Diary Key

Diary Key
Diary 23


__ADS_3

Semua telah kembali semula persiapan pun juga sudah selesai dan akhirnya permainan pun di mulai, kali ini tim AAD melawan tim Farhan.


"lo selalu dapat yang lo mau kan? tapi sekarang dia miliki gue" ucap Farhan dengan menampilkan senyum miring nya.


"mimpi" ucap Azka, dan tak lama peluit pun berbunyi.


Kali ini bola berada di tangan Farhan dan dengan gesit dia mampu melakukan gerakan shooting sehingga kedudukan menjadi 2-0. Dika, dia tidak ikut main karena dia ingin bersama Dinda, awalnya Dinda memaksa dia tapi dia bersikeras.


"FARHAN AKU PADAMU"


"IYA LOVE YOU FARHAN"


Teriak seluruh ciwi setelah Farhan berhasil mencetak angka . Namun, itu hanya sementara karena Azka juga tak kalah hebat dia mencetak 3 poin yang menjadikan skor mereka lebih unggul 1 poin.


"AZKA"


"I LOVE YOU AZKA"


"AZKA FERNANDO AKU PADAMU"

__ADS_1


Teriak para ciwi yang hampir keseluruhan. Farhan pun semakin di buat panas dengan hal tersebut tak ingin berlama lama dia bersiap melakukan shooting kembali dan hal itu berhasil, dia mencetak 3 poin sorakan pun mulai terdengar kembali.


Telah cukup lama waktu berlalu dan Pertandingan semakin memanaskan skor mereka juga saling beradu. Dan kini Permainan pun berakhir dengan skor seri.


"mungkin sekarang kita seri tapi gue nggak akan kalah sama lo kalo tentang dia" ucap Farhan setengah berbisik sambil menjabat tangan Azka dengan kuat namun Azka hanya acuh.


Farhan berjalan ke arah Keyila dan mendudukkan dirinya di samping Keyila.


"Masih sakit enggak?" Keyila mengeleng dan tersenyum tipis ke arah Farhan.


"Kakak hebat tadi dan cuma kakak loh yang bisa seri saat lawanan sama AAD" mereka pun saling melempar senyum manis.


"Aku udah biasa dari kecil aku sama Azka suka main basket bareng"


'apa dia tau kalo kita lagi berantem?' batin Farhan.


"Soalnya tadi aku liat kalian pada menatap tajam" Farhan pun bernafas lega.


"Udah biasa itu mah" Keyila pun hanya mengangguk.

__ADS_1


"Kakak capek ya?"


"kalo iya?"


"traktir aku kan sekalian kakak beli minum 2" Farhan pun mengacak acak rambut Keyila dan tersenyum manis.


"ih nggak usah di brantakin juga kali" ucap Keyila sambil menata rambutnya kembali.


"ok deh tapi kamu ikut ya?" Keyila mengangguk dan mereka melangkah meningkatkan lapangan.


Semua yang barusan terjadi tidak lepas dari penglihatan Azka. Entah mengapa dia merasa sangat emosi melihat keduanya dan.


Bel pulang sudah berbunyi dan semua murid mulai meninggalkan pekarangan sekolah.


"Kak Zaki kok jahat sih adiknya tadi mau jatoh terus di bawa ke UKS tapi kakak nggak nampak kemana aja apakah Keyila Azahra sekarang sudah tidak berarti lagi" crocos Keyila.


"Maaf tadi kakak ada urusan di ruang OSIS dengar kabar kamu mau jatuh pun dari orang lain dan pas aku ke UKS kamu udah nggak ada dan aku cari nggak ketemu tapi syukur nya ada Azka lo udah makasih?" Keyila mengeleng.


"Makasih sama dia" ucap Zaki sambil memandang Azka yang berjalan ke arah motor nya.

__ADS_1


"Percuma dia nggak peduli" Zaki menatap tajam Keyila dan akhirnya Keyila pun menurut dan menghampiri Azka.


"Kak Azka yang tadi makasih ya" Azka mengangguk dan segera menghidupkan motor nya di ikuti Keyila yang kembali ke arah Zaki.


__ADS_2