
Ibu diana seseorang sudah menunggu di mobil.” Kata pria kekar itu ke diana yang masih bingung dengan pria itu karena bagaimana bisa ia mengenal Namanya.
“siapa kamu, bagaimana bisa kau mengetahui namaku?!” jawab diana yang masih penasaran, ia beranjak meninggalkan pria kekar itu, karena takut penculik yang membentutinya.
“ibu diana bisa percaya kepada saya” jawab pria kekar itu, sembari menunjukkan id cardnya. Diana yang masi ragu menuruti saja ajakan pria kekar itu, ia masuk ke dalam mobil merah yang sudah terparkir di seberang jalan. Ia tampak tidak asing dengan mobil yang terparkir itu, di sana tampak seorang pria dengan setelan jas rapi menunggu dirinya. Diana yang masuk kedalam mobil terbelalak kaget, ternyata mantan suaminya sendiri yang telah menunggu dirinya di dalam mobil.
“diana apa kabar?” tanya pria itu kepada diana yang masih kaget akan semua ini. Diana mencobaa membuka pintu mobil ituu namun pintu itu sudah terkunci, pria itu yang mengetahui niat diana yang akan kabur, hanya berkata
“kamu sudah tidak bisa kabur lagi!!, apa kamu tidak melihat di sekeliling?” kata pria itu kepada diana yang masih mencoba melarikan diri lagi, akrena sudah pasrah diana hanya bisa menghembuskan napasnya panjang, karena di sekelilingnya di jaga ketat oleh bodygruad.
“ apa mau kamu? Kita sudah tidak ada hubungan lagi!” jawab diana sembari menatap tajam wajah pria itu.
“ apa? Kapan kita bercerai? Kamu masih sah istri saya?” jawab meyakinkan pria itu ke diana.
“ sejak kamu mengusirku dan berselingkuh, aku sudah menganggap pernikahan kita selesai!” jawab diana, sembari menangis meraung karena dirinya sudah tidak kuat menahan lagi.
“ saya bisa jelaskan din, kamu tidak harus kabur-kaburan seperti ini!” jawab pria iitu denggan nada yang amat marah.
__ADS_1
“oke aku turuti semua kemauan kamu, tapi sehabis ini lepaskan aku!!” jawab diana pasrah.
Setelah mendengar jawaban diana, pria yang beranama Bima itu melajukan mobilnya dengan kencang menuju tempat tinggalnya. Diana yang tidak mengerti lagi harus bagaimana, hanya berpasrah mengikuti kemauan dari bima. Sampai beberapa lama mereka sampai di sebuah mension mewah milik bima, diana asing akan mension mewah itu karena memang sebelumnya ia belum pernah mengetahui bahwa suaminya memiliki mension mewah di puncak. Diana turun dari mobil lalu berjalan kea rah pintu masuk, bima yang ada di belakang langsung memeluk pinggal mungil diana, diana yang seketika rishi dengan tingkah bima langsung membuang tangan itu untuk tidak menyentuhnya, bima yang mengetahui sikap diana masih ketus tersenyum sinis tanpa mengatakan sepatah kata. Ia merasa diana mungkin masih menyimpan sakit hati kepada dirinya karena kejadian setahun yang lalu. Bima mempersilahkan masuk diana ke sebuah kamar mewah di mension itu.
“sekarang kamu tinggal disini titik!” kata bima yang langsung mendekte kemauannya
“tidak..tidak sudi aku tinggal disini!” jawab diana dengan ketus
“ayolah kamu masih istriku! Jadi kamu harus tinggal disini!” kata bima sembari tersenyum sinis kediana
“oke, kalau begitu saya minta cerai, dan saya tanpa ragu akan mengurusnya sendiri!” jawab diana dengan mantab
“ kenapa ? apa kamu ssudaah mulai mencintai pria yang Bernama alex itu?” kata pria itu kepada diana yang masih saja mencoba melarikan diri, mendengar bima mengenal alex, dianapun terkaget tidak percaya
“bagaimana kamu tau tentang alex?” jawab diana yang semakin lemas.
“saya? Apa yang tidak saya ketahui tentang dirimu?” jawab bima dengan mantab.
__ADS_1
“jelaskan ke saya, apa kamu sudah tidur dengan pria itu?” tanya alex kediana yang masih terbelalak kaget. Mendengar bima berbicara seperti itu, diana semakin teriris hatinya, ia tidak menyangka bahwa dirinya adalah orang yang kotor, karena sudah berani mencintai pria selain suaminya.
