Dijodohkan Dengan Senior.

Dijodohkan Dengan Senior.
bab 38


__ADS_3

selamat membaca....


***


hari ini keadaan kelas Nindy sangat ribut, di karenakan kelas mereka tidak ada guru yang mengajar, Nindy beserta kedua sohib nya lebih memilih bermain Ludo di tempat duduk nya.


dan beberapa saat kemudian kelas nya tiba-tiba berubah menjadi hening, namun mereka bertiga masih belum sadar.


"itu yang di belakang sedang apa" ujar Bu Ani yang termasuk juga gua killer


"itu bukannya Suaranya bu Ani yaa" ujar Zahra.


"iya deh kayanya" jawab Bella. "Mampus kita bell" ujar Nindy yang mengetahui bahwa Bu Ani sudah berada di depan meja mereka.


"ohhh bagusss yaa, jam pelajaran malah mainan Ludo" ujar Bu Ani.


"hehehehe Bu maaf, tadi kan-" ujar Bella namun di potong ucapan nya


"tadi-tadi, saya ga terima alesan pokonya kalian bertiga sekarang lari 3 putaran di lapangan" ujar Bu Ani.


"iya Bu" ujar ketiganya dan setelah itu mereka langsung menuju lapangan.


"ck, mana panas banget lagi, udah gitu di suruh lari, sayang banget nih gua pake skincare" gerutu Bella


"udah sih bell, jalanin aja hukuman nya jangan ngegerutu Mulu" Tegur zahra


sedangkan dari atas sana ada tiga cowo yang memperhatikan mereka bertiga, ya mereka adalah Faris, Angga, dan juga, Kevin.


"kasian bini Luh ris, panas-panasan" ujar Angga.


"mereka kenapa ya bisa di hukum begitu, ga biasanya mereka begitu" ujar Kevin.


"mungkin mereka ketauan pacaran di kelas kali" ujar Angga asal dan langsung mendapat kan tatapan tajam dari ke dua lelaki di samping nya.


"gausah ngadi-ngadi deh Luh" balas Faris, cowo itu yang sedari tadi diam.


"udah parah tuh boss, si Angga udah nuduh bini Luh yang engga-engga, saran gua sih lebih baik keluarin dia aja dari sekolah ini" kompor Kevin


"wahhhh Vin sejak kapan Luh jadi tukang kompor" ujar angga.


"sejak gua berteman dengan Luh ngga" jawab Kevin.


"ck, kalian berdua ini berisik" ujar Faris yang setelah itu melangkah pergi.


"mau kemana Luh boss" ujar Angga.


"Kantin" jawab nya. "lah kok ke kantin" ujar Angga bingung.

__ADS_1


"ini udah istirahat ege" jawab Kevin dan setelah itu menyusul Faris.


"lah iya iyaa, ngapa gua jadi lemot gini" ujar Angga.


****


suasana kantin hari ini cukup Ramai, dan mereka yang ingin memesan makanan harus antri terlebih dahulu, namun berbeda dengan ke tiga cowo yang memiliki paras tampan tersebut.


"misi woyyy, gua bawa air panas ini" ujar Angga yang langsung menyerobot antrian.


"wahhhh anjirr Luh ngga, Maen nyerobot-nyerobot aja" ujar Mila yang merupakan salah satu siswi di sekolah itu.


"orang ganteng mah bebas mil" jawab Angga. "ck ganteng dari mana, dari ujung sedotan kali liat nya" jawab mila.


"gini-gini juga banyak yang ngejar-ngejar gua mil" ujar Angga yang tak terima jika dirinya tampan hanya di lihat dari ujung sedotan saja.


"gini-gini jigi binyik Ying ngijir-ngijir gii mil" ujar Mila yang selepas itu pergi membawa pesanan nya.


