Dicampakkan Ayah Dari Anakku

Dicampakkan Ayah Dari Anakku
EP 13


__ADS_3

______skip waktu 2 tahun 10 bulan berlalu


Nampak seorang wanita cantik dengan setelan baju nya yang rapi sedang menunggu di depan gerbang bangunan yang bernama PAUD.


Wanita itu adalah reina yang sedang menunggu putra nya Deon yang sudah waktu nya pulang sekolah.


Kehidupan Reina saat ini telah berubah drastis, ia yang sekarang sudah mendapatkan gelar sarjana dan sudah memiliki restoran nya sendiri.


Karena Reina pintar saat mengolah bisnis tak perlu waktu lama untuk membuat bisnis restoran nya semakin besar.


Bahkan Reina juga sedang membangun cabang restoran nya di pulau Bali yang terkenal.


Dan semua itu ia dapatkan berkat bantuan dari Bagas dan keluarga nya, Bagas saat ini juga sudah membuka rumah sakit nya sendiri.


Sosok Bagas yang saat ini sangat beribawa membuat nya terlihat lebih sempurna , namun di usia nya kini Bagas belum juga menikah.


"MAMA....."


Teriakan itu membuat Reina sadar dari termenung nya dan tersenyum saat melihat anak nya berlari menghampiri diri nya.


Deon berlari ke arah Reina dengan gembira, ia sangat senang bila sang mama menjemput nya.


Reina berjongkok sambil merentangkan kedua tangan nya, Deon mendekat dan Reina memeluk nya dengan gemas.


Deon saat ini berusia 3 tahun, ia ceria dan pandai bersosialisasi dengan lingkungan baru.


Wajah Deon yang terlihat seperti Dirga tak membuat kasih sayang Reina berkurang, tentu nya Reina akan mendidik Deon supaya menjadi lelaki yang bertanggung jawab atas perbuatan nya.


Setelah selesai berpelukan mereka ber 2 masuk ke dalam mobil nya bergegas menuju ke restoran.


Karna Reina ingin Deon hanya dijaga baby sister nya sampai 2 tahun, supaya ikatan ibu dan anak tidak menjadi canggung.


Deon juga tampak senang jika berada di restoran momy nya , disana banyak orang orang yang berlalu lalang.


Saat di dalam mobil Deon dengan sangat semangat menceritakan cerita cerita saat ia berada di PAUD hari ini.


"Ma, tadi Deon dapat teman baru (◍•ᴗ•◍)"ucap nya gembira


"Oh ya, siapa nama nya?"tanya Reina


"Nama nya Kei"


"Kei itu ternyata juga suka main bola sama kayak Deon ma!! (^∇^)" Jelas Deon


Dan bla bla bla begitulah obrolan ringan ibu dan anak itu saat di perjalanan hingga mereka sampai di restoran milik Reina.


Reina turun terlebih dahulu lalu membuka kan pintu Deon dan menggandeng tangan nya.


Kedatangan mereka ber2 di sambut oleh para pekerja nya, kebanyakan dari mereka gemas melihat Deon.


Deon dan Reina memasuki ruang kerja Reina di resto, Reina harus menyelesaikan beberapa dokumen untuk cabang resto nya yang baru.

__ADS_1


Begitu masuk Reina langsung duduk di meja nya lalu bekerja, sedangkan Deon duduk di sofa sambil memutar dongeng sang kancil yang ada di tablet milik nya.


"Deon, mama kerja dulu ya..." Ucap Reina


"Kalau haus bilang ya sayang ( ◜‿◝ )" sambung nya.


"Iya ma..(•ө•)" jawab Deon


Dan Reina pun melanjutkan pekerjaan nya tadi dengan serius.


Tanpa sadar Deon yang sudah selesai menonton dongeng sang kancil pun merasa bosan di dalam sana.


Deon beranjak dari tempat nya berjalan ke arah pintu keluar, ia ingin bermain dengan para karyawan Reina.


Deon membuka pintu nya dengan pelan agar tak mengganggu konsentrasi Reina bekerja, lalu menutup nya dengan pelan kembali.


Dan Reina yang masih sangat fokus kepada pekerjaan nya pun tak sadar bahwa anak nya pergi dari ruangan nya itu.