“ benar itu! aku sudah tidur, dan sepertinya saya tidak perlu menjelaskannya lagi!” jawab diana dengan marah.
“ baguslah! Berarti kita sama, sama-sama selingkuh!” kata alex sembari tertawa terkekeh.
Mendengar alex tertawa terkekeh diana hanya diam tanpa berkata sedikitpun, karena badannya sudah tidak ada daya diana mulai terjatuh di lantai, alex yang melihat diana wajahnya pucat, langsung membopong ke Kasur dan merebahkan tubuh mungilnya di atasnya. Bima yang kawatir langsung menyuruh anak buahnya untuk segera menelepon dokter pribadinya untuk memastikan kondisi diana sekarang.
POV:
Di sisi lain diana yang masih terbaring pingsan, alex mencoba menghubungi diana, ia sangat kawatir akan kondisi diana yang lemah tadi sebelum meninggalkan apartment, ia sangat merasa bersalah karena sudah mengusir diana sewaktu dirinya marah tadi. Tapi tak bisa dipungkiri, ia sangat kecewa kepada diana yang sudah membohonginya, dengan rasa bersalah alex segera mandi untuk menyusul diana ke kosnya, ia menyiram tubuhnya dengan air dingin sembari berteriak di bawah shower air itu, alex meluapkan semua kemarahannya di bawah shower air dingin. Dengan wajah merah, ia terus berfikir bahwa dia akan terus memperjuangkan diana, wanita yang ia cintai, Karena dulu pertama berkenalan dengan alex, alex sendiri tidak pernah menanyakan status diana karena saat itu ia menganggap diana hanya anak pemberontak yang kabur karena tidak kuat akan kekangan keluarga, ia berfikir sendiri bahwasannya diana masih single dan belum pernah menikah karena usianya sendiri masih sangat muda. Alex yang hanya menduga itu tanpa menanyakan status diana, hingga tanpa ragu menolong diana yang terkatung-katung di pinggir jalan sembari membawa sebuah koper besar, ia membawa diana untuk menginap di apartementnya, dan dari situlah alex mulai mengenal diana.
“nomer yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkauan” suara dari ponsel diana, alex yang semakin kawatir segera bergegas menyusul diana ke kosnya untuk meminta maaf, ia berlari keluar dari apartementnya menuju tempat parkir mobil, disana alex mencoba menelepon diana, namun jawaban yang ia dapat hanya dari operator telepon, tanpa ragu alex melajukan mobil hitamnya dan menggasnya dengan kencang, disepanjang jalan ia selalu memikirkan bagaimana kondisi diana, ia mencoba menghubungi diana sekali lagi, namun kali ini panggilannya ditolak, alex kaget dan berfikiran bahwa diana akan menjauhinya hingga menolak panggilan dari alex, alex yang akan terus memperjuangkan diana tak gentar akan penolakan panggilan itu, hingga setelah berapa lama alexpun sampai di depan gang tempat biasa ia menurunkan diana, di sana ia di sambut oleh seorang waria, yaitu ayu, alex yang tidak mengenalnya langsung mengacuhkan, tapi ayu yang tau alex temannya diana mencoba menghampiri. Alex menggedor pintu kamar kos diana, ia terus memanggil manggil nama diana untuk segera menemuinya, ayu yang berada di samping alex tiba-tiba langsung menyeruak mengatakan bahwa diana tidak pulang dari semalam. Medengar itu alex langsung mengintrogasi ayu menanyakan kemana diana, namun ayu yang dari semalam menunggu diana di balkon tempat mereka biasa merokokpun mengatakan tidak mengetahui keberadaan diana. Mengetahui bahwa diana tidak Kembali ke kosnya tadi pagi, alex sekali lagi menelepon diana, namun kali ini ia mendengar yang menjawabnya adalah suara seorang laki-laki, alex yang mendengarnya langsung kaget.
“siapa kamu? dimana diana? kamu menculiknya?” tanya alex brutal
“saya bima, suami diana, diana sedang bersama saya!” jawab bima
__ADS_1
Mendengar semua itu alex terbelalak kaget, ia mencoba meminta alamat, tanpa ragu bima memberikan alamat mensionnya karena ia sendiri ingin bertemu dengan alex, lelaki yang sedang dekat dengan istrinya saat ini. Tanpa ragu alex langsung menancap gas mobilnya kearah yang diberikan bima, di sepanjang jalan pikiran alex campur aduk, ia terus memikirkan diana, wanita yang ia cintai. “ diana aku akan membawa dirimu Kembali”