Dijodohkan Dengan Teman Kuliah

Dijodohkan Dengan Teman Kuliah
BAB 8 Berangkat PKL Jakarta-Bandung


__ADS_3

Pagi pukul 04:30


"Haidar, Haura ayo nak cepat sarapan jam 6 kalian harus berangkat, sudah selesai apa belum siap-siapnya mau mama bantu nak?" teriak mama safira dari ruang makan


5 menit kemudian mereka turun dengan perlengkapan untuk berangkat PKL


"Maaf mah kita lama harus teliti supaya tidak ada yang tertinggal" jawab Haidar


"Yasudah ayo sarapan papa udah nunggu kalian diluar tuh sambil ngobrol sama pak satpam" jawab safira


mereka berdua sarapan setelah itu keluar untuk berangkat ke kampus


perjalanan 1 jam mereka sampai kampus.


di mobil


"Om haura turun sini saja boleh? ndak usah sampai depan gerbang takut kak Haidar gk enak sama temen-temennya? " pinta haura


"iya nak, boleh tapi apa gk kejauhan kamu turun sini sebentar lagi nyampai" jawab saga


"gk apa om, haura pamit dulu ya om, tolong bukain bagasi koper haura biar haura bawa om" jawab haura sambil berpamitan dengan om saga dan juga Haidar


"gk usah ra biar aku yang bawa nanti kan satu bus temen-temen juga gk akan curiga kan kita temenan taunya, bawa saja tas kamu ini lagian kopernya berat" tutur haidar sambil menunjuk tas yang dibawa haura


"yasudah kak makasih, om haura turun dulu ya Assalamu'alaikum" lanjut haura


"Waalaikumusalam Nak" jawab saga lalu melajukan mobilnya ke pintu gerbang


"Haidar kamu hati-hati ya jagain haura juga disana, ini uang saku untuk kamu dan juga haura papa kasih kes saja biar gampang kalau mau belanja atau apa di sana, ATM simpan saja nak" tutur saga sambil menyerahkan uang 10jt ke haidar


"Terimakasih Pah nanti Haidar sampaikan ke haura, Haidar pamit ya pah Assalamualaikum" Haidar mencium tangan papa saga dan memeluknya


di halaman kampus sudah terparkir 9 bus besar

__ADS_1


"Haura" suara laily dan Rahma melambaikan tangannya kearah haura


haura membalasnya dan berjalan kearah mereka


"Ra, kamu kemana aja gk pulang kos padahal mau PKL kan kita bisa belanja kebutuhan bareng sebelum pergi" tutur laily


"maaf ly, aku di rumah om sama tante sekalian diantar kesini"jawab haura


" koper kamu mana ra?" tanya Rahma


"eh udah aku masukin bagasi tadi om yang masukin" tutur haura


ya Allah terpaksa boong sama mereka ujar haura dalam hati


"udah yuk naik itu dah pada di dalam bentar lagi berangkat kan kita? " tanya haura karena mengalihkan pembicaraan


keduan temannya hanya mengangguk dan bergantian naik tangga bus duduk di kursi masing-masing yang sudah tertera nomor dan juga nama mereka sesuai urusan


lalu Haidar naik kedalam bus kebetulan Haidar duduk di bangku sebelah Haura dengan irfan namun berbeda jok sementara haura duduk dengan Ina disebelah Haidar


beberapa menit sudah masuk semua sepanjang perjalanan di dalam bus sangat ramai ada yang makan, karaoke dan juga bercerita.


setelah sampai di kota S semua rombongan bus berhenti untuk isoma dan nantinya bisa melanjutkan perjalanan kembali


lanjut bus berjalan menuju Ibu kota Jakarta, dalam perjalanan bus kembali ramai dan ceria


hasan duet dengan nela menyanyikan lagu birunya cinta, ada yang nyanyi duet sama bapak dosen juga. sangat ramai dan seru di dalam bus juga banyak makanan dan cemilan yang memang sudah di sediakan untuk mahasiswa dari pihak kampus


malam pun tiba, masih di perjalanan semua dosen, Teman-teman pada tidur tapi haura dan Haidar belum


whatsapp notif


kak Haidar

__ADS_1


"Ra, papa nitip uang saku buat kamu ke aku 10jt untuk kita berdua, hadap sini aku kasihkan nanti temen-temen tau lagi kalau aku panggil"


kata Haidar karena takut temannya melihat


Haura


"iya kak" jawab Haura singkat


lalu menoleh ke arah Haidar dan menerima uang pemberian Haidar sambil mengucap


"terimakasih kak" mengulas senyuman dan memasukkan uangnya kedalam tas


Haura


"kak ini uangnya kenapa kebanyakan harusnya kan 5jt an? ini masih lebih 1jt kak" tulis Haura di pesan WA nya


(karena uang yang diberikan Haidar sudah diplat 1jt an jadi haura tau kalau jumlahnya bukan 5 akan tetapi 6)


Haidar


"Engga ra itu sama uang saku dari aku buat kamu, buat kebutuhan kamu disana, walaupun kita belum menikah kamu juga tanggung jawab aku, tolong Terima ya ra" balas Haidar


tidak ada balasan hanya melemparkan pandangan dan senyum manis mereka


(haura yang sedari tadi kaget sudah jantungan dengan senyum Haidar yang begitu hangat jarang sekali diberikan kepada siapapun)


seolah ada banyak cinta dalam hati mereka


setelah itu mereka ikut tertidur dan istirahat.


bus berjalan menuju Jakarta terlebih dahulu karena di sana pusat kegiatan mahasiswa dilaksanakan


jangan lupa tinggalkan jejak ya kak kalau mampir 🙏

__ADS_1


__ADS_2