Diary Key

Diary Key
Diary 20


__ADS_3

Pagi ini lapangan sepak bola telah ramai dengan murid-murid, ada yang duduk di tribun penonton dan ada yang ikut membantu OSIS untuk menghiasi lapangan. Berbagai macam hadiah pun sudah tertata rapi.


Kini Keyila sudah berada di tribun penonton karena kakak nya adalah sekertaris OSIS jadi dia harus ikut datang pagi dan alhasil dia masih setengah mengantuk.


"Keyila" suara yang berasal dari belakang membuat Keyila yang setengah terlelap menjadi terkejut dan mengelus dadanya.


"Eh kak Farhan" ya orang itu Farhan yang kini ikut duduk di samping Keyila.


"maaf aku ngagetin kamu" Keyila tersenyum dan mengeleng dan mereka mulai berbincang bincang.


"OMG"


"PANGERAN GUE"


"OMO OMO OMO"


"ASTOGE"


"AAAAA"


Teriakan dari siswi yang berada di tengah lapangan membuat atensi Keyila dan Farhan yang asik mengobrol menjadi melihat ke arah tiga orang pemuda yang terlihat tampan.

__ADS_1


"Itu kak Azka? " gumam Keyila. Ya mereka adalah Azka, Ardian,dan Dika (AAD) yang sangat di gandrungi oleh kaum hawa namun karena mereka bersikap dingin jarang ada ciwi yang mendekati nya mereka hanya menindas yang ingin mendekati saja dan mencintai dalam diam menunggu mereka peka. Namun,hanya ciwi tertentu juga yang mau menindas seperti Rena dkk dan sejauh ini hanya Keyila yang berani karena yang lain takut secarakan dia kaya dan galak.


AAD pergi melewati kerumunan orang tersebut. Setelah AAD tidak nampak lagi Keyila menghela nafas.


"kenapa?" tanya Farhan


"kenapa? " tanya balik Keyila


"Kok lo kaya kecewa?" Keyila kembali menghela nafas.


"Apanya mimpi aku terlalu tinggi ya? Mana mungkin aku bisa jadi pacar kak Azka secara kan aku beda banget secara dia kan ganteng banyak fans dan aku.." Keyila tidak melanjutkan perkataan nya dia hanya menghela nafas dan tersenyum menatap ke depan.


"Azka itu nggak pandangan fisik dia butuh kesetiaan Key, dia pernah terluka karena cewe yang dia suka pernah meninggal dan ditambah ibu kita meninggal dia terpukul Key. Ya walaupun kita nggak pernah akur tapi gue sebagai kakak juga tau perasaan Azka" Keyila menatap Farhan dalam, tak terasa air mata nya mengalir dan dia segera menghadap ke depan sambil menyekat air mata nya, Keyila bukan siapa siapa tapi pasti semua akan bersikap yang sama jika orang yang di cintai menderita.


Sepeninggalan Keyila...


"Gue tau lo setia dan terbaik untuk Azka Key beda sama orang yang hanya pandang harta" gumam Farhan.


Di sebuah ruangan yang ukurannya setara dengan ruang kelas di sana terdapat 3 pemuda yang tak lain dan tak bukan adalah Azka dkk atau yang kerap di panggil (AAD).


Ruangan tersebut adalah ruangan yang khusus untuk ADD tak ada seorang pun murid yang boleh menginjakkan kaki di sini kecuali sudah mendapat izin dari AAD terutama Azka.

__ADS_1


"Gue seneng akhirnya AAD kembali bersinar" ucap Dika semangat. Ya ADD di sebut juga sebagai cahayanya SMA karena mereka mampu menimbulkan senyum dari para murid.


"AAD akan tetap bersinar jika kita bersama" lanjut Ardian.


"peluk dulu dong" Ardi dan Azka yang mendengar merasa jijik.


"NAJIS" ucap Ardian dan Azka bersamaan.


"ya ampun gue terharu karena akhirnya gue punya temen kaya kalian walaupun cuma gue yang waras" ucap Dika dengan dramatis. Azka dan Ardian berdecak dan kesal dengan tingkah anak orang yang satu ini. ( tak sadar diri si Dika)


Oiya sebelum lanjut aku kasih fakta tentang AAD dulu ya:).


Jadi AAD terbentuk bukan karena mereka kaya tapi mereka adalah sahabat dan karena mereka memiliki kekuasaan di sekolah ini maka mereka membuat ruang pribadi khusus AAD. baca kata AAD kalo bisa pake bahasa inggris ya:) mereka adalah kumpulan orang absurd yang dilapisi dengan tampang dingin dan tatapan tajam. Kenapa nggak dari awal aku sebutin karena mereka nggak sekelas jadi tentu saja kesibukan mereka berbeda beda dan jarang kumpul.


OK SEGITU AJA KEMBALI KE TOPIK.


Kini Keyila berada di kelas memikirkan perkataan kak Farhan dan perkataan nya tadi.


"Keyila lo nggak ikut lomba nya udah mau di mulai dan kamu nggak mau ketemu AAD mereka kembali bersinar loh" ucap Dinda yang baru saja membuyarkan lamunan Keyila.


"Apa bedanya sama AAD yang sering aku liat?" ucap Keyila ketus.

__ADS_1


"Nanti lo tau ayo" Dinda menarik tangan Keyila dan dengan malas dia pergi ke lapangan.


__ADS_2