Diam Diam Mencintaimu

Diam Diam Mencintaimu
DIHUKUM BARENG


__ADS_3

Happy reading 😊


***


Pulang dari sungai aku dan kak Andrian mampir ke masjid untuk sholat asar sehabis salat asar aku dan kak Andrian melihat sunset di taman.


"Kak bagus banget sunset nya" ucapku


"Iya kakak juga suka lihat sunset" ucap kak Andrian


"Kak aku seneng deh kalau pas lagi sedih ada yang nemenin sambil melihat keindahan alam" ucapku


"Kamu suka sama alam" tanya Kak Andrian


"Iya apalagi kalau lihat bintang dimalam hari nenangin banget" ucapku.


"Iya kakak juga suka kalau lihat bintang" kata kak Andrian


"Kakak kalau sedih ngapain" tanyaku


"Kakak kalau sedih ke cafe" kata kak Andrian


"Oh pantesan" katakku


"Pantesan kenapa" tanya kak Andrian


"Gk papa, eh kak lihat itu disana ada pelangi kereeeen" kataku takjub


"aku suka banget kak" lanjut ku


"Iya bagus" kata kak Andrian


"Kata kata dong kak buat langit senja dan pelangi" ucapku


"Senja memang tak seindah pelangi, tetapi senja berjanji untuk kembali lagi" kata kata dari kak Andrian


"Bagus kak aku suka sama kata kata kakak"


ucapku


Aku dan kak Andrian pulang sampai dirumah pas azan magrib aku pulang langsung mandi dan salat magrib.


***


Tak terasa besok sudah masuk sekolah libur ku kali ini tidak semenyenangkan kemarin kemarin mungkin karena aku slalu kepikiran tentang mama dan papa


Aku berjalan di koridor sekolah menuju ke kelas 2.


"Hay" sapa Dimas di belakang ku


"Hay mas" balas ku


"Gue kangen banget sama Lo an, Lo kangen gk sama gue" tanya Dimas


"Gk biasa aja" ucapku


aku malah kangen sama Arga


"Nanti kita duduk bareng ya" ajaknya


"Terserah kamu" balas ku


"Lagi sedih ya an" tanya nya


"Gk kok" ucapku


"Keliatan kok dari muka kamu" katanya


"Biasa lo gue kok ganti kamu" kataku mengalihkan pembicaraan


"Emang gk boleh" tanyanya


"Terserah kamu aja sih" ucapku

__ADS_1


Aku dan Dimas duduk di tengah bangku kedua dari depan.Aku melihat Arga dan Exa masuk bareng mungkin berangkat bareng. Aku mencoba untuk tidak perduli nanti malah bikin aku tambah sakit aja pikir ku.


"Selamat pagi anak anak" ucap pak Eko yang jadi wali kelas


"Pagi pak" ucap kami


"Em bapak mau mengacak tempat duduk kalian kamu sini dan kamu pindah kesana,kamu juga ganti dengan pojok sana" kata pak Eko menyusun tempat duduk


Dan aku akhirnya duduk dengan Arga dan Dimas di sampingku dengan Aril dan Alexa dengan kelta.


Selama pak Eko menjelaskan aku tidak mendengarkan aku sibuk dengan jantung ku yang suka error.


Waktu istirahat kami ber5 kekantin bareng. temanku ketambahan Aril laki laki cerewet tapi juga pintar.


"An saos nya dong,kecap juga sambal" ucap Aril ingin meracik bakso nya aku yang di mintai tolong kewalahan mengambil nya Al hasil tangan ku terkena sambal


"Astaghfirullah malah tumpah" ucapku


Baru mau menarik tisu tangan ku sudah ada yang ngelap dan itu Arga, itu beneran Arga tangan ku di pegang sama Arga astaga aku senang sekali.


"Terimakasih" ucapku kepada Arga


"Iya" balas nya


Tak sengaja aku melihat Dimas dan dia langsung mengalihkan perhatian.Kenapa kalau temenan laki laki dan perempuan pasti hati di bawa bawa.


Aku masuk kelas dan tiba tiba tangan aku mulai panas mungkin karena kena sambal tadi.


