Dijodohkan Dengan Senior.

Dijodohkan Dengan Senior.
bab 37


__ADS_3

selamat membaca....


****


sesampainya di rumah Faris langsung membawa Nindy ke dalam kamar nya dan mengunci pintu nya


"Luh mau ngapain, make ngunci pintu segala" ujar Nindy yang sejujur nya Rada takut


"kalo gua minta hak gua sekarang boleh" tanya Faris. "ck segala minta hak, benerin dulu tuh perilaku Luh, udah bener belom jadi suami" jawab Nindy.


"Gua bakal perbaiki perilaku gu-" balas nya yang langsung di potong oleh Nindy


"Bulshit, dari kemaren Luh bilang mau memperbaiki-memperbaiki, eh tau nya kejadian itu ke ulang lagi" ujar Nindy.


"Tapi gua seriuss mau memperbaiki semua nya Nin, tolong kasih gua kesempatan kedua" ujar Faris.


"apa omongan Luh bisa gua pegang" tanya Nindy. "Bisaa, gua janji mulai sekarang gua ga akan deket-deket sama wanita mana pun" ujar Faris sungguh-sungguh.


"gua kasih Luh satu kali kesempatan sekali lagi, kalo Sampai Luh bohong, kita pisah" ujar Nindy


"Gua janji mulai detik ini gua ga bakal macem-macem lagi dan Luh kalo ada apa-apa terbuka okeyy sama gua" jawab Faris.


"Hmmmmm"


"sini peyukkkkk" ujar Faris manja. "ck apaan sih peluk-peluk, pelukan sama tembok aja Sono" balas Nindy.


"Ris ini buka dong pintu nya gua mau keluar nih" ujar Nindy.


"mau kemana sih Luh, udah disini aja sama gua kita bobo siang" jawab Faris dan langsung menggendong Nindy.


"ck turunin gua, gua mau makan laper tau" ujar Nindy yang berontak dalam gendongan Faris.


"diam Nin, nanti Luh jatuh kalo Terus-terusan gerak" tegur Faris. "belom gua aja mulai bikin Faris junior nya Luh udah laper aja" sambungnya.


"Ihhhh ngadi-ngadi siapa juga yang mau bikin Faris junior" bantah Nindy


"Ya kita Berdua lah sayang" jawab Faris


****


pada sore harinya mereka berdua kedatangan tamu yang tak di undang, ya siapa lagi ko bukan Angga,Kevin,Bella,Zahra.


dan itu yang membuat Faris terus saja berdecak kesal, lantaran ia ingin bermanja-manja bersama istrinya namun kedatangan tamu yang tak di inginkan.


"ck, kalian ngapain sih ke rumah gua, gua tuh mau mesra-mesraan sama istri gua" ujar Faris yang sedari tadi menahan rasa kesal nya


"emang ngapa sih Ris, Luh jadi orang pelit amat dah gilirin lagi berantem aja nangis-nangis Luh minta saran ke gua sama Kevin" saut Angga yang sedari tadi makan kuaci bersama Bella


"Ka Faris nangis" beo Nindy

__ADS_1


"ia Nin, asal Luh tau ya si Faris tuh nangis-nangis gara-gara Luh pergi dari rumah terus juga di kalo tidur selalu Meluk foto Luh berdua, trus juga pernah tuh pas itu dia ada niatan ngajak kita ke b-" jawab Angga yang langsung di potong oleh Faris


"Ngga kalo Luh ga bisa diem, mending pulang aja Sono" potong Faris


"ck iyaiyaa, gua diem nihh" jawab Angga.


"ihhh apaan sih ka Faris ngusir-ngusir tamu ga baik tau" saut Nindy. "jadi kamu belain dia dari pada aku" jawab Faris manja.


"najisss manja bangett" sindir Kevin. "ngapa emang? jomblo iri" ujar Faris.


"siapa bilang gua jomblo" bantah kevin. "Hah maksud Luh" ujar Faris yang tak mengerti


"gua sama zahra udah pacaran" ujar kevin jujur. "HAHH SERIUSAN" ujar Nindy dan Bella histeris


"ck gausah teriak-teriak juga kali kabel" Tegur Angga pada Bella dan langsung mendapat kan jitakan dari Bella.


