
Adel dan Dirga mengobrol dengan mengigat kenang kenangan masa kecil mereka dahulu, mereka tertawa bersama.
saking senang nya mereka mengingat kenangan kenangan masa kecil, jam sudah menunjukkan pukul setengah 6 sore.
Adel yang terkejut melihat angka jarum jam di tangan nya menghentikan secara sepihak cerita nya.
Adel bilang pada Faisal papa nya bahwa ia akan pulang saat sudah jam 5 sore, tetapi saking seru nya bercerita ia lupa akan hal itu.
"eh, udah jam setengah 6 ni, gua pulang dulu ya" pamit Adel segera
"kok cepat nian?" tanya Dirga
"tadi gua bilang nya bakal pulang jam 5, ini udah lewat setengah jam malah, sorry ya gua duluan" jelas Adel
"tunggu" cegah Dirga
Dirga mencegah Adel yang hendak pergi dengan memegang tangan kiri nya.
"gua anter ya, sekalian mau ketemu om Faisal sama Tante Desi" ujar Dirga
dan Adel mengangguk kan kepalanya tanda ia setuju dengan Dirga.
Bagi Dirga waktu kecil, keluarga Abimanyu adalah tempat nya untuk lari dari masalah yang sedang di hadapinya dulu.
Saat Vara ibu tiri Dirga tak merawat nya dan kadang jika Devan pergi untuk perjalanan bisnis, tak ada makanan di rumah nya dan ia juga tak diberi uang saku nya.
Tante Desi lah yang menjadi penyelamat nya dari kelaparan, dulu Tante Desi sering mengajak nya makan dirumah nya.
Karna Desi tahu tentang perangai nya Vara yang tak begitu suka dengan ada nya Dirga, Desi tak tega melihat Dirga sehingga dia merawat nya.
jika Vara pergi bersama teman teman nya sampai larut malam dan pintu rumah terkunci apalagi Devan belum pulang, dirga akan tidur di rumah keluarga Abimanyu.
Dirga juga dekat dengan Bagas, mereka ber2 akan akur saat Bagas tak menjahili Adel.
"ayo" ajak Dirga sambil menggandeng tangan Adel.
berjalan menuju kasir lalu membayar makanan mereka dan pergi keluar dari cafe tersebut.
Adel memasuki mobil Dirga dan duduk di sebelah kursi pengemudi, mobil itu juga yang digunakan untuk mengantar Intan tadi.
Perjalanan mereka ber2 tak memerlukan waktu yang lama, cafe tempat mereka bertemu tadi dekat dengan lokasi rumah keluarga Abimanyu.
Saat mobil Dirga memasuki kawasan rumah, Adel melihat mobil Bagas Abang nya keluar dari perkarangan rumah.
Dirga segera memakirkan mobil nya di halaman rumah keluarga Abimanyu, lalu turun .
Adel membuka pintu rumah terlebih dahulu di susul ole Dirga yang berjalan di belakang nya.
"Adel pulang!!" Ucap Adel
__ADS_1
"Owh jadi pulang to" jawab Faisal ketus
Faisal dan Desi tengah duduk bersama setelah Bagas pergi mengantarkan Deon pulang.
Dapat dilihat raut wajah Faisal yang sedikit kesal, kekesalan nya pada Adel yang pulang telat dan ditambah membawa laki laki pulang bersama nya.
Faisal merasa cemburu Adel membawa lelaki ke rumah, selama ini Adel tak pernah satu pun memperkenalkan laki laki ataupun pacar pada nya.
Semua ayah pasti akan cenderung cemburu saat putri nya memperkenalkan laki laki pada mereka.
"Halo om..tante..." Dirga berjalan mendekati ke2 orang tua Adel dan menyapa terlebih dahulu.
Dirga menyalami tangan Desi dan Faisal .
"Iya?.." jawab Desi dengan sorot mata yang tertuju pada Adel
"Lama gak ketemu Tante makin cantik aja" ujar Dirga.
