
selamat membaca....
****
kini Faris dan Nindy sedang berada di perjalanan pulang dan sedari tadi Nindy merengek untuk pergi bersama teman-teman nya.
"kak boleh yaa, sekali lagi abis itu bener dehh ga main-main lagi" ucap Nindy.
"gak" jawab Faris ketus.
"dasar pelit"
setelah itu mereka berdua diam dengan pikiran masing-masing, dan sesampai nya di rumah Nindy turun dari mobil dan masuk begitu saja tanpa mau menunggui Faris.
"udah pulang Nin" ucap bunda.
"ahh iya bun sudah, kalo begitu Nindy ke kamar dulu ya Bun" ujar Nindy dan langsung melangkahkan kakinya menuju kamar.
"Assalamualaikum" salam Faris.
"waalaikumsalam" jawab bunda yaa memang karena di rumah Faris hanya ada bunda sedangkan Faras sedang main ke rumah temannya.
"Nindy kenapa bang" tanya bunda.
"gapapa Bun, Faris nyusul Nindy dulu ya bund ke kamar" setelah mengucapkan itu Faris langsung menaiki tangga menuju ke kamar.
Clekk
"masih ngambek sama saya" tanya Faris lembut.
"pikir aja sendiri" jawab nya.
"saya tuh ngelarang kamu bukan kerena maksud apa-apa, tapi saya gak mau kamu terlalu sering main sama temen-temen kamu kar-" ujar yang di potong oleh Nindy
"apa alesannya" tanya Nindy.
__ADS_1
"karena saya tau di luar itu bahaya, dan juga kalo kamu main pasti gak tau waktu kaya kemarin" jawab Faris.
"ihhh kan tadi gua udah bilang, gak bakal lama-lama pergi nya juga" ujar Nindy.
"bisa janji sama saya kalo kamu pergi nya gak lama" tanya Faris.
"eng-ga sihh" jawab Nindy.
"udah saya duga jawaban kamu kaya gitu, udah sana mandi terus siap-siap kita jalan-jalan berdua" ujar Faris dan setelah itu ia merebahkan diri nya di kasur.
*****
kini ke dua sedang berada di rumah makan Korea, yaa yang menyarankan makan di situ adalah Nindy, tadi Faris sempat menolak namun Nindy memaksa.
"luh mau pesen apa" tanya Nindy pada Faris.
"seterah kamu, saya gak apa aja makanan Korea" jawab Faris.
"okeyyy, mba saya pesan ini 2, sama minum nya ini 2 juga yaa mba" pesan Nindy.
"Nin, besok kita pindah rumah" ujar Faris tiba-tiba.
"Hahh kok mendadak gini" ujar Nindy kaget.
"sebenarnya sih gak mendadak, saya udah nyiapin ini dari kemaren-kemaren cuma saya baru bilang ini sama aku sekarang" jawab Faris.
"terus nanti Faras gimana, bukannya dia gak ngebolehin Luh buat pindah rumah yaa" tanya Nindy.
"masalah Faras nanti saya yang bujuk, toh dia nanti juga bisa main ke rumah kalo libur sekolah" jawab Faris.
"okeyy, emang dimana lokasi rumah nya" tanya Nindy.
"masih di sekitar rumah bunda sih rumah nya" jawab Faris.
"kalo masih di daerah situ kita ngapain pindah" tanya Nindy polos.
__ADS_1
"saya gak enak sama bunda masa iya udah nikah masih numpang sama orang tua nya" jawab Faris.
"berjarak berapa meter memang dari rumah bunda" tanya Nindy.
"hmmm, jarak nya 10 rumah lah" jawab Faris.
"lumayan jauh dong, kalo jalan kaki" ujar Nindy.
"hmmmm"
*****
sehabis makan mereka sekarang tengah berada di dalam Mobil, dan berdebat untuk menentukan tujuan mereka.
"kita ke mall dulu ajalah kak, kita main time zone" ujar Nindy.
"enggak, ke toko buku dulu" jawab Faris.
"yehhh yang di ajak jalan siapa, yang nentuin tujuan nya siapa" gumam Nindy.
.
.
.
.
.
.
bersambung....
jangan lupa tinggalkan like dan komennya yaaa terimakasih...
__ADS_1