Dijodohkan Dengan Senior.

Dijodohkan Dengan Senior.
bab 44


__ADS_3

selamat membaca......


kini Faris dan Nindy sedang berada di rumah, selepas pulang sekolah tadi kedua nya bersantai ria di ruang tv dengan memakan cemilan yang beberapa hari lalu di antar oleh faras


tokkktokkktokk....


"mas bukain gihh, aku males hehehe" ujar Nindy. "Okey" faris pun berjalan ke arah pintu dan membukakan pintu tersebut.


"assalamualaikum" ujar faras yang kini datang bersama dengan bang Dimas. "waalaikumussalam, loh kalian ngapain ke sini?" ujar Faris


"minta makan, ada makanan kaga di kulkas Luh" ujar bang Dimas sembari nyelonong saja ke dalam rumah Faris. "ehhh ga sopan banget dah punya Kakak ipar" gerutu Faris


"halo bang Faris yang tampan, Ade mu ini kembali lagi hahahahah" ujar faras yang kini masih ada di hadapan Faris. "kamu ngapain sih de ke rumah Abang, udah gitu ngajak bang Dimas lagi, kan kakak jadi batal deh manja-manjaan sama istri abang" keluh Faris


"heheheh faras kangen sama kak Nindy, awas ahhh minggir faras kan ke sini mau ketemu nya sama kak Nindy bukan sama kakak" ujar faras yang langsung masuk begitu saja


sedangkan di dalam Nindy sedang memarahi sang kakak, lantaran sosis ke sukaan nya yang hanya tersisa 2 di makan habis oleh nya

__ADS_1


"ihhh bang, kok sosis nya Luh makan sih itu cuma nyisa dua doang lho, manaan mahal lagi" ujar Nindy. "yaelah de tinggal beli lagi, emang berapa sih harga nya se kotak ini?" tanya bang Dimas


"108.000 ribu rupiah" jawab Nindy. "gantiin pokoknya" sambung nindy. "mahal benerr, gua biasanya aja beli sosis yang isi 24 timbang 20 ribu rupiah" ujar Dimas protes. "itu beda merek Abang ku sayang, dan juga ini ukuran nya lebih besar" jelas Nindy yang geram sendiri terhadap Abang nya itu


"yaudah ntar gua gantiin dah, dua box" ujar bang Dimas yang memilih untuk mengalah saja


"nah gitu dong, makin sayang deh sama bang Dimas" ujar Nindy yang hendak memeluk Abang nya namun ia urungkan kala mendengar suara Faras


"kak Nindy" panggil faras yang sudah berlari ke arah Nindy sembari merentangkan tangan nya . "duhhhh faras udah nambah gede ya sekarang" ujar Nindy sembari memeluk faras


"Faras kangen sama kak Nindy" ujar faras yang terus-menerus mendusel-dusel di leher Nindy dan mengeratkan pelukannya


"ehhh ngapa tuh bibir di manyun-manyunin, udah kaya bebek aja" ujar Faris. "ishhhh Abang mah" jawab Faras


"bang Dimas ayo ah kita pulang aja, aku udah ga mood gara-gara bang Faris" ajak Faras. "yaudah Sono pulang, hushhhh" jawab Faris seperti sedang menggusah kucing. "emang aku kucing apa segala di hushhhh" sentak faras yang tak terima


"udah ah mas stop gangguin Ade kamu" ujar Nindy. "faras sini sayang, itu tadi Abang kamu cuma bercanda doang kok, iya kan mas" ujar Nindy yang menekan kata-katanya

__ADS_1


"sayangg" bantah Faris dan langsung dapat plototan dari Nindy


"iyaiyaaa tadi Abang cuma bercanda kok" ujar Faris. "jadi kedatangan kalian berdua mau apa?" tanya faris


"mau ajak kalian buat jalan-jalan" jawab Dimas. "jalan-jalan?" beo Nindy. "ho'oh, gua bosen di rumah Mulu terus juga masa iya gua jalan-jalan cuma ngajak faras aja" jawab Dimas


"makannya cari pacar bang, biar kalo gabut ngajak jalan nya pacar bukan kita" ujar Faris. "kalo Ade Luh gua jadiin pacar boleh ga" ujar Dimas yang setelah itu tertawa.


.


.


.


.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa untuk tinggalkan like dan komennya ya terimakasih...


papayyyy🦋🦋


__ADS_2