Deon berjalan menuju dapur lalu ia bertemu mbak Sari yang akan mengantarkan makanan ke pelanggan.


"Mbak Sari!!!" Panggil Deon


"Iya...(•‿•)"Jawab mbak Sari


"Deon ikut....." Ujar Deon lalu berjalan mengikuti sari di samping nya.


Deon lalu mengajak ngobrol mbak Sari, ia menceritakan kisah dongeng sang kancil yang baru saja di tonton nya tadi.


Sari pun mendengar kan cerita Deon sambil terkagum di depan Deon, walaupun ia sudah tahu alur cerita sang kancil.


Deon melihat om Bagas memasuki restoran nya lalu berlari ke arah Bagas,


"OM!!!!!..." Deon lari dengan semangat 45 ke arah Bagas


Bagas yang sigap langsung menggendong Deon lalu memutar kan badan nya.


Deon yang di gendongan bayas tertawa dengan gembira nya saat Bagas memutar badan nya.


Bagas berhenti memutarkan badan nya lalu lanjut menggendong Deon dan duduk di kursi yang ada di sana.


" Deon kangen banget sama om Bagas" ujar Deon


" Habis nya om lama banget pergi nya" sambung Deon


"Iya.. maafin om ya perginya lama (θ‿θ)" jawab Bagas


"Om juga kangen banget sama Deon "


"Karena om pergi nya lama, om punya hadiah buat Deon yang kangen sama om" sambung nya.


"Waahhh... makasih om ⊂((・▽・))⊃"jawab Deon semangat

__ADS_1


Bagas mengeluarkan sebuah mainan dari paper bag yang di bawa nya


....


Reina yang sudah menyelesaikan pekerjaan nya mengalihkan pandangan nya ke arah sofa tempat Deon berada.


Reina sedikit terkejut karena ia tak melihat Deon di sana, namun perasaan itu tertepis karna pikir nya Deon sedang mengganggu para karyawan nya.


Reina merapikan kembali berkas berkas nya di meja lalu pergi menyusul Deon yang ada di dapur menurut nya.


Saat berjalan ke arah dapur Reina berhenti melihat sosok yang ia cari sedang duduk bersama Bagas.


Reina menghampiri ke2 pria itu lalu ikut duduk di meja mereka.


"Lain kali kalau keluar bilang dulu sama mama, biar mama gak khawatir" ucap Reina sambil mengusap rambut Deon.


"Iya ma..habis nya mama kelihatan serius tadi" jawab Deon tersenyum


"Lihat ni ma....aku dapet mainan mobil-mobilan dari om Deon" pamer Deon ke Reina


"Deon udah bilang makasih sama om Bagas belum?" tanya Reina


dan Deon menjawab " udah ma.."


Reina dan Deon saling menyapa seperti biasa nya.


"Kamu udah makan?" Tanya Reina ke Bagas


" Justru aku kesini buat makan " jawab Bagas bohong


Bagas ke restoran milik Reina dengan tujuan agar ia bertemu Deon dan Reina langsung saat ia pulang dari perjalanan bisnis nya.


Bagas lalu menyerahkan paper bag ke Reina, dan Reina menerima nya dengan bingung.


"Aku dapat oleh oleh juga???" Tanya Reina bingung sambil menatap Bagas


"Udah buka aja" jawab Bagas


Reina membuka paper bag yang di berikan Bagas kepada nya, terdapat sebuah tas wanita disana.


Reina menyukai tas itu, warna tas nya juga adalah warna kesukaan nya yaitu abu abu.


Bagas memilih tas itu karena ia pikir Reina akan menyukai hadiah nya dan perkiraan nya benar, Reina menyukai hadiah yang ia berikan.


"Makasih Bagas...( ◜‿◝ )" Ucap Reina kepada Bagas.


Bagas membuang muka nya ke arah lain, wajah nya bersemu malu saat Reina mengucapkan terima kasih nya.


" Yaudah kita makan bareng bareng aja" ucap Reina


_____________________________________________

__ADS_1


gambaran saat Deon berlari ke arah Bagas dan Bagas menggendong nya lalu memutar kan badan nya.



__ADS_2