
Bagas merapikan rambut Reina dengan tangan nya, lalu mengusap wajah Reina yang basah karena air mata nya tadi.
Disaat Bagas mengusap wajah Reina telfon nya berbunyi, rupa nya Bima yang menelfon Bagas.
Bagas berdecak pelan lalu mengangkat telfon dari Bima.
"Apa?" Tanya Bagas langsung.
"Kemana Lo? kok gak balik balik, bentar lagi jam makan siang mau habis ni....Lo kan masi ada sift" jelas Bima dari sana.
Bagas kembali berdecak, kenapa selalu aja ada halangan untuk nya bisa ber 2 bersama Reina.
Reina yang berada di samping Bagas mendengar percakapan Bagas dengan Bima.
"Udah...sana balik" ujar Reina lembut
"Gak ah..aku masi khawatir, nanti malah di lanjut nangis nya" tolak Bagas dengan alasan nya.
"Aku udah gakpapa bagass...udah sana balik lagi" jelas Reina , ia tak ingin Bagas meninggalkan pekerjaan nya hanya karena diri nya yang menangis.
Bagas menghela nafas panjang, mau tak mau ia harus kembali karna sift kerja nya masih ada sehingga ia tak bisa mengabaikan para pasien nya yang telah menunggu.
"aku pergi ni....tapi jangan nangis lagi ya Reina" ujar Bagas
Reina menganggukkan kepala nya, lagian buat diri nya terus menangisi lelaki seperti Dirga.
Bagas mengusap kembali rambut Reina sebentar dengan tangan kanan nya lalu berdiri dari sofa.
Bagas melangkah ke luar dari ruangan Reina, menutup pintu nya kembali lalu berjalan ke arah teman teman nya yang sedang menunggu diri nya.
teman teman Bagas sudah berada di parkiran hendak masuk ke dalam mobil, namun mereka menunggu Bagas datang terlebih dahulu.
akhir nya Bagas sampai di tempat parkiran lalu memasuki mobil di ikuti oleh teman teman nya.
saat di rasa mobil sudah terisi oleh para teman teman nya, Bagas kemudian melajukan mobil tersebut.
saat di perjalanan Riri menanyakan satu pertanyaan ke Bagas
"Reina ada hubungan apa sama orang tadi gas?kok dia nangis gitu? apa mantan pacar nya ya?" tanya Riri yang membuat Bagas sedikit agak kesal di buat nya karna ia terlalu kepo.
"itu urusan Reina, gua gak tau" jawab Bagas ketus kepada Riri.
Riri hanya merutuk di dalam hati nya, kenapa Bagas marah karena diri nya hanya bertanya begitu.
__
__ADS_1
tadi setelah Bagas meminta nya pergi dari sana, Dirga kembali ke meja nya, ada yang bertanya kenapa Dirga lama sekali untuk mengambil dompet nya.
Dan Dirga hanya menjawab bahwa ia ada sedikit urusan tadi, para rekan bisnis nya pun mulai kembali melanjutkan makan dan obrolan nya.
Walaupun banyak suara namun Dirga tak bisa mendengar nya, pikiran nya hanya fokus dengan pertemuan nya dengan Reina tadi.
Reina semakin cantik dengan badan yang ideal membuat nya semakin tertarik untuk mencoba mendekati Reina lagi, pikir Dirga.
Tapi Dirga heran, kenapa Reina menangis saat melihat diri nya tadi? apa karna masa lalu? padahal itu bukan masalah yang besar, ujar Dirga di dalam hati nya.
Beberapa waktu berlalu, satu per satu rekan bisnis yang ikut makan siang bersama mulai pulang.
Dan pikiran Dirga masih terfokus pada Reina, ia ingin menemui nya lagi dan berbicara seperti dulu.
Tinggallah Dirga seorang diri di meja itu, ia masih menunggu Reina keluar dari ruangan yang tadi di kunci nya.
