Diary Key

Diary Key
Diary 27


__ADS_3

Matahari mulai muncul di ufuk Timur dengan sinarnya yang mencerahkan hari.


Di rumah Azka. Kini semua keluarga telah berkumpul untuk sarapan.


"Hari ini Amanda akan bersekolah di tempat mu jadi kalian bisa berangkat bersama" ucap Aldo. Azka telah selesai dengan sarapannya dan langsung menuju motornya yang sudah di siapkan asisten nya tadi.


"Azka!!"Azka tidak peduli dengan teriakan Aldo dia pergi dengan kecepatan di atas rata-rata.


"Brengsek" umpat Aldo.


"Udah lah om" Aldo pun menetralkan emosinya dan menghela nafas berat.


"Kamu bareng Farhan saja ya" Amanda mengangguk. Aldo mencari Farhan tapi tiba-tiba motor Farhan pun sudah terdengar namun dengan jarak yang sudah lumayan jauh.


"Dasar ok sekarang kamu sama sopir saja" Amanda kembali mengangguk ada perasaan kecewa juga karena Azka meninggalkannya.


Di Sekolah SMA CAHAYA BANGSA, suasana sudah ramai karena memang jam sudah menunjukkan pukul 07.23 dan sebentar lagi pelajaran akan di mulai.


Untungnya Azka dan Farhan berhasil datang tepat waktu dan anehnya mereka bersamaan datang.

__ADS_1


"Woy Az kasihan noh bini lo tinggalin tapi, aneh lo kok baru datang?" ucap Farhan dan tak di jawab oleh sang empu dan kini mereka berjalan bersama hingga ke kelas masing-masing.


"Anak-anak kita kedatangan siswi baru, silahkan masuk" seketika suasana kelas 12A Ips pun menjadi gaduh. Amanda melangkah menuju kelas dengan gaya elegannya.


Berbagai pujian pun terlontar oleh sebagian murid namun ada juga yang cibiran.


" Hai semua nama aku Amanda karisa panggil aja Amanda" ucap Amanda dengan senyuman manis nya.


"Hai Amanda" ucap seluruh murid.


"Baiklah silahkan duduk di bangku yang kosong" Amanda berjalan mencari bangku yang kosong dan itu terletak di bagian belakang.


Bel istirahat telah berbunyi semua murid di sekolah itu berhamburan meninggalkan kelas.


"Ayolah baru aja gue dapet temen jomblo" ucap Keyila dengan nada kecewa.


"Yang penting bahagia" ucap Dinda lalu menarik Keyila.


Setelah mereka pergi Azka datang dan pekikan terdengar nyaring yang membuat Azka bosan tapi dia juga punya tujuan jadi terpaksa harus kesini.

__ADS_1


"Keyila ada" ucap Azka pada salah satu siswa, untungnya di sana ada siswa jadi dia tidak perlu bertanya pada siswi ini yang mana pasti tidak akan cepat menjawab.


"Baru aja di tarik Dinda dan sepertinya ke kantin" Azka pun berlalu menuju kantin.


' sumpah nih anak kenapa kalo dia cari gue gampang banget sedangkan gue cari susah. Kenapa dia nggak nyari gue lagi apa udah nggak peduli lagi' batin Azka.


Sesampainya di kantin Azka mengedarkan pandangannya ke seluruh kantin namun tak ketemu juga.


"Nyari siapa?" tanya Farhan yang tiba-tiba muncul di belakangnya. Namun Azka tidak menjawab dan lebih fokus mencari.


"Noh bini lo di taman sendiri kasihan temenin gih" ucap Farhan.


" Keyila?" tanya Azka dan Farhan pun tertawa.


"Ya bukan lah Amanda dan ya orang yang lo cari mungkin bakal milik gue" Azka meninggalkan Farhan dan menuju ke lapangan untuk mencari Ardian.


Di lapangan. Kini para siswa dan siswi sedang asik bermain bola tangan dan Keyila ikut bermain namun tidak dengar Dinda yang malah asik dengan Dika hingga membuat Keyila jengah sehingga ikut main dan untungnya hari ini dia juga ada jadwal olahraga jadi dia memakai kaos olahraga.


"Kak bagi aku!" teriak Keyila kepada teman timnya yang tak lain adalah kakak kelasnya. Karena terlalu keras akhirnya mengenai dahi Keyila dan Keyila terjatuh untungnya terdapat orang yang menolongnya.

__ADS_1


Semua orang yang di sana terkejut.


"Maaf Key nggak sengaja" Keyila mengangguk namun kepala nya begitu sakit dan pandangannya seketika menjadi hitam.


__ADS_2