Dijodohkan Dengan Teman Kuliah

Dijodohkan Dengan Teman Kuliah
BAB 12 Acara Pernikahan


__ADS_3

Pagi hari di rumah Haura tampak begitu sangat ramai semua orang sibuk melakukan persiapan yang hampir selesai untuk acara nanti pukul 09:00 pagi


"haura sayang anak bunda, cantik sekali kamu nak" tutur bunda sambil mengelus pipinya karena sudah selesai di make up


"makasih bunda, haura minta maaf ya bund kalau selama ini haura merepotkan bunda sama ayah, maafkan Haura bunda kalau selama ini Haura banyak salah sama ayah dan juga bunda baik yang Haura sengaja maupun tidak bund, terimakasih bunda untuk semuanya sebentar lagi haura udah jadi istri orang" memeluk bunda sambil menangis


"haura, maafin bunda dan ayah juga ya nak, bunda pesan ya nak nanti kalau sudah jadi istri, jadilah istri yang baik, taat sama suami, layani suami kamu seperti apa yang bunda dan agama kita ajarkan, apapun itu perlakuan suami kamu nanti, InsyaAllah suatu saat Haidar akan mencintai kamu dengan sendirinya nak, pesan bunda selalu itu kamu harus mengingatnya ya nak"tutur bunda


"iya bunda Haura pasti akan mengingat nasehat bunda" lalu aisya memeluk Haura sekali erat dan mereka berdua menumpahkan air matanya


pukul 09:00 tepat, Haidar sudah tiba di rumah haura untuk melangsungkan pernikahan tidak banyak tamu yang diundang hanya keluarga dan rekan bisnis saja, walaupun tidak megah tetapi tetap sngat meriah.



anggap saja ini dekorasi pernikahan mereka ya readers 😉


Haidar memakai tuxedo warna hitam yang lengkap dengan dasi dan yang lainnya, sementara haura memakai gaun warna putih dan hijab yang sangat cantik


haura turun digandeng oleh bunda dan juga ayahnya untuk duduk di dekat Haidar karena akad nikah akan segera dimulai


Penghulu: "nak Haidar silahkan jabat tangan pak Riko"


Ayah: "Ananda Abrisam Haidar Alhanan saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan putri kandung saya Raaisya Haura Yameena binti Riko Dirgantara dengan mas kawin seperangkat alat sholat ,uang tunai sebesar 21 juta dan emas 21gr dibayar tunai"


(maharnya berjumlah 21 baik uang atau emas karena tanggal pernikahan mereka 21 Oktober 2022)


Haidar: Saya Terima nikahnya Raaisya Haura Yameena binti Riko Dirgantara dengan mas kawin tersebut dibayar tunai


Sah...


Sah...


Sah...

__ADS_1


ucap semua saksi


barakallah.... pak penghulu berdoa lalu Haura menyalami tangan haidar dan Haidar mengecup pucuk kening Haura setelah itu mereka sungkem kepada kedua orang tua mereka dan mengalami tamu undangan satu persatu sampai acara selesai.


pukul 13:00 acara pun selesai dan tamu undangan sudah pulang hanya keluarga saja yang masih berada di sana


"Nak kalian masuk kamar istirahat dulu ya" perintah Aisya


"Iya bunda" Haidar dan Haura menjawab bersama lalu mereka naik tangga


sampai dikamar


didepan cermin Haura menghapus riasannya dan selendang putih yang ada di kepalanya yang terasa berat sedari rl tadi pagi ia kenakan


kemudian Haidar membuka suara


"Ra, nanti malam kita langsung pindah ke rumah baru saja ya kamu stuju apa enggak?" pinta Haidar


"apa gk bisa besok pagi saja kak aku capek banget pengen istirahat" jawab Haura begitu capek karena menyalami banyak tamu walaupun gk terlalu banyak yang di undang ke acara pernikahan mereka tetapi tetap sangat kelelahan kolega bisnis dari kedua keluarga terlalu banyak


"iya terserah kak hsidar saja" Haura hanya menurut saja takut Haidar marah lalu Haura masuk kamar mandi untuk bersih-bersih dan mengganti bajunya begitupun dengan haidar


setelah itu haura keluar lengkap dengan outfit hijab santainya diikuti oleh Haidar dari belakang


makan malam


Haidar dan Haura turun untuk makan malam bersama


"ayah, papah Haidar ingin minta izin nanti malam Haidar ingin mengajak Haura pulang ke rumah Haidar sendiri ini sudah menjadi keputusan Haidar dan Haura juga udah setuju" jelas Haidar


"apa gk besok saja nak kalian pasti capek" ujar Safira


"iya nak gk besok saja?"timpal aisya

__ADS_1


"Sudah lah mah gk apa mereka kan pengantin baru butuh privasi juga ingin mandiri gk papa kalau Haidar pengennya begitu, kamu setuju kan Ko? "tanya papa saga


"aku setuju saja mas mereka sudah menikah pasti punya keinginan sendiri"jawab riko


"yasudah nak biar bi rus yang bantu kalian beresin baju dan kebutuhan kalian" jawab aisya


"makasih bunda" jawab Haidar


"Sama-sama nak silahkan lanjutkan makannya nanti keburu dingin" jawab aisya


setelah semua selesai makan


"Haidar ayah boleh ngomong sebentar nak sama kamu di taman belakang? " tanya riko


"Bentar ya semua"suara ayah lalu semua mengangguk


"boleh yah" jawab Haidar


sesampainya di taman belakang rumah, Haidar dan riko duduk di sofa yang ada di dekat kolam ikan


"Haidar, nak papah pesan ya tolong jagain haura dia putri ayah yang sangat ayah sayangi, ayah percaya kamu akan menjaga Haura dengan sangat baik dan ayah minta kalau suatu saat nanti anak ayah ada salah tolong jangan bentak dia apalagi main tangan, kalau kamu sudah tidak suka dengan dia kembalikan saja kepada ayah lagi ya nak" pinta Riko sambil berkaca-kaca matanya menepuk-nepuk bahu Haidar


lalu haidar memeluk ayah mertuanya itu, "ayah jangan khawatir haidar pasti akan jagain haura dan Haidar akan selalu berusaha untuk membahagiakan haura yah" jawab haidar lalu riko juga memeluknya


"terimakasih nak" ucap Riko


lalu haidar mengangguk


"ayo masuk lagi nak"ajak Riko


" iya yah"


Pukul 7 malam Haidar dan Haura sudah siap untuk pulang ke rumah barunya di kota K dekat kampus. begitu juga orang tua Haidar mereka pulang bersama karena kota k dan j satu arah...

__ADS_1


jangan lupa like kaka kalau mampir 🙏


__ADS_2