Bagas pun sudah pergi juga bersama teman teman nya tadi, namun ia keluar dari ruangan itu sendiri tanpa Reina.
Dirga berfikir sebentar, mengapa Reina tak keluar keluar?, Apakah segitu tak ingin nya bertemu dengan diri nya?.
Lama menunggu Reina namun tak juga keluar dari ruangan nya, Dirga pun beranjak dari kursi nya lalu keluar dari restoran tersebut.
Dirga tak pulang atau pun kembali ke apartemen nya, ia menunggu Reina di dalam mobil nya yang terparkir.
Dirga berfikir mungkin ia bisa tahu tempat Reina tinggal dan mencoba untuk mengobrol dengan nya lagi.
__
Reina bartanya apakah bapak Habib dan rekan rekan nya sudah pulang atau masih di resto ini.
dan karyawan itu menjawab pak habib dan teman teman nya sudah pergi dari resto dari tadi.
Reina merasa lega, ia tahu ia harus menghadapi Dirga namun dengan kondisi nya saat ini Reina belum siap lagi.
Reina mengucapkan terima kasih kepada karyawan nya itu lalu menyuruh nya kembali bekerja.
Reina masuk ke dalam ruangan nya lalu mengambil tas dan kunci mobil nya dan keluar dari restoran nya.
Reina berjalan ke tempat parkir, memasuki mobil nya yang sedang terparkir, kemudian menjalankan mobil nya menuju ke sekolah Deon.
awal nya Reina merasa biasa saja, namun saat di tengah perjalanan ia baru menyadari bahwa ada sebuah mobil yang sejak dari tadi mengikuti mobil nya.
Reina merasa janggal dengan mobil yang mengikuti nya dari belakang sana, apakah itu Bagas yang mengikuti nya dengan mobil lain karena takut diri nya masih menangis?.
namun Bagas tak seperti itu, lalu siapa yang mengikuti nya itu? sesaat terlintas sebuah nama di kepala nya.
__ADS_1
Dirga , ya mungkin itu mobil Dirga di lihat dari gerak gerik nya saat membututi Reina dari belakang.
Reina kemudian menghentikan mobil nya di pinggir jalan, jika ia di buntuti seperti ini oleh Dirga ia tak mungkin tetap melajukan mobil nya menjemput Deon lalu pulang kerumah nya.
ia tak ingin Dirga melihat Deon, dan tahu bahwa Deon anak nya karena wajah mereka ber 2 yang mirip.
Reina mengeluarkan ponsel nya yang ada di dalam tas nya, Reina menelfon Bagas bermaksud meminta tolong untuk menjemput Deon pulang dari sekolah nya.
tak ada jalan lain selain meminta bantuan dari Bagas, telfon pun berdering menunggu Bagas mengangkat nya.
"halo, Bagas" ujar Reina begitu telfon nya di angkat oleh Bagas.
"iya Rei??" jawab Bagas dari sana
"Bagas aku minta tolong jemput Deon dari sekolah nya ya?.." pinta Reina ke Bagas.
"owh oke..kamu emang kenapa?" tanya Bagas
"tiba tiba aku ada urusan, jadi tolong ya jemput Deon" jelas Reina
"oke.., ni aku mau otw jemput Deon sekarang juga" ujar Bagas.
"makasih ya gas, nanti kamu pulang aja ke rumah aku, ada 1 kunci yang di pegang Deon"jelas Reina
"oke.."Bagas
"tolong temenin Deon Sampai aku pulang ya" Reina
"aku gak bakal lama, satu jam lagi aku bakal pulang" sambung Reina.
"udah dulu ya bye.." Reina
"iya..bye" jawab Bagas
Reina memikirkan sebuah ide yang bagus agar Dirga tak mengikuti diri nya sampai ke rumah nya.
Reina bermaksud untuk memutar mutar kota dengan mobil nya lalu pulang melalui jalan kecil yang tak banyak orang tahu.
_________________________
• Dirga saat membututi Reina
•reina
__ADS_1