"kabel-kabel, nama gua BELLA BUKAN KABEL NGERTI LUH" ujar Bella tepat berada pada telinga Angga.


"astaga kabell, kuping gua Pengang nihh woyyy" ujar Angga yang langsung menggosok-gosok telinganya.


"Apakah saya peduli? ohh tentu tidak" jawab Bella.


"Zah bener apa kata Kevin" tanya Nindy. "hmmm iya, maaf ya gua ga ngasih tau kalian Berdua" jawab Zahra.


"parah Luh mah zah, ga ngasih tau gua padahal kalo Luh ngasih tau,gua mau minta pj nya tadi di kantin" ujar Bella.


"bell" panggil Angga. "hmmmm" jawab Bella.


"Luh mau jadi pacar gua" tanya Angga mendadak.


"HAHHHHHH"


****


setelah kepulangan para teman nya, kini Faris dan Nindy sedang beberes rumah, karena di rumah mereka tidak ada ART nya.


"by, besok kita panggil ART bunda aja ya buat bersihin rumah" ujar Faris yang kini sedang menyapu


"gausah, lagian juga gua bisa ngerjain ini semua sendiri" jawab Nindy. "Aku-kamu by bukan gua-eluh" tegur Faris.


"jijik gua kak" jawab Nindy. "tuh kan ka lagi ka lagi, mas Nin mass" ujar Faris yang menekan kata Mas.


"hmmm iya mas iya" jawab Nindy.


setelah mereka selesai membersihkan rumah kini mereka sedang rehat di dalam kamar nya, karena memang hari ini cukup melelahkan


"hari Minggu ke rumah bunda yu mas" ajak Nindy. "ngapain" tanya Faris yang mengerut kan dahinya


"ya nengok bunda lah, udah lama kita ga ke sana" jawab Nindy. "kapan-kapan ajalah by, hari Minggu nanti aku mau habisin waktu bareng kamu" jawab Faris.

__ADS_1


"ayolah mass, aku kangen sama Faras" bujuk Nindy. "emmmmmm gimana yaa" ujar Faris yang sok mikir


"Yaudah deh, tapi sini peyukkk dulu" ujar nya yang manja.


"uhhhh manja banget nihh, bayi gedenya gua" ujar nindy.


"Astaga, aku-kamu awas aja kalo kamu manggil nya masih gua-eluh, mas bakal hukum kamu" acam Faris.


"iyaaiyaaa, maaf" ujar Nindy. "Yaudah sini peluk" ujar Faris.


"hmmmmm, peluk aja tangan nya jangan kemana-mana" ujar Nindy mamperingati.


*****


pagi ini mereka sudah siap dengan seragam sekolah nyaa, dan Nindy kini tengah membuat sarapan di dapur namun Faris tak henti-hentinya menggoda Nindy


"by, kamu kalo lagi masak kelihatan lebih seksi" ujar Faris kesekian kali nya dan hanya di tanggapi deheman oleh Nindy.


"hmmm by, kapan-kapan kita bulan madu yu" ajak Faris


"bulan madu" beo Nindy. "iyaa kita bulan madu" ujar Faris mengulangi perkataan nya.


"kemana?" tanya Nindy. "kamu mau nya kemana" tanya Faris balik.


"ke Korea yuu, siapa tau aku nanti ketemu bias aku" ujar Nindy. "bias kamu cewe atau cowo" tanya Faris.


"ya cowo lahh, dia tuh ganteng banget, trus katanya juga kalo di liat secara langsung ganteng nya nambah" jawab Nindy sambil berkhayal jika dirinya bertemu dengan sang bias.


"byy kamu mahh ihh, malah ngekhayalin cowo lain, emang suami mu ini kurang tampan hmm" ujar Faris.


"emmm, kalo kamu tampan sih tampan tapi masih tampanan bias aku" jawab Nindy.


"tau ah kamu mah" ujar nya ngambek.


"busett dah sejak kapan laki gua jadi kek bayi gini" ujar Nindy dalam hati.


.


.


.


.


.


bersambung......


jangan lupa tinggalkan like dan komennya yaaa terimakasih

__ADS_1


__ADS_2