
Happy reading 😊
***
Ani yang bingung mau telepon tapi gengsi mau chat juga gengsi.Setelah mikir akhirnya Ani mengechat Arga.
Anda
Sayang kamu marah aku minta maaf ya
Maafin aku ya sayang
Ani menunggu jawaban dari Arga.
"Dia online kok gk di balas sih apa dia beneran marah ya aduh sayang nih" gumam Ani
Ani merebahkan tubuhnya lalu menutup matanya dan sepuluh menit kemudian.
Arga
Aku gk marah kok
Ani
Beneran maaf ya sayang aku tau kamu pasti kecewa
Arga
Sampai kapan kita private an
Ani
Sampai Dimas udah gk suka lagi sama aku
Arga
Kelamaan
Ani
Gk lama kok besok aku bilang sama dia
Arga
Beneran besok
Ani
Ya gk besok itu tapi besok besok
Arga
Besok kapan
Ani
Ya besok lah aku gk tau kapan
Arga
Pokoknya kalau lama aku bilang sama semua orang kalau kamu pacar aku
Ani
Jangan gitu dong nanti kalau Dimas taunya dari mulut kamu dia bisa jahat loh kasian tau Dimas dia itu selalu ada masalah jangan di tambah tambahin
Arga
Kamu pacar aku apa pacar Dimas sih an
Ani
Kok kamu ngomong gitu sih aku pacar kamu lah Ar
Arga
Kenapa kamu lebih mentingin perasaan Dimas dari pada aku
Ani
Bukan gitu Ar aku cuma gk mau hubungan kita jadi masalah buat orang orang
Beberapa menit tidak ada jawaban dari Arga, Ani kembali mengechat Arga.
Ani
__ADS_1
Ar marah lagi?
Arga
Aku ngantuk
I love u good night
Ani
Good night
Arga
Gk di bales ucapan perasaan ku
Ani
I love u too
Ani mematikan lalu tidur.
***
Pagi hari di sekolah berita hoax itu sudah hampir menghilang banyak orang yang tidak mempercayai nya.Tetapi guru BK tau berita itu dan geng berisik pun di panggil ke ruang BK beserta Exa.
"An kenapa mereka di panggil" tanya Arga pada Ani ketika sedang belajar
"Gk tau" ucap Ani padahal dia tau
"Kamu khawatir sama Exa" tanya Ani
"Gk kan aku cuma nanya" ucap Arga
"Siapa tau kamu khawatir" ucap Ani
"Ya gk lah ngapain khawatir" ucap Arga
Ani tidak menyahut kembali fokus pada pelajaran.
Bel istirahat berbunyi Ani dan Dita ke kantin bersama.Saat mau duduk Dimas datang dan duduk di samping Ani.
"An besok jalan yuk" ucap Dimas
"Nanti deh aku tanya Tante dulu soalnya aku sama Tante juga mau pergi tapi gk tau kapan" ucap Ani padahal mau bilang Arga
"Ihs aku berasa obat nyamuk nyebelin banget deh kalian" ucap Dita
Ani melihat Dita yang sedang bicara tetapi matanya melihat ke belakang Dita yaitu Arga yang juga melihatnya.
"Eh itu Arga Dimas kamu kok gk bareng lagi sama Arga" tanya Ani
"Bareng kok" ucap Dimas sambil makan
"Suruh kesini itu juga ada Aril" ucap Ani
"Oke" ucap Dimas tanpa curiga
"Ar ril" panggil Dimas dengan tangan menyuruh kesini.
"Ayok Ar kesana tuh bareng bareng" ucap Aril pada Arga
"Malas" ucap Arga memilih tempat duduk lain
"Ayolah" ucap Aril menarik tangan Arga
"Iya iya lepasin" protes Arga
Arga dan Aril duduk bareng bareng sama Ani,Dita,dan Dimas.
"Nah kalau ada kalian aku gk jadi obat nyamuk Ani dan Dimas lagi" ucap Dita
Arga menatap Ani, Ani yang di tatap aneh pun gelagapan.
