Diary Key

Diary Key
Diary 25


__ADS_3

Jam istirahat telah di mulai, suasana kantin pun juga sudah ramai.


"Serli lo nggak ada tugas lagi?" tanya Dinda dan Serli hanya menggeleng.


"Siala tu anak awas aja gue sumpah in dia nggak akan langgeng" umpat Keyila yang baru datang dan duduk bersama kawannya.


"Ada apa sih Key" tanya Dinda.


"Lo tau nggak ternyata si ketos tu putus gara gara dia punya cewe lain mau gue marahi tapi sudahlah nggak guna" Serli yang mendengar pun hanya menunduk berusaha tidak meneteskan air mata.


"Jangan nangis dong Ser lo nggak pantes tangisin orang kaya dia" Keyila dan Dinda memeluk sahabatnya ini dan air mata Serli lolos keluar.


"Kalian ngapain" mereka pun melepaskan pelukan dan melihat ke arah suara, ternyata orang tersebut adalah Dika dan Ardian. Azka? entahlah dia ngilang.


"Kepo" jawab Keyila ketus.


"Eh lo tumben keliatan udah nggak ada tugas lagi?terus ketos lu kemana?" tanya Dika dan mendapat tatapan tajam dari Keyila dan Dinda, Dika yang tidak tau hanya mengernyitkan dahi.


"gu..gue udah pu..tus" ucap Serli dengan pelan. Dika yang sudah mengerti pun merasa bersalah.


"Sorry gue nggak tau" Serli mengangguk.


"Lo nangis?" kali ini ganti Ardian yang angkat bicara dan Serli merespon dengan anggukan.

__ADS_1


"Air mata lo terlalu berharga buat ****** kaya dia" tangan Ardian terangkat untuk menyekat air mata di pipi Serli. Serli dan Ardian saling menatap hingga tak sadar dengan apa yang sedang dilakukan.


"EKHEM" suara dari Keyila, Dinda, dan Dika membuat keduanya tersadar dan mereka saling menunduk menutupi rona merah di pipi mereka. Melihat hal tersebut tawa mereka pun pecah.


"Ser mending lo sama Ardian aja deh gue jamin Ardian orang nya baik kok" ucap Keyila dan di setujui oleh Dika dan Dinda namun berbeda dengan Ardian yang semakin malu dengan perkataan Keyila.


"Gue beli minum dulu" ucap Ardian dan membuat tawa mereka pecah kembali kecuali Serli yang kini perasaan nya campur aduk.


"Kak Azka kemana?" tanya Keyila.


"Ada urusan mendadak di rumah" Keyila hanya ber oh.


Ardian kembali dengan 2 botol air mineral di tangannya.


"Makasih kak udah baik sama aku" Ardian mengangguk.


"Nanti lo mau pulang atau ke rumah gue?" tanya Keyila.


" Ke rumah Keyila yuk nonton drakor lagian tadi kak Zaki bawa mobil jadi kita bisa langsung ke sana" ucap Dinda dan Serli hanya mengangguk.


"Bayar" ucap Zaki yang tiba-tiba muncul, semua menoleh ke arah suara dan mendengungkan sebal kecuali Keyila.


"Kak Zaki nih nggak pernah baik" ucap Serli.

__ADS_1


"Sama adik sendiri aja nggak pernah, sampai nyesel gua punya kakak kaya dia" sambung Keyila.


"Tapi sayang kan?" Keyila memutar bola mata nya.


"Ngapain lo kesini?" tanya Dika.


"Ini kan tempat umum" Dika berdecak dan bodo amat dia memilih main game online.


"Aku pergi dulu ya?" ucap Serli dan semua menganggur kecuali Ardian yang malah mengikuti Serli.


"Ardi kenapa?" tanya Zaki.


"PDKT" ucap Keyila dan Dinda Zaki pun hanya ber oh dan meminum jus setrowbery milik Keyila.


"Ck beli sendiri napa" Zaki bodo amat dan tetap meminum.


°



°


__ADS_1


__ADS_2