Diary Key

Diary Key
Diary 19


__ADS_3

Kini waktu istirahat ke dua sedang berlangsung. Keyila pergi ke taman bersama Dinda sebenarnya dia malas tapi ya demi abang Dika yang udah di cap ngeselin+nyebelin bin fakboy dia mau aja asalkan kali ini dia nggak akan lagi jadi fakboy.


"Kita ngapain sih di sini Key?"Keyila tidak menjawab dia melihat sekelilingnya mencari keberadaan sang abang juaahhaattnya.


Ting...


Keyila segera melihat pesan tersebut


Kakak Dika


lo sekarang pergi cari alasan kek biar gue bisa berduaan.


Keyila


Ck,ngerepotin loh gue sumpah in lo langgeng sama Dinda


Kakak Dika


Amin,udahlah lo pergi aja cepet


Keyila cepat menutup room chat nya dan beralih menatap Dinda.


"Din lo tunggu sini dulu ya gue mau ke toilet" Dinda

__ADS_1


malas dan mendudukkan diri di kursi taman. Dengan segera Keyila pergi dengan sumpah serapah yang ia lontarkan untuk Dika.


"Sumpah ni anak lama banget" keluh Dinda. Namun,tanpa ia sadari terdapat pria di belakangnya. Dengan ragu ia mulai menuju ke depan. Karena merasa ada orang Dinda menghadapi ke belakang dan terkejut karena melihat Dika dengan senyuman manis nya. Senyum yang bagi sebagian siswi sangat berharga.


"Dinda?" Dinda menelan salifa nya dengan kasar dan melihat tak percaya.


"A...da apa?" ucap Dinda gugup.


'sialan gue gugup lagi' umpat Dinda dalam hati.


Dika hanya tersenyum manis dan...


"Kamu mau nggak jadi pacar aku" Akhirnya lolos juga ucapan tersebut tanpa gugup. Dinda terdiam tidak percaya dan bingung.


"Nggak papa lo nggak terima gue tapi gue beneran serius jadi kalo bisa pikirin dulu" Dika mulai menjauh dari Dinda namun...


"Kakak serius nggak akan jadi fakboy? kalo iya aku mau" ucap Dinda tersenyum manis kepada Dika dan Dika pun membalikkan badan dan ikut tersenyum manis. Dika menarik Dinda dan alhasil mereka berpelukan,terdengar detak jantung keduanya yang sedang maraton. Dinda yang awalnya terkejut pun mulai nyaman dan membalas memeluk Dika.


Di suatu tempat yang tak jauh.


"omo,dasar nggak liat liat tempat main rangkul aja" ucap Keyila,dari tadi dia berada di semak semak karena saking keponya. Dan tak jauh dari tempat Keyila berada terdapat Ardian dan Azka yang tak sengaja melihat dan mendengar Keyila, mereka pun melihat ke arah pandangan Keyila,mereka membulatkan mata dan mengeleng kepala melihat tingkah sang sahabat nya ini.


"wah dasar nggak habis pikir,lo nggak marah Key kalo temen lo jadi korban fakboy?" mendengar suara tersebut reflek Keyila menengok dan terkejut.

__ADS_1


"KAK ARDI!!" pekik Keyila dengan reflek kedua nya pun menutup kuping.


"Bisa nggak lo jangan teriak orang gue cuma tanya" ucap Ardian kesal.


"Lagian ngapain tiba-tiba dateng kaget tau" Keyila mendengus dan..


"Kak Azka hay" Azka menoleh ke arah Keyila lalu pergi begitu saja.


"Rasain lo di kacangin" tawa Ardian pun pecah namun Keyila hanya bodo amat dan kembali ke kelas.


Saat tengah berada di lorong ateis nya tertuju pada mading yang banyak orang,karena penasaran Keyila pun mendekat. Dengan susah payah menerobos orang orang akhirnya dia berada di depan dan segera melihat pengumuman hari ini.


HARI OLAHRAGA SMA**** CAHAYA BANGSA


itulah isi pengumuman hari ini yang langsung di sambut heboh oleh semua murid tak terkecuali Keyila yang kini sedang ikut teriak histeris. Teriakan itupun mengundurkan banyak orang yang kebingungan dan saling bertanya.


"Ada apa Key?" tanya Dinda dan Dika yang baru saja datang.


"Besok hari olahraga" jawab Keyila dengan girang. Ya hari olahraga memang hari yang paling di tunggu oleh semua murid.


"Gue kira apa" ucap Dika yang tidak tertarik dan mendapat cibiran dari Keyila.


Azka dan Ardian? mereka tidak perlu ke sana karena mereka sudah tau.

__ADS_1


__ADS_2