
eemmhh.....
Adel menggeram pelan saat Dirga tengah melakukan aksi nya itu, dengan bibir mereka ber 2 masih menyatu.
saat Adel dan Dirga tengah menikmati kegiatan mereka, sebuah dering nontifikasi pesan dari handphone milik Adel membuat mereka ber 2 berhenti.
Adel melepaskan tautan bibir nya dari Dirga , ia segera membuka ponsel nya, ternyata pesan dari mama nya yang meminta ia agar menemani nya belanja bahan makanan.
setelah membaca pesan dari mama nya , Adel kembali meletakkan handphone nya di dalam tas lalu melirik ke arah Dirga menggunakan sudut mata nya.
sehabis ciuman yang tak di duga, membuat Adel dan Dirga sedikit canggung, wajah Adel saat ini seperti kepiting rebus yang begitu memerah.
Adel tak berani menatap Dirga dengan wajah nya yang merah dan jantung nya yang sedang berdetak kencang, jika ia menatap wajah Dirga ,mau sekencang apa jantung nya berdetak? pikir Adel.
namun Dirga segera menepis suasana canggung tersebut dengan membuka suara terlebih dahulu.
"jadi jam berapa makan malam nya?" tanya Dirga membuka percakapan di antara mereka ber 2.
"em..jam 8 malam ga..." jawab Adel sedikit malu saat Dirga berbicara sambil menatap nya .
"owh, oke " jawab Dirga singkat.
"kalo gitu aku pulang dulu ya" pamit Adel dengan wajah yang memerah , lalu segera keluar dari ruangan Dirga dan pergi dari kantor tersebut.
______________
Bagas baru saja mendapat pesan dari mama nya, bahwa mama nya akan memasak banyak untuk makan malam nanti.
Mama Desi menyuruh Bagas untuk sekalian mengajak Deon dan Reina makan malam bersama di rumah nya, Bagas pun dengan senang hati mengajak Reina dan Deon.
ia segera mengirim kan pesan pada Reina untuk mengajak nya makan malam bersama di rumah nya.
ia juga menawarkan diri untuk menjemput Reina dan Deon nanti sore sebelum makan malam di mulai.
tak menunggu lama, Reina langsung membalas pesan dari nya, Reina mengetikkan pesan menerima ajakan Bagas.
setelah mendapat konfirmasi dari Reina, Bagas langsung bersemangat untuk menyelesaikan pekerjaan nya di rumah sakit.
skip jam 6 sore.
__ADS_1
Bagas dengan cepat membereskan meja nya usai selesai menangani pasien terakhir, diri nya langsung menyambar kunci mobil nya dan berlari menuju parkiran.
diri nya tak mau membuat Reina dan Deon menunggu nya, setelah sampai di parkiran Bagas langsung mengendarai mobil nya ke rumah Reina .
dengan kecepatan sedang Bagas menjalankan mobil nya, hingga 14 menit berlalu,kini ia sudah sampai di depan rumah Reina.
Bagas mengklakson mobil nya menandakan bahwa ia telah sampai di depan rumah Reina, setelah mendengar klakson mobil Reina dan Deon segera keluar dan menghampiri mobil Bagas .
Reina segera membuka pintu mobil penumpang terlebih dahulu untuk Deon dan menutup nya, lalu ia berjalan ke tempat duduk samping pengemudi dan duduk di samping Bagas.
"nunggu lama ya?" tanya Bagas pada Reina.
"nggak kok...(✿^‿^)" jawab Reina pada Bagas.
"nanti mampir dulu yuk ke supermarket" sambung Reina.
"boleh, mau beli apa emang?" tanya Bagas.
"mau beli buah buahan untuk mama Desi sama papa Faisal, kan gak enak kalo ke sana gak bawa apa apa"jelas Reina pada Bagas.
"yaelah Rei, gak perlu repot-repot " jawab Bagas.