"Siapa ya??" Tanya Desi
"Saya Dirga Tan, Om" jawab Dirga
"Dirga yang dulu tinggal di sebelah rumah"jelas Dirga
"Owalah Dirga anak nya Devan to" sahut Faisal setelah mengingat nya.
"Iya tan, makasih" jawab Dirga
Faisal dan Desi bertanya bagaimana keadaan Dirga saat ini, apakah ia masih di perlakukan tak adil oleh ibu tiri nya atau gimana.
Faisal juga bertanya tanya kepada Dirga bagaimana kabar tentang keluarga Dirga kini, dan hal hal lainnya.
"Oh iya, bang Bagas kemana om?" Tanya Dirga yang tak melihat batang hidung Bagas.
"Owh Bagas pergi tadi mengantar Deon " jawab Faisal
"Deon siapa? Om Faisal sama Tante Desi penya anak lagi?" Tanya Dirga bingung
"Bukan 😂, kami gak punya anak lagi" Faisal
"Deon itu calon anak nya Bagas" ujar Faisal
Dirga sedikit tak mengerti, kata 'calon anak?' membuat nya semakin bingung.
Namun ia tak bertanya lebih jauh lagi karena itu bukan urusan nya, ia tak berhak untuk ikut campur.
jam menunjukkan pukul 8 malam, dan Dirga pamit untuk pulang dari rumah Adel, ia sudah berencana untuk membeli perlengkapan apartemen yang belum ada.
setelah mengucapkan salam, Dirga pergi meninggalkan kediaman keluarga Abimanyu dan melajukan mobil nya ke mall.
__ADS_1
saat baru setengah perjalanan Dirga baru tersadar bahwa ia tak pandai memilih milih barang.
Dirga menghentikan mobil nya di pinggir jalan dan meraih ponsel nya, membuka kontak dan mencari nama intan.
Dirga menelfon intan untuk membantu nya mencari dan membeli semua barang barang yang ia butuh kan.
terdengar sambungan telepon berbunyi, tak lama intan menjawab telfon dari Dirga.
"ada apa pak?" tanya intan di sebrang sana
"saya mau kamu bantu saya untuk membeli perlengkapan apartemen" perintah Dirga.
"share lock alamat rumah kamu, tunggu saya jemput" pinta Dirga
"baik pak" jawab intan menerima perintah dari atasa nya itu.
setelah intan menerima ajakan nya itu dan memberikan lokasi nya, Dirga melajukan mobil nya menuju rumah intan.
di sisi lain, intan yang baru saja mendapat telfon dari Dirga langsung bersiap siap.
intan membuka lemari pakaian nya, memilih baju apa yang akan ia kenakan lalu memakai riasan pada wajah nya.
intan memilih baju yang agak terbuka dan ketat sehingga dua aset nya tercetak, setelah selesai memakai riasan dan baju intan melihat diri nya di pantulan cermin yang ada di kamar nya.
" cantik..." puji intan sambil tersenyum pada diri nya sendiri.
tin..tin..
terdengar suara klakson mobil, intan melihat dari jendela dan sudah ada mobil Dirga di depan rumah nya.
intan langsung meraih tas nya dan memakai alas kaki nya, keluar dari pintu rumah nya lalu mengunci nya.
setelah selesai mengunci pintu nya intan berjalan menuju mobil Dirga dan masuk ke dalam nya.
"malam pak..." ucap intan dan Dirga hanya mengangguk kan kepala nya.
setelah intan masuk ke dalam mobil nya, Dirga langsung melanjutkan perjalanan nya ke mall yang ada di kota tersebut.
sesampai nya mereka ber2 di mall tersebut, intan langsung mengajak Dirga ke bagian perlengkapan rumah tangga.
walaupun intan terlihat seperti orang yang hanya memperdulikan penampilan nya, namun ia dengan teliti memilih kan peralatan peralatan yang dibutuhkan oleh Dirga .
tugas intan di sana hanya memilih kan peralatan peralatan yang ada dan hanya tinggal membayar.
________________________________________
• gambaran intan dan Dirga
__ADS_1