
selamat membaca....
kini mereka berempat tengah berada di taman bermain, yang banyak sekali wahana-wahana menguji adrenalin, seperti kora-kora, roller coaster, Niagara gara, kincir-kincir dan masih banyak lagi
setelah mereka berunding akan naik yang mana terlebih dahulu, mereka akan naik wahana Niagara gara, Namun Faris tetap kekeh tidak mau ikut
"ayolah mas, kita naik itu bareng-bareng pasti seru" ujar Nindy membujuk Faris. "ga ah, mas males kalian bertiga aja sana" jawab Faris
"males atau takut" ledek Dimas dengan muka konyol nya itu. "rese loh bang, mas beneran males sayang" ujar Faris
"kalo mas ga mau ikut, aku ngambek nih" ancam Nindy dan mau tak mau Faris menurutu kemauan sang pujaan hati nya itu
mereka semua telah naik dan wahana sebentar lagi akan berjalan, namun sudah terlihat jika wajah Faris memucat dan tangan nya pun keluar keringat
"mas Takut?" tanya Nindy menaikan satu alis nya. "ga, kata siapa mas takut" jawab Faris. "kalo ga takut kenapa muka nya pucat gitu" ujar Nindy lagi. "laper belom makan, udah ah jangan nanya terus tuh udah mau jalan" jawab Faris
Wahana permainan di mulai dan tampa sadar Faris menjerit yang membuat Dimas sang kakak ipar yang amat rese itu berkali-kali meledek nya. Nindy yang berada di sebelah faris khawatir karena takut suami nya pingsan
__ADS_1
permainan sudah berhenti dan orang-orang yang menaiki permainan tersebut turun dengan muka yang bermacam-macam ekspresi
"mas minum dulu, muka kamu pucat banget ih" ucap Nindy sembari memberikan air mineral pada Faris. "mas gapapa sayang"
"seharusnya kalo emang mas takut ngomong dari awal, biar ga kaya gini jadinya" cercah Nindy dan Faris hanya mengangguk
selesai dengan semua permainan yang mereka naikki mines Faris karena Nindy melarang Faris untuk naik wahana kembali
kini mereka berempat akan pulang, namun di perjalanan pulang Dimas mengajak untuk mampir makan terlebih dahulu
"hah? siapa? bawa ke rumah lah kenalin ke gua juga" jawab Nindy menatap sang Abang penuh dengan intimidasi. "pokonya ada" balas Dimas
selesai makan kini faris dan Nindy pulang ke rumah begitu juga dengan Dimas dan faras, tadi Dimas ingin singgah sebentar namun di usir oleh Faris dengan alasan ingin beberes rumah
"mas mandi sana, kamu bau ih" ucap Nindy lalu melemparkan handuk kepada suaminya. "iya sebentar sayang, mas cape banget pengen Bobo" jawab Faris yang semakin menenggelamkan dirinya di bawah selimut
"mas ishhh mandi sana, udah sore ini" ucap Nindy lalu menarik selimut yang berada di atas Faris. "mandiin" ucap Faris manja dan langsung mendapat kan cubitan ringan dari sang istri
__ADS_1
sembari menunggu Faris yang sedang mandi kini Nindy di sibukkan dengan membuat makan malam, ia hanya membuat menu sederhana yaitu telor ceplok di kecapi, tumis jamur, kentang balado serta di tambah dengan kerupuk dan sambal sebagai pelengkap
"wihhh wangi banget nih, lagi masak apa" ucap Faris yang sudah mandi dan nampak sangat tampan sekarang. "masak ini, tada"
"ayo mas makan" ajak Nindy lalu mengambilkan piring serta nasi Untuk suaminya
makan malam mereka di iringi oleh candaan ringan serta mengobrol-ngobrol ringan....
"nanti kalo kamu udah tamat kita punya anak yu" ceplos Faris yang berhasil memberhentikan Nindy makan. "tapi aku ingin kuliah mas" jawab Nindy sendu
"punya anak sambil kuliah kan bisa" ucap Faris. "tapi mas, kalo aku ga bisa jadi ibu yang baik gimana"
"kamu pasti bisa, mas yakin itu" ucap Faris yang Kemudian ia menarik Nindy kedalam pelukannya
**bersambung.....
jangan lupa untuk tinggalkan like dan komennya ya terimakasih 🦋🦋**
__ADS_1