"lagian mama sama papa juga mau nya makan bersama, bukan ada maksud lain" ujar Bagas pada Reina.
"iya iya, bercanda kok......jangan ngambek ngapa " ucap Bagas yang gemas melihat tingkah Reina.
"sekalian aja nanti kamu belanja bulanan, nanti aku yang bawain belanjaan bulanan nya" sambung Bagas,
dan Reina hanya mengangguk kan kepala nya pada Bagas tanpa berbicara, dan itu membuat Bagas semakin gemas pada nya.
karna gemas, Bagas mengusap rambut kepala Reina dengan tangan kiri nya (/^-^(^ ^*)/, sedangkan tangan kanan nya tetap memegang kemudi mobil.
namun momen uwu uwu itu terhenti karena Deon yang sedari tadi hanya duduk diam di belakang muncul di tengah tengah Reina dan Bagas.
Deon menongol kan kepala nya di bawah melewati tangan Bagas yang sedang mengusap ngusap rambut kepala Reina mama nya.
dan Deon menepis lengan Bagas yang sedang mengusap rambut Reina dan berada di atas kepala nya Deon .
"Deon mau duduk di depan bareng mama..(•ө•)" ujar Deon pada Reina.
__ADS_1
sebenar nya Deon sedikit cemburu ketika melihat mama dengan om Bagas nya itu, ia memang menyukai om Bagas nya itu sebagai teman.
namun ia juga tak mau kalah dari om Bagas yang mampu membuat mama nya tersenyum bahagia.
"sini.." ucap Reina menepuk paha nya menyuruh Deon untuk duduk di pangkuan nya.
Deon dengan senang berpindah, lalu duduk di pangkuan mama nya dan melihat lihat pemandangan jalanan kota yang sedang ia lewati.
saat tadi Deon tiba tiba saja muncul di tengah dan menepis tangan nya yang sedang mengusap rambut Reina , membuat Bagas sedikit kesal .
'ah Deon mengganggu saja' ucap Bagas di dalam hati nya.
menurut nya, Deon selalu saja menggagalkan momen ketika diri nya ingin bersikap romantis pada Reina.
Bagas tak membenci Deon, mereka adalah teman , namun mereka rival ketika ingin mendapatkan perhatian dari Reina.
kini Bagas melirik sebentar ke samping nya, dimana Deon yang duduk di pangkuan Reina sedang menjulurkan lidah pada nya 😋.
Deon dengan jahil menjulurkan lidah pada om Bagas nya itu, Deon merasa diri nya menang akan mama nya saat ini.
tak lama setelah itu, mereka ber 3 sampai di salah satu supermarket di sana, mereka segera turun dari mobil dan memasuki supermarket tersebut.
mereka ber 3 masuk ke dalam supermarket tersebut, Bagas dengan sigap mengambil troli belanja dan bersiap untuk mendorong nya mengikuti Reina.
namun di cegah oleh Deon, Deon berdiri di samping Bagas dan mengangkat ke 2 tangan nya.
Bagas yang melihat gerak gerik Deon tahu akan maksud dari anak itu, Deon ingin naik ke dalam troli dan duduk di sana.
Bagas pun mengangkat tubuh Deon dan mendudukkan nya di troli belanja tersebut lalu mendorong nya.
Reina berjalan ke arah rak susu, susu Deon seperti nya sudah mau habis dan ia ingin membeli beberapa kotak lagi.
Reina memilih merek susu yang Deon minum dan melihat komposisi nya dan tanggal kadaluarsa, ke 2 itu harus ia perhatikan ketika ingin membeli sesuatu.
saat sudah yakin , Reina memasukkan beberapa kotak susu ke dalam troli belanja dan berjalan kembali ke tempat yang lain.
begitu juga dengan Bagas yang patuh mendorong troli belanja dan mengikuti Reina di samping nya .
_________________________________________
__ADS_1
• Bagas , Deon dan Reina saat akan masuk ke dalam supermarket