhibur 😊