"Aw" keluhku


"Kenapa an" tanya Arga


"Tangan aku panas Ar" ucapku


Arga langsung menarik ku wastafel depan toilet.Tangan ku di pegang nya lalu air kran di hidupkan dan mengenai tangan ku.Rasanya senang karena tangan ku di pegang.Tanganku di kenakan air mungkin biar gk panas lagi.Aku melihat dia sampai dia bertanya dan melihat ku, aku jadi salah tingkah karena ketahuan ngeliatin dia


"Gimana an" tanya Arga sedikit khawatir


"Masih panas Ar" ucap ku jujur


"Masih panas" tanya Arga ketika sudah mengolesi lidah buaya


"mending sih Ar" ucapku


"Yaudah tunggu aja pasti nanti sembuh" ucapnya


"Makasih ya Ar" ucapku


"Ya sama sama" ucap nya


Aku dan Arga masuk ke kelas ternyata sudah ada guru.


"Dari mana aja kalian pacaran" tanya guru itu tajam sekali matanya, Arga yang masih megang tangan ku langsung ku lepaskan


"Dari toilet buk" ucapku Tampa berpikir


"Apa toilet kalian habis mesum" tuduh buk Weni guru killer ituu


"Eh gk lah buk nuduh aja ibu ya gk lah" ucapku membela diri


"Ke ruang BK kamu berdua sekarang ayok" ucap buk Weni


"Eh ngapain kita kan gk ngapa ngapain buk" ucapku mulai panik


"Udah cepat" ucap buk Weni


"Eh Ar gimana ini" tanyaku pada Arga yang diam aja dan Arga hanya menggeleng kepala


"Turuti aja" ucap Arga


Kami masuk ke ruang BK


"Buk ini mereka dari toilet bareng dan telat masuk kelas" ucap buk Weni

__ADS_1


"Tapi kita gk ngapa ngapain kok"ucapku


"Mustahil sih kalok kalian ke toilet bareng gk ngapa ngapain apalagi sampai telat masuk ke kelas" ucap buk BK


"Tapi emang itu kenyataan nya kami gk ngapa ngapain" ucapku terus mencoba membela diri


"Kalau kalian gk ngapa ngapain tetapi kalian telat masuk kalian ibuk hukum hormat ke tiang bendera sampai pulang" ucap buk BK Tak mau dibantah


Aku dan Arga hormat ke bendera merah putih


"Ar maaf ya" ucapku


"Kenapa Lo minta maaf" katanya


"Ini semua gara gara aku, kamu jadi ikut dihukum gini" ucapku merasa bersalah


"Gk papa gue seneng kok" ucap Arga


"Maksud kamu, kamu seneng di hukum" tanyaku


"Bukan itu udah deh gk penting" ucap Arga


"Kamu bosan Ar" tanyaku


"Gk" ucapnya


"Uni sampai pulang Lo" ucapku


"Asal kan lo bicara terus hehe" ucapnya cengengesan


"Ya capek dong kalau bicara terus lagian bicara apa coba aku kan gk pintar buat topik" kataku


"Cerita kmu dulu atau teman kmu dulu boleh" katanya


"Dulu aku orang yang paling bahagia punya mama papa yang slalu sayang aku selalu manjain aku selalu harmonis seneng banget deh tapi" ucapku berhenti


"Tapi kenapa" tanya arga


"Sekarang udah gk" ucapku


"Gk senang lagi" ucap Arga


"Hmm udah deh giliran kamu sekarang" ucapku


"Aku cerita apa aku gk punya cerita" katanya


"Tentang hidup kmu aku pengen tau hidup kmu" kataku


"Oke deh aku, aku orang yang selalu bahagia" katanya


"Terus" kataku


"Udah itu aja cerita nya" ucapnya


"Gk seru banget" ucap ku


"Ya emang gk seru makanya kamu aja yang cerita" ucap nya


"Malas ah" kataku


Setelah lama Diam akhirnya Arga buka suara


"Kamu pacaran sama Dimas an" tanya Arga


"Gk" ucapku


"Ih" ucapnya


"Kamu sama Exa gimana" tanyaku kepo


"Gk gimana gimana" ucap nya


Oh kirain udah putus ucapku dalam hati ngarep banget kamu an

__ADS_1


semoga terhibur 😊🤗


__ADS_2