Dijodohkan Dengan Teman Kuliah

Dijodohkan Dengan Teman Kuliah
BAB 15 memasak untuk suami dan bertemu Felly


__ADS_3

Sesampainya di rumah haura langsung menata barang belanjaannya di dapur dan di kulkas dengan rapi


"kak Haidar mau aku masakin apa?"tanya haura


"apa aja ra terserah kamu yang penting mateng" jawab Haidar sambil berjalan ke ruang TV dan mengedipkan matanya menggoda haura


"ish,,, kak haidar genit juga ternyata" jawab haura pelan rasanya jantungnya mau copot secara haura belum pernah pacaran ya readers


haura memasak kerang hijau saus padang, capcay kuah dan juga perkedel kentang setelah selesai haura menyiapkan semuanya di meja makan


"kak haidar udah matang ayo sarapan dulu, mau aku buatin kopi atau teh?" tanya haura menghampiri haidar yang berada di ruang TV


"kopi susu aja ya ra, ayok sarapan"ajak haidar


kemudian mereka berjalan ke meja makan


(enak ya punya istri ternyata) kata haidar pelan


" masak banyak gini cepet banget ra, aku kira kamu gk bisa masak kan suka jalan sama temen kalau libur kuliah"cletuk haidar


"yee...ini kopinya kak, haura itu rajin masak kali kak cuma kalau di kos malas, haura gk cuma sekadar jalan ya kak tapi pergi belanja, tausiah, seminar dan juga biasanya ziarah kok gk main-main" jelas haura panjang lebar yang hanya di senyumin oleh suaminya


"sama aja ra, udah ayo makan nanti selesai makan ikut aku sebentar ketemu sama felly" perintah haidar


deg, felly kan pacar kak haidar yang sangat dia sayang itu


"mau ngapain kak ngajak haura, kalau mau ketemuan, sayang-sayangan jangan ajak haura ih aku gk mau kak" cetus haura


"ya engga lah ra kita udah nikah aku mau putusin hubunganku sama dia walaupun aku masih sangat cinta sama felly tapi aku udah punya istri ngapain aku tetap lanjutkan hubungan ini nanti kalau kamu ikut dia pasti akan percaya, mau ya ra pliss supaya gk ada kesalahfahaman nantinya" pinta haidar


"kalau dia gk mau putus sama kamu kak?


" ya harus mau lah ra, aku gk mau nyakitin kamu terus ra walaupun kita gk saling cinta tapi aku juga tau agama melarang itu, nikah juga bukan mainan kamu sendiri kan yang pernah bilang ke aku waktu itu? "


"i... iya kak udah ah sini aku ambilkan sarapannya keburu dingin nanti" jawab haura

__ADS_1


lalu mereka berdua menyantap makanannya hanya suara sendok dan garpu yang terdengar.


setelah selesai makan haura membereskan piring dan gelas kotor dibantu sama haidar juga.


pukul 13:00


"ra sekarang aja ya perginya felly udah nunggu di resto dekat mall, kita naik mobil saja lumayan panas cuaca di luar"


"iya kak haura ambil tas dulu sebentar"


setelah itu mereka berjalan menuju mobil dan haidar segera melajukan mobilnya ke arah resto tempat mereka janjian


di tengah jalan haura merasa was-was


"kak, haura takut sama kak felly nanti haura dikira ngerebut kak haidar, haura juga takut kak pernikahan kita didengar temen-temen, mereka pasti marah karena kita gk cerita ke mereka, haura takut banget kak" oceh haura


"gk apa ra, kamu jangan ngaco deh ra apa ada istri yang ngerebut suami dari pacarnya ra, aku akan jelaskan ke felly, soal temen-temen aku yang akan urus karena felly gk mungkin ngebocorin soal kita"


mendengar jawaban haidar haura sedikit merasa tenang


15 menit kemudian mereka sampai di Resto tersebut dan turun dari mobil


tidak ada balasan hanya anggukan dari haura


dan mereka berjalan masuk ke resto mencari keberadaan felly yang berada di meja no 8


