
selamat membaca.....
****
kini keadaan kelas Nindy di pagi hari sedang sangat ribut menyembunyikan barang-barang mereka, karena hari ini akan di adakan razia kelas secara dadakan. dan tentu nya Faris mengikuti razia tersebut.
"selamat pagi semuanya" ujar Faris yang ternyata dia lah yang mengrazia kelas Nindy.
"pagi kak"
"teruh tas kalian di atas meja, dan kalian semua silahkan ke depan" lanjut Faris dengan gaya cool nya.
"baik kak"
murid-murid langsung maju kedepan satu pertsatu dan menatap tas mereka dengan was-was, dan Faris pun memulai mengrazia tas masing-masing siswa/siswi yang di bantu dengan dua anggota nya.
selesai mengrazia dan barang-barang yang menurut nya tidak pantas dia sita.
"jika kalian ingin barang-barang ini di kembalikan, silahkan datang ke ruangan kedisplinan, Paham" ujar Faris yang setelah itu melenggang pergi.
"Nin suami Luh galak bener dah" ujar Bella.
"emang ada nya begitu mau di apain lagi" jawab Nindy dan kembali ke tempat duduk nyaa.
"Luh ga tertekan sama dia Nin, kalo Luh tertekan Luh kabur aja ke rumah guaa" ujar Bella.
"hmmmmm"
"gua takut nya Luh depresot" sambung nya.
"ngadi-ngadi luhh" jawab Nindy.
******
setelah melewatkan hari yang begitu melelah kan kini anak-anak SMA Drama bangsa di pulangkan terlebih dahulu, di karena kan guru mereka akan melakukan rapat.
dan juga nanti minggu depan akan di laksanakan nya ulangan semester 1, yang berarti semua siswa di haruskan belajar lebih giat.
__ADS_1
dan sekarang Nindy sedang berada di parkiran menunggu Faris yang tak kunjung datang, ia beberapa kali sudah menghubungi Faris namun tak kunjung di angkat dan pesan nya pun tak di balas-balas.
"ihhh tuh orang kemana sihh, lama banget gak tau apa di sini panasa bangettt" ujar Nindy yang kesal.
"di telpon gak di angkat, di Chatting ga di bales, mau jadi suami durhaka udah ngetelantarin istrinya sendiri" sambungnya.
Tinggg
kulkas berjalan
^^^'kamu pulang duluan aja, saya masih ada rapat'.^^^
^^^...Nindy cans...^^^
'kenapa ga dari tadi sih ngasih tau nyaa, Luh ga tau apa gua udah se-jam nunggu di sini'.
^^^kulkas berjalan^^^
'iyaiyaa saya minta maaf'.
'bodoamat'
setelah membalas chatt dari Faris Nindy dengan segera meninggalkan parkiran dan menuju halte, namun sudah beberapa menit tak ada satupun angkutan umum yang lewat.
"ini pada kemana sih taxsi kaga ada yang lewat, di aplikasi juga kaga ada yang nerima orderan gua" ujar nya kesal. "kalo kaya gini mending tadi gua nebeng ke Bella sama Zahra aja" sambungnya sembari berjalan dan meninggalkan halte.
tinnnnnn
"ASTAGFIRULLAH, siapa sih luhh ga liat apa orang jalan" ujar Nindy terkejut.
"hehehehehe maaf" ujar orang itu terkekeh melihat ekspresi wajah Nindy.
"siapa sih luhh, mau gua selepet hah" ujar Nindy yang naik pitam.
"santai dong mbak nya jangan ngomel-ngomel terusss, iyaa nihh gua buka helem tapi jangan kaget ya" jawab orang itu dan mulai melepaskan helem nya.
"Da-vid" gumam Nindy Namum masih terdengar oleh David yang notabenenya adalah mantan nya
__ADS_1
"iya ini gua, kaget yaa Luh" jawab David.
"sejak kapan luh di Indonesia" tanya Nindy.
"sejak gua tau kalo Luh di jodohin" jawab nya.
"ouhh"
"Luh mau gua anterin pulang" tawar David.
"emmm gak usah, gua bisa ko pulang sendiri" tolak Nindy.
"udah gapapa, dari pada Luh pulang sendiri ntar di culik om-om lohh" ujar David yang sengaja menakut-nakuti.
"mana ada, yang ada tuh om-om gua jadiin bubur" jawab nindy sok berani.
"sok luhh, udah ayoo buru gua anterin" ujar David yang langsung menarik paksa tangan Nindy.
"ihhh gamau, lepas gak luhh"
"udahh diemm" ujar David yang langsung menatap Nindy tajam.
.
.
.
.
.
.
bersambung......
jangan lupa tinggalkan like dan komennya ya, terimakasih......
__ADS_1