"Ckckckck, bell luh di sini jadi nyamuk, yuu Meding ikut gua nyari meja lagi" ajak Angga yang kini telah berada di depan meja Faris dkk, dan Nindy dkk


"mbung, mending jadi nyamuk dari pada makan berduaan dua sama Luh" tolak Bella


"iya udah sih ngga di sini aja, lagian juga kita mau makan bukan mau pacaran" saut Kevin


"alah Bohong, palingan juga nanti Luh makan suap-suapan sama Zahra" jawab Angga sembari mendudukan diri nya


"heheheheheee, engga deh engga juga malu kali suap-suapan di depan umum gua serasa kaya bocah" ujar Kevin dan hanya di tanggapi deheman oleh Angga.


"ehhh bocah minggir Luh" ujar Kania dengan tampang judes nya itu, namun Nindy tidak bergeming malah ia melanjutkan makannya


"HEHH udah mulai berani ya Luh Ama gua" ujar nya kembali namun kini nada nya sedikit membentak.


"Hehh Luh siapa bentak-bentak istri gua" sentak Faris


"ihhh yang kok kamu malah bentak aku sih, kan aku niat nya cuma mau ngusir dia biar aku bisa duduk di samping kamu" ujar Kania


"ya emang kanapa kalo dia duduk di samping Faris, toh Nindy juga istri nya" saut Kevin.


"udah deh mending Luh ulet keket, pergi dari nih kantin atau ga cari meja lain" ujar Angga


"engga gua ga mau, gua mau nya cuma sama Faris doang" ujar Kania sembari memeluk lengan Faris dan itu berhasil membuat Nindy kesal


"UDAH BERAPA KALI GUA BILANG, KALO DIA TUH PUNYA GUA, DAN SELAMA NYA AKAN JADI MILIK GUA" sentak Nindy.


"tapi dia cinta nya sama gua" ujar Kania percaya diri


"keep dreaming" ujar Faris dan setelah itu langsung membawa Nindy keluar dari kantin.

__ADS_1


"dasar *****" ujar Bella dan meninggalkan kantin.


dan semua yang berada di meja itu ikut pergi dari kantin dan itu membuat Kania kesal.


"Awass aja Luh Nindy, gua bakal habisin Luh" ujar nya penuh amarah.


****


kini pasangan suami istri itu tengah duduk di bawah pohon yang letak nya berada di belakang sekolah, tak ada henti-hentinya Faris mengecupi tangan Nindy


"ck mas udah lah jangan di ciumin terus tangan aku nya, basah kan jadi nya" ujar Nindy yang langsung menarik tangan nya dari genggaman Faris dan langsung mengelap


"hehehehe maaf, abis nya tangan kami wangi sih" jawab Faris.


"hmmm ya seterah lah" ujar Nindy jengah. "oh iya, ntar pulang sekolah jalan yuu" ajak Faris.


"jalan? jalan kemana" tanya Nindy. "ya kemana aja, kita nonton bioskop atau ga makan gitu" jawab Faris.


"emmm gimana yaa, aku udah ada janji sama David buat nonton konser" ujar Nindy berbohong.


"Sama siapa tadi? David? kamu masih berhubungan sama mantan kamu itu" tanya Faris penuh selidik


"iya emang kenapa" pancing Nindy. "tuh kamu mah gitu, udah punya suami juga masih aja berhubungan sama cowo lain" ujar Faris.


"yaaa emang kenapa ga boleh? kalo suatu saat nanti aku bosen sama kamu, kan aku bisa sama dia" ujar Nindy


"kamu mau jadi istri durhaka hmmm, liat aja nanti pas pulang sekolah aku bikin kamu ga bisa jalan" ujar Faris


"jangan dong mas, aku cuma bercanda doang seriusss" sanggah Nindy. "kan aku cinta nya cuma sama kamu" gumam Nindy sangat pelan


"apa kamu ngomong apa? coba ulangi sekali lagi" ujar Faris


"Aku kan cinta nya cuma sama kamu, love you" ujar Nindy mengulangi kata-kata nya.


"love you too my wife" balas Faris sembari mencium pipi Nindy.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


bersambung....


jangan lupa tinggalkan like dan komennya ya terimakasih....


__ADS_2