"Assalamu'alaikum fel, maaf lama menunggu" sapa haidar


"Wa'alaikumussalam, sayang kamu kok sama haura bukannya dia teman kampus kamu? " tanya felly yang heran melihat mereka bergandengan karena felly tau mereka bukan saudara


felly kenal haura karena mam hanif teman satu kos haura adalah teman satu kelas felly dan felly sering datang ke kos haura


"iya fel, maaf ya aku ajak dia karena ada yang mau aku jelasin ke kamu penting dan ini gk bisa aku tunda-tunda lagi, juga hal itu ada hubungannya sama hsura"jelas haidar


haidar dan haura duduk bersebelahan di depan felly

__ADS_1


"Fel, aku mau minta maaf yang sedalam-dalamnya sama kamu, maaf aku gk bisa kita sama-sama lagi kayak dulu untuk terus ngelanjutin hubungan karena aku sudah nikah sama haura kami menikah karena dijodohkan oleh orang tua kami, kalau kamu mau marah, mau benci sekalipun sama aku gk apa, aku minta maaf untuk melanggar janjiku sama kamu kalau kita akan sama selamanya dan juga saling cinta, aku sudah menikah rasanya gk etis saja fel kalau kita lanjut terus, aku ingin hubungan kita sampai disini, aku gk mau menyakiti kamu dan menyakiti haura lebih dalam lagi, walaupun kami menikah tanpa cinta tapi kita sudah disatukan dalam ikatan yang sah aku gk mau buat pernikahan ini mainan"


jelas haidar


deg.... jantung felly terasa sakit mendengar perkataan haidar karena selama ini dia sangat mencintai haidar dan ingin melanjutkan hubungan yang serius akan tetapi pernyataan haidar yang secara tiba-tiba membuat felly begitu sangat terpukul, felly pun faham apa yang dikatakan haidar karena felly juga anak yang lumayan agamis dan santun


"kak felly maafin haura ya tolong maaf banget kak"pinta haura membuka suara dan menyimpulkan kedua tangannya, sebab Haura tau tanpa dia mungkin haidar akan menikah dengan felly nantinya


mendengar perkataan haura felly meneteskan air matanya


" jujur aku sangat kaget kak kamu bilang seperti ini, kamu sudah janji gk akan ninggalin aku, dan haura kamu gk salah aku bisa kok Terima ini kamu istrinya dan kamu lebih berhak atas kak haidar, aku akan coba kak ngelupain kamu"jelas felly sambil meneteskan air matanya


haura mendekat ke felly memegang pundak felly untuk menenangkannya


"kak, maafin haura ya" bisik haura pelan kepada felly sambil melihat ke arah kak haidar


"ya Allah berdosa kah hamba telah memisahkan dua insan yang saling cinta, aku melihat sorot mata mereka berbeda dengan saat kak haidar memandangku, aku belum pernah di tatap kak haidar dengan tatapan penuh cinta dan haru seperti itu".


kata haura bergeming dalam hati sebab haidar sedari tadi juga sedih sangat terlihat dari sorotan matanya


" engga apa ra" jelas felly


"makasih ya fel kamu mau ngerti, tolong jangan bilang ke siapapun fel kalau kita sudah menikah karena teman sekelas kita belum ada yang tau kita masih merahasiakan ini dari mereka"pinta haidar


"gk usah khawatir kak aku akan jaga rahasia ini, oh ya kita mau makan dulu?" tanya felly


"makasih ya fel, sekali lagi atas pengertianmu, kita langsung balik pulang aja ya fel takut nanti kesorean kamu mau sekalian aku antar juga?"tawar haidar


"gk usah kak makasih kalian duluan saja aku masih menunggu teman juga disini" jelas felly


"kita pamit dulu ya kak fel, Assalamu'alaikum" pamit haura


"waalaikumussalam hati-hati ya kalian semoga langgeng terus selamat atas pernikahannya" jawab felly


"terimakasih" ucap Haidar dan Haura bersamaan

__ADS_1


felly sembari melihat mereka berjalan bersama keluar resto dan setelah itu felly menangis sejadi-jadinya karena kebetulan resto sedang sepi hari ini...


jangan lupa tinggalkan jejak kak kalau mampir, makasih 😊


__ADS_2