
Masih di ruangan yang sama Keyila sudah sadar namun dia hanya melihat para petugas PMR.
"kenapa aku bisa di sini? siapa yang membawa ku kesini?" beo Keyila.
"tadi kamu pingsan lalu kau di bawa kemari oleh Azka" ucap salah satu PMR tersebut. Keyila hanya terdiam dalam hatinya dia bahagia tapi dia juga bingung kenapa Azka tidak ada di sini?.
"kak Azka nya kemana? " tanya Keyila kembali.
"dia ada kelas jadi dia pergi" jawab salah seorang PMR.
"aku udah bisa pergi kan?" tanya Keyila dan langsung mendapat anggukan kepala oleh petugas PMR.
Bel istirahat telah berbunyi semua murid berhamburan keluar kelas dan menuju kantin.
"kak Azka" panggil Keyila yang sekarang sudah menghampiri meja Azka.
"kak makasih ya udah bantu ke UKS" ucap Keyila.
"kenapa lo ke sana?" tanya Dika.
"terus kenapa ada Azka? " sambung Ardian
"tadi kan aku di hukum terus aku nggak kuat jadi pingsan" Jawab Keyila. mereka berdua hanya ber oh menanggapi jawaban Keyila.
Setelah di rasa makanannya habis Azka pun beranjak pergi dari tempat yang bisa membuatnya jengah karena ocehan si Keyila.
"kakak mau kemana? " tanya Keyila namun tidak ada respon dari sang empu. Keyila tidak mengejar ia memilih untuk menghabiskan makanannya, kan mubazir kalo nggak di makan.
__ADS_1
"kenapa nggak di kejar Key?"tanya Ardian karena memang ini tidak biasa.
"kakak nggak liat aku baru makan?"jawab Keyila. Dan mereka pun terdiam menikmati makanan masing-masing.
"kak Ardi aku minta nomor hp kak Azka dong kan kakak baik" Keyila mulai mengeluarkan jurus ampuh nya yaitu puppy eyes.
"tap-" ucap Ardian terpotong karena Keyila langsung memasang muka sok sedih nya, dan dengan malas akhirnya Ardian memberikan nomor Azka.
Hari ini senja telah tiba. Azka, pemuda itu kini sedang di balkon melihat pemandangan dengan pikiran yang sangat berbelit belit. Saat sedang fokus dengan pikirannya bunyi notifikasi ponsel pun berbunyi dan membuyarkan lamunan Azka.
Nomor tidak di kenal
sore kak Azka ini nomor Keyila jangan di blokir ya ppllliiss
oiya kakak lagi apa?
"Ck" decak Azka kesal karena tingkah salah satu Sahabat nya tersebut.
**********
"ih kok cuma di read sih?" kesal Keyila yang melihat pesannya tak kunjung di jawab padahal sudah di baca ( sakit tau bang ;)).
"SAYANG BUNDA PULANG" setelah mendengar teriakan tersebut Keyila langsung turun dan memeluk kedua orang tuanya tak terkecuali Zaki dia juga melakukan hal yang sama.
"bunda lama banget aku kangen" wajah Keyila berubah menjadi sedih dan bahagia karena memang dia sangat kangen.
"maaf ya soalnya banyak kerjaan" jawab sang ayah yang kini memeluk Keyila.
__ADS_1
"kalian udah makan?" tanya bunda, dan mereka menggeleng dan menuju ke dapur.
***********
Kembali ke Azka.
Kali ini dia sedang di meja belajar. dia belajar? tentu saja tidak dia asik dengan game online nya hanya itu yang bisa membuat pikiran Azka teralihkan dan sedikit rileks.
TOK...TOK
dengan malas Azka membuka pintu kamarnya dan terlihat ayah nya yang sedang tersenyum kepada nya.
"boleh ayah masuk? " tanya Ayah. Azka pun langsung mempersilahkan dan mereka berdua duduk di sofa. Suasana menjadi sedikit canggung karena ini kali pertama sang Ayah ingin berbicara dengan nya setelah 3 bulan tidak ada kabar karena sibuk bekerja.
"kamu masih kepikiran mereka? " tanya Ayah
"hm" jawab Azka dengan malas
"Az kamu itu juga butuh bahagia kan nggak mungkin kamu begini terus, jadi ayah ingin kamu bertunangan dengan anak dari sahabat ayah siapa tau dia bisa bikin pikiran kamu lega dan seperti dulu lagi" jelas sang Ayah
"nggak yah aku ingin memilih dengan kata hati buka perjodohan" tolak Azka
"ayah ni ingin kamu bahagia jadi tolong kamu terima karena dia sangat baik dan sifat nya sama kok kaya Tania" bujuk sang Ayah
"Tania ya Tania nggak ada yang samain dan kalo ayah ingin liat aku bahagia maka turuti perkataan ku tadi" jawab Azka
"tapi Az...."
__ADS_1
"kalo nggak ada yang perlu di bahas lagi maka silahkan pergi aku masih ada urusan" ucap Azka. Sang ayah pun keluar dengan perasaan kecewa