Diary Key

Diary Key
Diary 14


__ADS_3

Pagi ini tepat pukul 06.30 Keyila dan Zaki sudah berada di parkiran sekolah.


"kak Key duluan ya?" Tanpa ingin menunggu jawaban Zaki Keyila langsung pergi meninggalkan Zaki.


Suasana kelas kali ini belum begitu ramai namun Dinda sudah datang.


"Woy Din lo datang jam berapa dah cepet banget?" Dinda yang sedang asik membaca buku itu pun mengalihkan atensi nya ke Keyila.


"6, masalah?"


"enggak yaudah sana lanjut" Keyila pun menuju bangkunnya dan mendudukkan diri sambil memasang wajah cemberut.


"lo kenapa galau lagi?" Dinda yang tak sengaja melihat Keyila pun bingung jarang Keyila begini dan itupun sudah 2 hari.


"enggak udah lah ke halaman kuy bentar lagi upacara" mereka berdua langsung keluar kelas dan menuju halaman yang sudah terdapat sekitar 12 orang.


Tak lama kemudian upacara pun berlangsung dengan khidmat.


Setelah selesai upacara Keyila mendudukkan dirinya di bangku taman sekolah.


"Bilang aja kalo ada masalah" ucap orang dari belakang dan seketika lamunan Keyila pun menghilang entah kemana.


"kak Zaki ngapain di sini" tanya Keyila kepada orang yang tadi sempat mengagetkanny


"lo kenapa di sini bentar lagi masuk" jawab Zaki

__ADS_1


"yaudah aku ke kelas bye" Keyila pun pergi meninggalkan Zaki yang bingung dengan tingkah adiknya ini. Adik yang biasanya crewet dan manja seketika menghilang


" apa ini efek dia jatuh cinta" gumam Zaki.


Kali ini di kelas Keyila sedang ada pelajaran bahasa Indonesia yang di bimbing oleh pak Rudi kata anak anak dia ramah dan penjelasannya mudah di pahami tapi....


"saya itu bisa di bilang pintar tentang logika tapi selalu di pandang rendah tentang cinta jadi setiap ada cewek yang deketin saya, saya bilang jangan dekat saya nanti nggak kuat" ucap pak Rudi yang di akhir kekehan nya dan semua murid hanya bengong.


"nggak lucu ya?" Semua siswa/i mengeleng. ya begitulah pak Rudi memanglah garing abis.


"Ekhem ok kita lanjut" ucap pak Rudi sambil menetralkan ke canggungannya


Bel istirahat telah berbunyi.


"sampai bertemu di hari berikutnya jangan kangen ya?" ucap pak Rudi dan semua hanya tertawa garing.


"Woy kantin yok" Keyila hanya mengangguk dan melangkah keluar bersama dengan Dinda.


Kantin sudah sangat ramai untung saja Keyila masih kebagian tempat.


"Key boleh gabung nggak?" tanya Ardian


"bukannya kakak udah punya tempat sendiri dan kak Dika mana?" tanya Keyila


"Dika lagi PDKT" jawab Ardian

__ADS_1


" kak Azka" tanya Dinda


" dia nggak masuk katanya males"


" pantes dari tadi Keyila galau" ucap Dinda


"lah lo udah tau Key? " tanya Ardian dan mendapat anggukan dari Keyila


"tadi aku telfon kak Azka awalnya nggak mau jawab dan pas jawab dia bilang males" jelas Keyila dengan muka sedih nya


"apa kak Azka males sekolah gara gara aku ya?" pikiran Keyila menjadi gelisah dan merasa bersalah karena sikap Azka kali ini.


"nggak lah tenang aja dulu dia juga pernah gitu" ucap Ardian


"apa bener? " tanya Keyila dan Ardian pun mengangguk. Senyum tipis pun terbit dari wajah Keyila.


Hari ini sangatlah berat bagi Keyila, nggak bisa liat Azka malah liat tugas numpuk.


"KAK ZAKI HELP ME" pekik Keyila. Zaki yang sedang main game pun dengan malas pergi ke kamar adiknya.


"5 menit" ucap Zaki setelah membuka pintu kamar Keyila


"kak aku banyak tugas" ucap Keyila dengan puppy eyes nya.


"kerjain sendiri" Zaki selalu tau juru Keyila jadi dia melatih diri untuk tetap bertahan.

__ADS_1


"kakak jahat" Zaki pun menutup pintu dan memilih menonton tv.


__ADS_2