Dijodohkan Dengan Teman Kuliah

Dijodohkan Dengan Teman Kuliah
BAB 16 Menjalani Pernikahan dengan Baik Walaupun Belum Saling cinta


__ADS_3

Pukul 15:00 Haidar dan haura sampai di rumah, mereka masuk ke kamar dan istirahat sebentar lalu membersihkan diri dan sholat asyar berjamaah setelah selesai mereka sibuk dengan ponsel masing-masing di kamar


"Ra, boleh aku bicara sebentar?" tanya haidar membuka percakapan


"Boleh kak, kak haidar mau ngomong apa? "Jawab haura dingin menatap layar ponselnya lalu meletakkan di atas meja


"aku udah putus sama felly, walaupun kitamenikah karena dijodohkan aku pengen kita mulai lembaran baru dari awal ra dan aku ingin kita mulai saling menghargai pernikahan ini, walaupun aku belum cinta sama kamu aku akan coba, aku juga yakin kamu belum cinta sama aku"tegas haidar


deg,haura kaget dengan ucapan haidar


"Ya Allah terimakasih engkau telah melembutkan hati suamiku"ucap haura dalam hati


" iya kak, haura juga akan mencobanya, makasih dan maaf ya kak karena haura kak haidar jadi putus sama kak felly"


"memang seharusnya begitu ra, nanti malam kamu tidur di sini saja gk usah tidur si sofa Ra nanti kamu sakit aku yang di omelin mama" cletuk haidar


"emang boleh kak?" tanya haura


"siapa bilang gk boleh ra bukannya kita udah sah jadi suami istri, kamu sendiri kan yang tidur di sofa dari kemaren" pungkas haidar


"Ya habisnya haura takut kak haidar marah sama kayak waktu itu malam pertama haura datang ke kak haidar sebagai istri sesungguhnya tapi kak haidar menolak dan membentakku kan, (omel haura)asal kak haidar tau aja memakai baju seperti itu aku harus mengumpulkan banyak keberanian bahkan untuk membuka hijab aku di depan kak haidar itu baru pertama kalinya dan gk mudah kak, aku hanya selalu ingat nasehat bunda kalau aku sudah jadi istri harus melayani suami dan taat dengan suami" cletuk haura panjang lebar


"untuk soal itu, aku minta maaf ra dan maaf banget" haidar menyimpulkan tangannya kearah haura sebagai permintaan maaf


tetapi tidak ada jawaban dari haura, haura langsung keluar dari kamar menuju ruang TV


dan disusul oleh haidar ke arah dapur untuk minum, setelah itu haidar duduk disebelah haura di ruang TV

__ADS_1


"Ra, masih marah?"tanya haidar lembut


" emmm,,, engga kok kak, sholat jamaah aja yuk kak nanti langsung makan malam"pinta haura mengalihkan pembicaraan


"ya udah ayo"


haidar bergagas untuk mengambil rwudlu dan haura mengekor dibelakang haidar,


setelah wudhu mereka masuk kamar untuk sholat tiba-tiba haidar menggoda istrinya


"Haura, hadap sini bentar deh" pinta haidar


lalu haura menoleh, seketika pipi Haura terkena tangan haidar alhasil wudlu mereka batal


"ih kak haidar,,, kan jadi batal wudlunya dong" kesal Haura


"hahahaha,,, gk apa ra, ayo amil wudlu lagi air di rumah stocknya kan masih banyak ra" jawab haidar santai sambil cengengesan


setelah sholat mereka makan malam


di meja makan


"ini kak makanannya sudah haura siapkan" haura menghidangkan makanan untuk haidar


"makasih ya ra, ayo kamu juga makan dulu ra"


hanya dibalas senyuman oleh haura lalu dia duduk di depan haidar dan makan

__ADS_1


setelah selesai makan mereka sholat isya bersama lalu mereka berjalan menuju kamar untuk istirahat


semenjak mereka berdiskusi untuk memperbaiki pernikahan mereka, semakin hari hubungan mereka semakin membaik, haidar juga lembut dan sangat perhatian terhadap haura


haidar sudah berada di kasur dan memegang ponselnya untuk mengecek pekerjaanya yang beberapa hari ini ia tunda


haura lalu membaringkan tubuhnya di samping haidar dengan memunggungi haidar lengkap dengan piyama panjang dan hijabnya beberapa menit lalu terpejam karena hari ini haura sangat capek


setelah selesai dengan pekerjaannya haidar menatap punggung istrinya, tanpa haidar sadari haura sudah berpindah haluan menghadap ke arah haidar dan memeluk guling disebelahnya


haidar mengelus pelan kepala haura


"mimpi yang indah istriku, maaf aku belum bisa mencintai kamu tapi aku akan coba" ucap haidar lalu mengecup kening haura setelah itu haidar tidur juga, dengan tangannya yang masih berada di pucuk kepala haura.


tak terasa adzan subuh sudah berkumandang, Haura ingin bangun sholat subuh tetapi susah karena tangan haidar memeluk pinggang haura dan tangan yang satunya dijadikan bantal oleh haura tanpa haura menyadarinya seketika haura sangat malu


"kak,,, kak haidar bangun, kak haidar....." teriak haura sambil menggoyangkan tubuh suaminya dengan pelan


"astaghfirullah, apaan sih ra berisik ya masih gelap gini juga" gerutu haidar


"ini sudah subuh kak haidar ayo sholat, ini tangan kak haidar berat banget, haura susah bangun"teriak haura


"tangan aku juga ra ini yang satu sakit semalaman kamu buat bantalan" jawab haidar sambil cengengesan


haura yang malu langsung lari ke kamar mandi dan mengambil wudhu


"lucu ya kalau lagi blush gitu pengen milikin rasanya" cletuk haidar sambil tertawa 😂

__ADS_1


lalu mereka berdua sholat subuh berjamaah


Jangan lupa tinggalkan jejak kakak 🙏


__ADS_2