
selamat membaca.....
****
pagi hari gadis dengan Rambut sepunggung itu tengah berjalan di koridor dan hendak menuju perpustakaan.
soal permasalahan nya dengan Faris dia sudah tidak memikirkan itu lagi namun ia enggan bertemu dengan Faris.
"Bu saya pinjem buku ini yaa" ujar Nindy pada penjaga perpustakaan dan setelah itu dia berjalan lagi menuju kelasnya.
namun saat ia belum sampai kelas Nyaa, tangan Nindy di cekal oleh seseorang laki-laki dan yaa laki-laki itu adalah Faris, karena memang perpustakaan dan ruangan Faris jarak nya Dekat bahkan jika dirinya ingin balik ke kelas maka ia harus melewati ruangan tersebut.
"ishhh lepas" ujar Nindy dan langsung menyentak tangan Faris.
"Ninn Luh pulang yuu ke rumah, gua kangen sama luhh" ujar Faris yang langsung memeluk tubuh istrinyaa.
"hmmm ntar sore gua pulang" jawab Nindy "really" tanya Faris memastikan.
"Hmmm, udah ahh awas minggir gua mau ke kelas" Ujar Nindy.
"ntar pulang sekolah bareng guaa yaa" pinta Faris, "tapi sayangnya gua mau pulang bareng David" jawab Nindy acuh dan langsung meninggalkan Faris yang masih berdiam diri.
*****
kini keadaan kelas Nindy sedang ricuh lantaran ke datangan murid baru yang sangat tampan.
"Haii semua kenalin nama gua David Pradana salam kenal samoga kita bisa berteman baik" ujar David memperkenalkan dirinya dengan ramah.
"baik David kamu bisa duduk di kursi paling belakang" ujar guru yang sedang mengajar.
"Baik pak terimakasih" jawab David.
sekarang adalah jam istirahat Nindy dan kedua sohibnya sekarang lagi berada di kantin untuk mengisi perut nya yang lapar sedari tadi pagi, dan kini yang bertugas untuk memesan makanan adalah Zahra.
"Nin hubungan Luh sama dia sekarang gimana" tanya Bella.
"ya ga gimana-gimana, oh iya ntar sore gua pulang makasih yaa udah ngasih tumpangan buat gua" jawab Nindy.
"seriuss Luh mau pulang" tanya Bella memastikan. "iyaa" jawab Nindy santai.
__ADS_1
"nanti kalo dia nyakitin Luh lagi rumah gua siap kok jadi tepat untuk Luh singgah" ujar Bella tulus
"siap, nanti kalo dia selingkuh lagi gua bisa bales dengan cara gua selingkuh sama David" ujar Nindy.
"Nin Luh kalo ngomong" saut Zahra yang sudah membawa pesanan mereka berdua.
"hehehehee canda doang zah" jawab Nindy yang cengengesan.
"Hello epribadih babang angga yang tampan ini datang" ujar Angga yang baru saja datang dengan Kevin dan Faris.
"apakah Babang angga yang tampan dan baik hati ini boleh duduk bersama Adek-adek gemoy ini" lanjut Nyaa.
"iyaa duduk aja" jawab Bella yang lumayan jengah dengan Tinggkah Angga.
"makasihhh" jawab Angga yang setelah itu langsung mendudukan dirinya dan di ikuti oleh kedua temannya.
"Nin, gua boleh duduk di samping Luh" tanya David yang tiba-tiba sudah berdiri di samping Nindy.
"yaa duduk aja gapapa, lagian juga kosong kan" jawab Nindy santai tanpa melihat bagaimana eskpresi suami nya saat ini.
"makasihhh" ujar David. "eh iya vid ntar pulang sekolah Luh mau ga temenin gua beli buku trus abis itu Anterin gua balik" ujar Nindy.
"aaaaa so sweet" ujar Zahra yang memang anak nya gampang baper.
"Hmmm ada yang kepanasan nihh" ujar Angga yang memang sedari tadi dia memperhatikan wajah Faris.
"ikut gua" ujar Faris yang langsung menarik tangan Nindy tanpa persetujuan yang punya tangan.
"awww sakit, lepas ihh kasar banget Luh jadi cowo" ujar Nindy yang menahan ke sakitan pada pergelangan tangan nya.
"diemm, sana masuk" ujar Faris yang menyuruh Nindy untuk masuk ke dalam mobil Nyaa.
"Luh mau bawa gua kemana, ini masih jam sekolah Luh kita gua mau bolos gitu" bantah Nindy.
"gua bilang masuk ya masuk" ujar Faris yang agak sedikit membentak.
"iyaiya nih gua masuk" jawab Nindy yang langsung masuk ke dalam mobil Faris.
******
__ADS_1
sesampainya di rumah Faris langsung membawa Nindy menunju kamar mereka berdua, entah apa yang akan Faris lakuka kepada Nindy yang jelas saat ini amarah nya sedang tidak stabil.
"Luhhhh mau ngapain hah, sampe tuh pintu di kunci segala" ujara Nindy yang sebenarnya dia lumayan takut.
"kamu tadi katanya mau jalan sama mantan yaa, kenapa ga ijin sama saya hmm padahal saya ada di depan kamu loh" ujar Faris dengan nada yang lembut namun terkesan mengerikan.
"Luh udah tau kan kalo gua mau jalan sama David, jadi plisss Luh minggir dari hadapan gua" ujar Nindy.
"apakah sopan seorang istri jalan bersama mantan nya" tanya Faris.
"dan apakah sopan bila seorang suami bermesraan bersama mantan nya di luar sana" jawab Nindy yang mampu membuat Faris diam.
"ck ga bisa jawab kan luhh, lain kali kalo mau di hargain jadi suami tolong hargai juga perasaan istri" sambung Nindy dan setelah itu pergi menuju balkon yang berada di kamar mereka.
"gua minta maaf soal ke jadian tempo lalu" ujar Faris.
"gua udah maafin Luh" jawab Nindy. "tolong percaya yaa sama gua kalo gua sayang dan cinta sama Luh" ujar Faris.
"kalo Luh ga ngelakuin kejadian waktu itu mungkin gua percaya, namun sayangnya rasa percaya gua sama Luh udah ilang" jawab Nindy.
"ijinin gua buat memperbaiki semua nyaa" ujar Faris.
"hmmm silahkan tapi kalo Luh ga bisa memperbaiki itu atau mungkin Luh ngelakuin hal yang lebih parah, gua mohon tolong kembaliin gua kepada orang tua gua" ujar Nindy.
"dan gua yakin itu tidak akan pernah terjadi" jawab Faris.
.
.
.
.
.
.
bersambung.....
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan like dan komennya ya terimakasih...