
Happy reading 😊
***
Namaku Devan argantara aku anak kedua dari dua bersaudara alias anak terakhir.aku baru saja lulus SMP di Jakarta, saat ini aku sedang di London di negara lahir nya Daddy ku.
"Devan cucu Oma" ucap Oma yang baru turun dari atas, berjalan dan memeluk ku
"Hay Oma" ucapku sambil membalas pelukan Oma
"Apakah kamu berniat sekolah di sini sayang" tanya Oma
"Tidak Oma" ucapku
"Kenapa sayang ayolah" bujuk Oma
"Aku tidak mau Oma, aku akan sekolah di Indonesia" ucapku
"Alasan nya kenapa kamu tidak mau sekolah di sini sayang" tanya Oma
"Aku tidak mau disini terlalu bebas dalam bergaul" ucapku
"Oma bisa Carikan sekolah yang tidak terlalu bebas dalam bergaul sayang" ucap Oma
"Aku tidak mau Oma aku suka di Indonesia" ucapku tetap pada pendirian ku
"Ayolah sayang demi Oma" ucap Oma kekeh
"Tapi Oma" ucapku
"Sudah lah Bebi biarkan Devan memilih dia sudah besar" ucap opa yang baru datang
"Terimakasih opa" ucap ku lalu memeluk nya
"Jangan khawatir son opa akan bilang sama Oma biar kamu dibolehkan sekolah di Indonesia" bisik opa
"Terimakasih opa" ucapku opa memang selalu mengerti aku
Aku, mommy, Daddy, Oma dan opa saat ini sedang makan malam di ruang makan.Pelayan menghidangkan banyak makanan.
Makan pun selesai saat ini aku sedang di belakang rumah melihat taman Oma yang sangat cantik dengan lampu yang menerangi. Tiba tiba mommy datang dari belakang.
"Sayang kamu besok mau sekolah di tidak di Inggris bersama Oma" tanya mommy
"Yes mom aku mau sekolah di Indonesia" Jawabku
"Kenapa tidak disini bukanya Oma menginginkan mu untuk sekolah disini" tanya mommy
"Aku tidak suka di sini" ucapku
"Apa kamu tidak bosan sekolah di Indonesia" tanya mommy
"Tidak mom" ucapku
"Oke kalau kamu maunya gitu sayang mama ikut aja yang penting kamu senang" ucap mommy
"Terima kasih mom" ucapku sambil memeluk mommy
"Uya sayang" ucap mommy
__ADS_1
Setelah berbincang banyak sama mommy. Aku dan mommy masuk kedalam rumah dan berkumpul dengan Daddy, Oma, dan opa.
"Besok kamu mau sekolah di SMA atau SMK dan negeri atau swasta son" tanya Daddy pada ku
"Devan mau di SMA negeri dad" ucapku
"Devan mau ambil apa" tanya Daddy
"Devan mau ambil IPA dad" ucap ku pada Daddy
"Kamu seperti Daddy mu dulu suka sekali IPA"ucap opa
"Tapi tidak seperti Daddy mu yang penurut" sahut Oma
"Sayang ayolah biarkan Devan memilih dia sudah dewasa"ucap opa
"Tapi aku ingin akhir hidup ku Devan ada disisi ku" ucap Oma yang tidak enak di dengar
"Apa kamu mau pergi sayang" tanya opa terlihat sedih
" Tidak bukan begitu tapi umur tidak ada yang tau" ucap Oma
"Oke setelah aku lulus SMA aku akan lanjut kuliah di sini untuk Oma" ucapku lalu Oma menghampiri ku dan memeluk ku
"Benarkan sayang" tanya Oma
"Benar Oma" ucap ku
"Berarti Oma harus nunggu 3 tahun lagi dong" ucap oma
"Iya Oma tidak apa apa kan" tanyaku
"Tidak apa apa asalkan kamu disini dan kalau mau sekalian cari istri di sini" ucap Oma
"Sayang jangan minta aneh aneh biarkan Devan mencari pendamping nya yang sesuai dengan hatinya" ucap opa
"Tidak aku tidak minta aneh aneh aku hanya bilang kalau mau kalau tidak ya sudah tidak masalah" ucap Oma
"Kalau gitu Devan ke atas dulu ya Oma opa mommy Daddy" pamit ku sambil berdiri
"Oke selamat beristirahat son" ucap Daddy
"Bye bye sayang" ucap mommy
Aku berjalan menaiki tangga aku masuk ke dalam kamar.Aku mengambil air wudhu dan shalat isya.Setelah salat isya aku duduk di kursi game ku.Aku melihat langit yang terlihat karena atap kamar ku ada yang kaca tapi juga bisa di tutup.
