
Happy reading 😊
***
Ani dan mama menanam bunga dan membersihkan halaman rumah.
Selesai menanam Ani dan mama mencuci tangan lalu membuat cemilan untuk menemani saat menonton televisi.
Saat menonton televisi tiba tiba pintu ada yang ngetok.
"Ani yang buka ma" ucap Ani berjalan ke arah pintu
Ketika Ani membuka pintu ternyata yang datang adalah papa nya.
"Ani kamu ke sini kenapa gk main ke rumah papa" ucap papa ketika Ani bengong
"An siapa yang datang" ucap mama berjalan ke arah ruang tamu
"Eh mas ada apa" tanya mama ketika melihat papa ani
"Eh ini Ra mas bawa makanan buat kamu buatan Reni" ucap papa memberikan makanan dari istri baru nya
"Gk usah repot repot Ani sama mama udah punya makanan" ucap Ani menolak makanan dari papa
"An gk boleh gitu" ucap mama Ani
"Mas boleh masuk" tanya papa
"Gk boleh nanti jadi fitnah kalau papa masuk" ucap Ani
"Boleh mas mas pasti kangen sama Ani silahkan duduk mas" ucap mama
"Mama kok boleh sih" protes Ani
"Sayang dia itu papa kamu" ucap mama
"Mau minum apa mas" tanya mama Ani
"Seperti biasa aja Ra" ucap papa
"An kamu masih marah sama papa" tanya papa sama Ani ketika berdua di ruang tamu
"Menurut papa" tanya Ani balik
"Menurut papa kamu masih marah maaf an ini semua kacelakan" ucap papa
"Haha kecelakaan papa sampai punya anak 2" tawa Ani sambil menangis
"Maafin papa nak in.." ucap papa terpotong
"Papa udah hancurin keluarga Ani pa kenapa papa tega Ani kecewa sama papa sekarang mama papa hidup terpisah karena ulah papa" ucap Ani sambil menangis
__ADS_1
"Ani jangan bilang kayak gitu" ucap mama yang baru datang
"Papa jahat ma" ucap Ani
Mama Ani meletakan minum lalu duduk dan memeluk Ani.
"Mas bilang sama Ani ceritakan semuanya" ucap mama
"Gk perlu Ani udah kecewa sama papa" ucap Ani
Erik sang papa Ani sedih mendengar ucapan anaknya.
"Kamu gk boleh kayak gitu nak" ucap mama
"An maafin papa waktu itu papa hadir ke acara teman awalnya papa mau ajak mama kamu tapi waktu itu kamu sakit jadi gk bisa di tinggal jadi papa datang sendiri ke teman kantor papa tapi pas acara papa minum minuman yang di berikan teman papa dan sebagai teman papa menghargai pemberian teman lalu papa meminumnya tak lama papa merasa ke panasan papa memutuskan untuk keluar lalu pulang tapi belum sampai ke pintu papa sudah gk tahan lalu pesan hotel tapi papa malah salah masuk papa masuk ke kamar Reni dan papa melakukan kesalahan itu" ucap papa berhenti Ani dan mama yang mendengar kan itu menangis bersama walaupun mama sudah pernah mendengar tapi tetap sakit kalau mengingat lagi.
"Habis kejadian itu papa cerita sama mama papa minta maaf walaupun mama kamu waktu itu tidak memaafkan papa dia kecewa sama seperti kamu tapi setelah beberapa hari mama kamu bilang kalau minta cerai dan bertanggung jawab sama Reni karena Reni masih gadis papa merusak gadis orang an" ucap papa menyesal
"Awalnya papa menolak kalau cerai sama papa kamu karena mama kamu adalah cinta pertama papa sulit untuk menghilangkan tapi papa juga berfikir dengan nasib Reni beberapa Minggu papa berfikir dan selama itu mama kamu tidak mau bicara sama papa tapi kalau ada kamu kami seperti baik baik saja. Setelah beberapa Minggu dengan berat hati papa memutuskan untuk menikahi siri Reni lalu ketika kamu mau SMA papa sengaja mensekolahkan kamu di Jakarta agar tidak melihat perceraian mama dan papa karna mama tidak mau di madu lalu menjadikan Reni istri yang sah di mata agama juga negara sekarang papa punya anak 2 adik kamu an" ucap papa
"Hiks hiks ma" tangis Ani
"Sayang ini semua ujian hidup kita, kita harus bisa melewati ini" ucap mama juga menangis
Erik yang melihat orang yang dia sayangi sangat sedih apalagi yang buat mereka nangis adalah dirinya.
"Maafin papa ya nak" ucap mama Ani melihat Ani
"Sayang di sini korbannya bukan cuma kita tapi juga mama Reni dia gadis coba kamu bayangkan waktu itu dia pasti juga gk mau ngrusak rumah tangga orang dia pasti juga sakit" ucap mama
"Maafin papa ya nak" ucap mama lagi
"Ani gk mau panggil dia mama mama Ani cuma satu" ucap Ani
"Tapi kamu maafin papa kan" tanya mama dan Ani mengangguk lemah
"Makasih nak" ucap papa memeluk Ani dan Ani membalasnya.
"Kamu gk mau main ke rumah papa" tanya papa ketika pelukan terlepas
"Ani belum bisa" ucap Ani
"Kenapa sayang di rumah papa ada adik adik lucu Ani" ucap mama
"Kalau Ani kesana pasti Ani ke ingat setiap sudut kebersamaan kita" ucap Ani
"Kalau gitu gimana kalau adik adik kesini aja" ucap papa
"Boleh mas Reni sama anak anak kesini aja" ucap mama
"Tapi ma" ucap Ani mau menolak
__ADS_1
"Gk pa pa sayang oh ya mas di minum dulu minum nya" ucap mama
"Udah dingin ya" tanya mama
"Tetap enak kok" ucap papa jujur
Keluarga yang sudah retak itu makan cemilan dan ngobrol ngobrol santai.
"Ini kamu yang buat Ra" tanya papa memakan makanan yang di buat Ani dan mama
"Iya mas sama Ani juga" ucap mama
"Enak kamu emang selalu enak kalau memasak" ucap papa
"Kalau sama masakan Tante Reni enak mana pa" tanya Ani tiba tiba
"An kok tanya gitu enak semua lah" ucap mama
"Apa sih ma kan aku tanya papa" ucap Ani
"Kalau enak masi enakan mama kamu karena Reni masih belajar masak" ucap papa
"Kapan mau ajak Reni sama anak anak mas" tanya mama
"Besok aja papa libur kamu masih di sini kan an" tanya papa
"Iya aku masih di sini temenin mama" ucap Ani seperti sindiran bagi Erik papa Ani
"Kamu kapan masuk" tanya papa
"Tanggal 23" ucap Ani
"Masih lama ya gk mau nginep di rumah papa" tanya papa
"Gk mau" ucap Ani
"Ma mama besok ke Jakarta ya" ucap Ani
"Kenapa" tanya mama Ani
"Kita cari rumah di Jakarta" ucap Ani
"Hah jangan dong" ucap papa reflek
"Kenapa jangan mama bukan siapa siapa papa lagi mau kemana pun mama bukan urusan papa dan Ani kan udah di buang ke Jakarta sama papa" ucap Ani
"Mama akan tetap di sini sayang mama kan jadi desainer baju di sini mama juga mau buka butik" ucap mama mengelus rambut Ani
"Mama yakin mau tetep di sini" tanya Ani
"Iya" ucap mama
__ADS_1