"Eh apasih obat nyamuk kita kan ngobrol bareng bareng tadi" ucap Ani
"Ngobrol bareng bareng mana aku baru ngobrol ketika kamu sama Dimas berhenti ngomongin tentang mau jalan bareng itu" ucap Dita
Ih Dita kok malah ngomong sih Arga marah gk ya eh tapi kan aku juga bilang nanti batin Ani.
Selesai makan semua kembali ke kelas saat di kelas Arga hanya diam saja biasanya tanya tetapi kali ini diam saja.
"Ar" panggil Ani
"Hmm" ucap Arga sibuk dengan hp nya
__ADS_1
"Kalau di ajak ngomong lihat dong" ucap Ani
"Apa Ani sayang" ucap Arga melihat Ani
"Jangan panggil sayang" ucap Ani
"Mau ngomong apa" tanya Arga
"Aku tadi diajak Dimas jalan besok Minggu" ucap Ani
"Terus" ucap Arga
"Boleh ya" ucap Ani
"Hmm" ucap Arga
"Kamu gk ngelarang ngelarang aku gitu" tanya Ani
"Aku larang pun kamu, pasti kamu juga akan jalan sama Dimas siapa sih aku di hidup kamu an" ucap Arga malas
"Kok kamu bilang nya kayak gitu sih Ar" ucap Ani
"Terserah kamu" ucap Arga kembali sibuk dengan hp nya
Ani yang tau pasti Arga marah atau kecewa pun berinisiatif untuk meminta maaf dengan mengambil hp yang ada di tangan Arga.Tapi Dita datang dari belakang.
"An ke perpustakaan yuk jamkos nih" ucap Dita
"Eh i iya Ayuk dit" ucap Ani gelagapan
"Kamu mau ikut Ar" tanya Dita
"Gk duluan aja" ucap Arga sambil melihat Dita
Ketika Ani dan Dita hendak keluar Exa dan geng berisik pun masuk ke kelas.Ani melihat Exa menghampiri Arga yang duduk melihat hp.Arga dan Exa pun ngobrol yang entah apa karena Ani keburu di tarik Dita.
Ketika di perpustakaan Ani tidak membaca buku di depannya tapi malah memikirkan apa yang di bicarakan Exa dan Arga.
Kok aku makin cemburu kayak gini ya batin Ani.
Di sisi lain ketika Ani pergi Arga di hampiri Exa untuk ke lapangan basket.
"Ar kamu di suruh ke lapangan basket sama pak Eko" ucap Exa
"Ngapain" ucap Arga
"Katanya kamu di suruh ikut lomba" ucap Exa
"Cepetan ke sana kamu di tungguin" ucap Exa
Arga yang di panggil langsung ke lapangan basket ternyata juga ada kakak kelas.
"Ar kamu ikut lomba basket" ucap pak Eko
"Aku gk bisa pak" ucap Arga
"Gk usah bohong bapak pernah lihat kamu main basket jago banget" ucap pak Eko
"Cepat ganti baju" ucap pak Eko
Arga mengambil baju dan ganti baju olahraga.Tidak hanya Arga yang ikut lomba Dimas juga ikut.
Mereka latihan karena lombanya sangat mepet 2 hari lagi hari Senin.
Ani yang bosan mengajak Dita ke kelas.Ketika di perjalanan Ani dan Dita melihat Exa dan kelta yang berjalan kearahnya.
"Gue mau ngomong sama Lo" ucap Exa pada Ani
Belum sempat Ani bicara langsung di tarik sama Exa ke samping perpustakaan Dita yang mau ikut pun di tahan kelta.
"Puas lo" ucap Exa tiba tiba
"Puas? puas kenapa" tanya Ani
"Gara gara Lo gue di panggil ke ruang BK dengan hukuman yang sangat berat" ucap Exa menatap
"Itu juga bukan aku yang suruh kamu mencemarkan nama baik ku" ucap Ani
"Kalau kamu kapok jangan di ulangi lagi" ucap Ani yang hendak pergi
"Denger ya Ani aku akan buat kamu malu karena aku tau kamu suka sama Arga kan" ucap Exa
"Gk nyangka ternyata kamu bisa jahat" ucap Ani
"Gue jahat juga karena Lo" ucap Exa
__ADS_1
Ani tidak menyahut lalu pergi meninggalkan Exa.