
( " H A R I I N I " )
Mandy berangkat ke kantor , Mandy berangkat ke kantor nya dengan menggunakan ojek online , Tiba tiba di tengah jalan motor yang di tumpangi mandy mogok dan kebetulan jarak nya jauh dari bengkel .
" Ada apa pak , mengapa motor nya berhenti t " tanya mandy yang turun dari motor .
" Aduh maaf mbak , Motor nya mogok , bengkel nya juga jauh mbak " Driver yang membertahu mandy dengan mondorong motor nya .
" yahh sudah pak , Saya sampai di sini saja " mandy menarik nafas nya dan berdiri di pinggir jalan sambil menunggu angkutan umum karna Hp nya juga secara kebetulan ketinggalan di rumah.
Hans yang berada di mobil nya menuju ke kantor tidak sengaja melihat Mandy yang berdiri di pinggir jalan , ia ingin melewati mandy tapi tiba tiba dia menghentikan mobil nya di depan Mandy , Hans yang tak bisa melihat Mandy berdiri sendirian di pinggir jalan memanggil mandy untuk naik ke mobil nya .
" Apa yang kau lakukan di sini " tanya hans yang membuka kaca jendela mobil nya .
" Saya menunggu angkutan Umum pak . . ." Mandy yang menjawab Hans dengan melihat ke arah jalan .
" Masuklah " ucap Hans yang membuka pintu mobilnya nya .
Mandy yang mendengar hans merasa tidak percaya , mungkin kah hans telah memaafkan nya dan tidak marah lagi .
" Tidak usah pak , saya menunggu saja di sini " jawab Mandy yang melihat Hans di dalam mobil .
" M A N D Y M E N G A P A K A M U S A N G A T K E R A S K E P A L A " hans yang melihat tajam ke arah mandy dan bersuara keras .
Di sisi lain mandy yang melihat Hans marah langsung naik ke mobil Hans dengan cepat .
( D I P E R J A L A N A N . . . )
Mandy dan Hans hanya diam di dalam mobil dalam perjalan , Mereka telah sampai di depan kantor .
" Makasih Pak . . . " Mandy yang turun dari mobil .
Hans tidak menggubris Mandy dan langsung memarkir mobil nya .
Di dalam Kantor Mandy tersenyum karena Hans telah mengajak nya ikut ke kantor dengan nya , Mandy yang berjalan ke meja ruangan nya hanya bisa tersenyum dengan gembira , Wajah Cantik mandy kini telah seperti dulu lagi karna ulah Hans .
Hans juga sudah berada di ruanga nya , ia berfikir mengapa dia mengajak mandy tadi , bukankah dia marah terhadap mandy , tapi Hans juga tak bisa pungkiri bahwa dia masih sangat mencintai mandy.
Mandy yang biasa nya mengurus berkas Hans , melakukan semua apa yang hans butuhkan kini di ganti kan dengan Rani karena permintaan hans .
" Ran , , , Kamu bawa ini keruangan pak hans " sahut mandy ke rani dan menyodorkan berkas nya.
" baiklahh " Rani yang mengambil berkas nya dan meninggal kan mandy .
Mandy hanya tersenyum melihat Rani pergi .
Tok . . . Tok . . . Tok . . .
" Masuk " teriak hans .
" pak ini berkas anda . . " Rani memberikan berkas kepada hans .
" D I M A N A M A N D Y " tanya hans marah .
"D . . . di luar pak " Rani yang melihat hans gugup .
" Suruh dia yang membawa ini kepada ku " sambil melempar kan berkasnya .
" B , , , baik pak " jawab rani yang mengambil berkas di atas meja .
Rani berlari keruangan nya dia takut akan ekspresi bos nya tadi .
" Sialan . . . kok gue sih yang di marahi sama dia , bukan nya dia yang meminta gue untuk menggantikan tugas Mandy , nggak beres tuh kayak nya sih bos " omel Rani sambil berjalan .
__ADS_1
" M A N D Y ..... cepat kamu masuk ke ruangan pak Hans dia menyuruhku untuk kamu yang membawa ini kepada nya " ucap rani yang ngos ngosan karna berlari .
" Ada Apa Ran . . . Bukan nya dia yang bilang supaya kamu yang mengganti kan tugas ku Ran " Tanya mandy heran .
" I y a Ndy , gue juga heran sama pak hans ,. L O H T A U , Gue takut banget . . . karna liat ekspresi dia tadi , hampir aja gue mati berdiri , buruan gih kamu bawa berkas nya " Rani yang mendorong pelan Mandy Agar segera ke ruangan Hans .
( M A N D Y B E R J A L A N K E R U A N G A N H A N S . . . )
Tok . . . . . Tok . . . . Tok . . . .
Mandy berjalan ke arah Hans , dia melihat hans yang duduk di meja nya .
" Pak ini berkas nya . . ." Mandy meletak kan ke meja hans .
