Dijodohkan Dengan Senior.

Dijodohkan Dengan Senior.
bab 34


__ADS_3

selamat membaca....


****


Nindy masih tidak percaya dengan yang dia liat tadi, bagaimana bisa dia sudah mulai membangun kepercayaan pada sang suami namun dengan gampang nya Di hancur kan begitu saja


Yaa tadi siang saat berada di restoran, itu benar-benar Faris dengan gadis yang sama waktu itu lagi dan lagi suami nya itu berbohong bagaimana bisa dia akan percaya pada sang suami di saat suami nya terus saja berbohong


setelah kejadian tadi siang itu, Nindy kini langsung balik ke rumah tidak jadi bersenang-senang di pantai, bagaiman bisa dia bersenang-senang di saat dirinya melihat sang suami bersama wanita lain di tempat yang sama


kini jam sudah menunjukan pukul 09:45 namun Faris belum pulang sedari tadi pagi, entah Nindy sudah tak memikirkan nya lagi, dia ingin sekali pergi dari rumah ini namun niat nya ia urungkan karena Nindy takut dosa.


"Assalamualaikum" salam Faris yang baru saja pulang. "waalaikumsalam" jawab Nindy tanpa ekspresi.


"tumben belum tidur, nungguin gua Luh ya" tanya Faris seolah-olah tidak memiliki salah. tadi memang Nindy langsung pulang begitu saja tanpa nyamperin Faris tapi dia tau kalo itu suaminya.


"Ga jelas" jawab Nindy yang setelah itu langsung pergi menuju kamar nya.


"Nin tunggu gua dong" ujar Faris yang langsung berlari menyusul Nindy ke kamar.


setelah mandi dan bersih-bersih Faris langsung merebahkan diri nya di atas kasur bersama Nindy, yaa Nindy belum memutuskan untuk pindah kamar, mungkin ia akan pindah besok.


"Nin, pijettin kepala gua dong, pusing banget nihh" pinta Faris yang ingin merebahkan kepala nya pada paha Nindy namun dengan cepat Nindy menghindar.


"gua ngatuk, Luh pijet aja sendiri" jawab Nindy singkat dan langsung tidur membelakangi Faris.


"plisss lah Nin, kepala gua sakit banget" rengek Faris.


"sakitan hati gua Ris yang ngeliat Luh berdua sama orang lain" ujar Nindy dalam hati.


****

__ADS_1


pagi ini Nindy tak berangkat bersama Faris karena pagi-pagi sekali dia sudah siap dengan seragam nya dan akan bergegas untuk sekolah.


"Sendirian aja neng" goda David yang tak sengaja lewat.


"iya nih, soalnya mas ojol nya ga ada yang ambil orderan" jawab Nindy yang menanggapi David.


"kalo sama mas ojol yang ini mau ikut? gratis kok buat neng cantik mah" ujar David.


"udah ihh vid apaan sih" balas Nindy sembari terkekeh.


"hehehehehe, mau bareng ga ke sekolah mumpung sekolah kita bareng" tawar David.


"bukan bareng tapi Luh yang ngikutin gua buat sekolah di situ" jawab Nindy yang langsung menaiki motor David.


"berangkat" ujar David.


Sedangkan di rumah


"hoammmmm, lah kok kosong" ujar nya sembari meraba-raba samping nya itu.


"Nindy, Nindy" panggil nya yang langsung turun ke bawah untuk mencari Nindy


"lah kok ga ada" ujar nya yang membuat jantung nya berdebar-debar.


"NIN, NINDY LUH DIMANA NINDY" ujar Faris berteriak dan mencari-cari ke seluruh penjuru rumah nya namun hasil nya nihil.


"gua coba telpon temen nya" ujar nya.


tutttttttt


"Hallo bell Nindy lagi sama Luh ga" tanya Faris

__ADS_1


"........"


"ouh engga yaa, yaudah makasih yaa"


"......."


"di bella ga ada Nindy, gua coba telpon Zahra aja kali yaa"


tutttttttt


"hallo zah, Nindy ada sama Luh ga" tanya Faris.


"........"


"ouh oke makasih ya"


setelah menelpon kedua teman Nindy Faris segera bergegas untuk mandi karena setelah itu ia akan sekolah.


.


.


.


.


.


bersambung.....


jangan lupa tinggalkan like dan komennya ya terimakasih..

__ADS_1


mohon maaf yaa kalo bab gaje..


__ADS_2