
Adzan subuh berkumandang haura terbangun, melihat haidar yang masih tertidur haura menghampiri suaminya dan hendak membangunkannya
"Ya Allah, suamiku begitu teduh dan juga tampan semoga engkau berkenan melembutkan hatinya untukku ra rabb" haura berkata dalam hati melihat suaminya masih tertidur pulas lalu mengelus bahu tangan kiri haidar
"kak, kak haidar bangun sudah subuh ayo sholat,,,kak Haidar,,," cicit haura
haidar yang kaget karena tangan haura lalu ia terbangun
"eh ra, sudah bangun?"tanya haidar kaget sambil mengerjapkan matanya
haura hanya mengangguk lalu berkata
"kak haidar maaf haura ganggu tidurnya sudah subuh boleh kita sholat berjamaah?"
tanya haura sedikit takut karena mungkin haidar menolaknya lalu haura berdiri
"boleh ra, tunggu sebentar ya kamu ambil air wudhu dulu aku mau ke kamar mandi dulu" pinta haidar
" iya kak" Alhamdulillah kata haura dalam hati karena suaminya mau diajak shalat berjamaah
haura berjalan menuju ruangan sholat yang ada di dekat kamar mereka lalu mengambil air wudhu di kran
"sudah selesai ra wudlunya?" tanya haidar
"sudah kak" lalu haura memakai mukenanya
haidar memimpin sholat subuh
AllahuAkbar..... dan seterusnya
__ADS_1
Assalamu'alaikum warahmatullah 2x ucapan haidar diikuti oleh haura
Lalu haidar berdzikir dan berdoa, setelah itu haidar berbalik dan menghadap ke arah haura, haura menyalami punggung tangan suaminya lalu haidar mengecup kening haura yang seudah menunduk dari tadi mungkin karena merasa malu juga takut dengan haidar
haura yang hendak berdiri membereskan mukena dan sajadahnya tiba-tiba tangannya ditahan oleh haidar
"Ra, duduk sini sebentar, maafin aku ya ra untuk semua perkataanku yang menyakitkan dan juga sikap kasarku ke kamu semenjak perjodohan kita terutama ucapanku tadi malam. maaf aku semalam gk bisa nahan emosiku" tanya haidar sambil memohon di depan haura
"gk apa kak kamu gk salah kok, haura sudah memaafkan kak haidar, maafin haura juga ya kak kalau masih banyak salah gara-gara perjodohan kita jadi gini kehidupan kita" ucap haura
lalu haidar menarik haura kedalam pelukannya dan haura meneteskan air matanya, ini pertama kalinya haura berada di dekapan suaminya dan berkali-kali haidar mengecup kening haura yang masih tertutup mukena itu, tanpa mereka sadari ada rasa yang begitu nyaman dalam pelukan mereka
setelah 2 menit haidar melepas pelukannya melihat haura menangis
"haura kamu nangis?" memegangi pipi istrinya dengan lembut lalu mengusap air matanya
"engga kok kak ini tangisan bahagia" ucap haura terburu-buru untuk mengusap pipinya dan tersenyum
selesai sholat mereka kembali ke kamarnya haidar melanjutkan tidurnya dan haura pergi ke dapur karena ingin memasak ternyata setelah mengecek dapur semua bahan masakan sudah habis
sementara waktu sudah menunjukkan pukul 05:00 pagi Haura segera ke kamar lagi
"kak haidar maaf haura mengganggu lagi kak boleh minta tolong antar haura ke pasar sama mini market di ujung jalan sana? haura kurang tau daerah sini" pinta haura yang sudah lengkap dengan tas dan juga make up naturalnya
"boleh ra, kamu mau beli apa? bisa belanja di pasar?" tanya haidar
haura memang sudah beberapa tahun tinggal di kota K kota tempatnya menuntut ilmu itu, namun belum pernah sekalipun pergi ke pasar tradisional karena memang kurang tau sukanya ke mall, alun-alun dan wisata
"InsyaAllah kak, mau beli bahan-bahan dapur untuk masak, kalau di pasar bahannya biasa fresh kak, nanti boleh naik motor saja ya kak? " ajak haura
__ADS_1
haidar punya mobil di rumah sudah lama haidar membelinya dari hasil kerja sendiri tapi jarang ia pakai karena lebih suka naik motornya.
"gk repot ra naik motor? kan mau belanja. oh ya kamu bisa masak? "tanya haidar lagi sambil mengernyitkan keningnya
"gk apa kak biar seger kena angin, bisa lah kak bunda selalu ajarin haura memasak di rumah sejak kelas 6 SD udah bisa masak" jawab haura cengengesan di depan suaminya
"yasudah yuk aku antar" ajak haidar
lalu mereka keluar rumah menuju pasar,
haidar melajukan motor sport nya dengan hati-hati sambil menikmati hembusan angin pagi bersama haura
"pegangan yang kenceng ra, nanti jatuh" pinta haidar
"boleh kak emangnya? " tanya haura
"ya boleh lah ra kan kamu istri aku" (cie pengakuan 😁)
lalu haidar menarik tangan haura ke pinggangnya karena haidar hendak menambah kecepatan motornya supaya cepat sampai, jarak antara rumah dan pasarnya 20 menit lumayan jauh.
setelah sampai di pasar haura turun dari motor haidar
"tumben ra pakai celana? selama ini aku belum pernah liat kamu pakai celana" selidik haidar
"kaka gk suka ya?kalau gk aku bisa ganti lain waktu"jawab haura
"gk apa ra kalau celana longgar gitu suka, tapi jangan sering-sering ya lain kali pakai rok celana saja"pintar haidar
"iya kak yuk masuk" ajak haura
__ADS_1
mereka masuk pasar dan belanja kebutuhan dapur, setelah lengkap mereka pulang dan mampir di minimarket ujung jalan untuk membeli makanan ringan dann kebutuhan lainnya setelah itu mereka pulang ke rumah
jangan lupa kalau mampir tinggalkan jejak kak🙏