Aku berfikir kalau Oma pergi pasti aku akan sangat merasa bersalah tapi aku juga tidak mau sekolah di sini.
Lama sekali aku melamun entah apa yang aku lamunin aku juga tidak tau.Aku naik keranjang dan pergi ke dunia mimpi.
***
Aku terbangun ketika mommy ku mengetuk pintu
Tok tok tok
"Devan sayang bangun nak kita salat berjamaah ayok udah di tunggu Daddy" ucap mommy dari luar
"Ya mom Devan nyusul" ucapku dengan mata terpejam
__ADS_1
"Oke cepat"ucap mommy
Aku membuka mata dan bangun.sulit sekali untuk melangkah kan kaki.Aku sekalian mandi dan mengambil air wudhu.Aku keluar menuju tempat salat. Keluarga ku beragama Islam termasuk Oma dan opa.Karna opa masih berdarah Arab.
"Ayok cepat Devan keburu siang ini" ucap mommy
"Iya mom ini Devan juga jalan" ucapku
Aku solat berjemaah dengan keluarga ku sudah biasa kalau salat bareng.
Setelah salat aku kedalam kamar mau tidur sudah tak bisa jadi aku main game aku suka sekali main game walaupun sering di marahin mommy ku.
Aku lebih sering menang dari pada kalah kalau kalah masih bisa di hitung mungkin 4 atau 5 kali ketika aku mulai main game.
Tak terasa aku main game sudah lama sekali sampai mommy memanggil ku untuk makan pagi atau sarapan.
Tok tok tok
"Devan sayang ayo makan dulu nak kamu gk bosan di kamar terus" ucap mommy
"iya mom aku ke bawah" ucapku
Bagaimana aku bosan orang main game mana ada bosan
Aku kebawah pelayan sudah siap menyajikan makanan.
"Ayo makan sayang" ucap Oma
"Iya Oma" ucap ku
"Kamu suka seafood kan son ini ada seafood untuk kamu" ucap Daddy
"Waw kelihatan nya enak" aku makan
"Rasanya aku kenal dengan masakan ini" ucapku
"Masakan siapa" tanya Daddy
"Ini masakan mommy yang selalu juara" ucapku sambil tersenyum
"Terimakasih sayang atas pujian nya" ucap mommy
"Iya mommy tapi ini sangat enak" ucapku dengan mulut yang penuh
"Kalau makan jangan banyak bicara nanti tersedak"ucap opa menasehati
"Iya opa tapi ini sangat en uhuk" belum juga selesai aku tersedak seperti apa yang opa katakan.
"Ini sayang minum nya" ucap mommy sambil memberikan aku minum
Aku langsung minum
"Terimakasih mom" ucapku
"Iya udah jangan banyak bicara" ucap mommy
Aku tidak bicara lagi dan menghabiskan makan dengan diam.Aku cucu yang paling disayang Oma karena aku lah cucu Oma opa yang laki laki. Oma mempunyai 4 cucu dan 3 perempuan dan hanya aku laki laki.
Oma opa punya anak dua lelaki yaitu Daddy dan Tante aren.
__ADS_1
Semoga suka sama karya pertama ku ini ya readers ku🤗
jangan lupa like dan komen 😊