" Lain kali kamu yang Harus mengurus semua nya " Hans hanya mengambil berkasnya dan berbicara kepada Mandy .
" Iya pak , Kalau sudah tidak ada lagi yang bisa saya kerjakan saya permisi dulu " Ucap mandy dan berbalik badan meninggal kan hans .
Tak lama kemudian suara Telpon Hans bunyi , Dia menerimah telpon Dari rumah sakit bahwa Deny telah sadar , Hans langsung bergegas ke rumah sakit dengan cepat .
( D I R U M A H S A K I T . . . )
" Bagaimana keadaan nya dok , Apakah dia mulai membaik " Tanya Hans kepada dokter di depan kamar deny .
" Iya pak , , , anda bisa menemuinya sekarang , masuk lah " Dokter memberi tahu hans .
Hans berjalan menghampiri deny dan melihat deny tersenyum kepada nya di tempat tidur .
" Mandy mana Hans . . , Mengapa hanya ada kamu , mengapa kamu tidak mengajak nya ke sini " deny menganggukkan kepala dan bertanya ke hans .
" Di kantor . . , Kamu istrahat lah dulu nanti aku akan menyuruh nya kemari " hans yang menyuruh deny berbaring .
" Hans ,,, apakah kau dan mandy baikbaik saja " tanya deny dengan menatapa Hans .
" Iyya aku selama ini baik baik aja sama dia , toh dia sekertaris ku den " hans tersenyum paksa ke deny .
"Jangan membohongi ku lagi hans , mandy sudah memberitahu ku bahwa kau dan dia berpacaran , apa kau tau aku dan mandy tidak ada hubungan apa apa , aku hanya ingin menguji mu dan mengetahui apa kah kau menyukai mandy atau tidak , sebelumnya aku tidak mengetahui hubungan mu dengan Mandy jadi aku bertindak seperti kemarin untuk mendekati mandy hans , Mandy adalah wanita baikbaik dia sangat menyayangi mu , pergilah jemput dia dan bawa dia kemari " Hans yang Mendengar deny tidak percaya dan membatu tanpa menjawab deny Hans langsung berlari keluar dan menuju ke kantor nya .
( D I J A L A N . . . )
" ya Tuhan apa yang telah aku lakukan , aku telah menyakiti hati wanitaku , Maafkan aku sayang yang telah salah menilai mu " Hans yang berbicara sendiri di mobil dengan air matanya yang jatuh sesekali jika mengingat perlakuan nya ke pada mandy. Hans melaju sangat cepat menuju kantor untuk Bertemu Mandy .
( D I K A N T O R . . . )
Hans sampai di kantor dan berlari ke ruangan Mandy , namun dia tidak melihat mandy di sana .
" Rani Mandy di mana ..." tanya hans yang panik .
" D . . .Dia keruangan bapak , Dia membawa dokument yang akan bapak tandatangani pak " . ucap Rani yang gugup dan kaget melihat Hans .
Hans berlari keruangan nya dia berlari masuk dan melihat mandy telah merapikan meja nya , Mandy yang kaget melihat Hans yang berlari dengan wajah sedih dan nafas yang tidak beraturan Berusaha menghampiri , Sontak saja tibatiba Hans juga berlari ke Arah Mandy dan memeluk mandy langsung .
"Sayang maaf kan aku .... Aku benar-benar merasa bersalah terhadapmu ku mohon maafkan aku sayang " Hans mengeratkan pelukannya dan mencium kepala mandy sambil menangis .
" Kamu kenapa Hans , , , aku tidak paham apa yang kau katakan " Mandy yang juga memeluk hans dengan erat dan khawatir apa yang telah terjadi dengan Hans .
__ADS_1
" Sayang aku telah mengetahui semua nya , Deny telah memberi tahuku semua nya , Aku sudah salah menilai mu sayang , Mohon maaf kan aku dan kembali lah kepadaku " Hans memeluk mandy dan terus mencium kepala mandy .
" Syukurlah kamu telah mengetahui semuanya Hans , aku juga minta maaf karna telah membuat mu salah paham " Mandy yang melepaskan pelukan hans dan mendekatkan wajahnya pada hans dengan air mata yang mengalir di pipinya .
" Jadi kau telah memaafkan ku sayang . . . Apakah kau masih ingin kembali bersama ku" hans yang memegang tangan Mandy dan mencium tangan mandy dengan wajah yang sangat sedih .
" Iya Hans , aku masih sangat mencintaimu dan masih ingin bersamamu " mandy mencium kening hans dan menatap hans .
Hans yang mendengar Mandy sangat gembira , Hans mendekatkan Bibir nya ke arah Mandy dan menyandar kan Mandy ke dinding , Mandy yang hanya bisa menuruti hans , hanya pasrah dengan apa yang ingin di lakukan hans .
"Umhhmmm..." Hans langsung mencium bibir mandy dan melumat nya , Hans menyandarkan mandy ke dinding dan Memeluk nya dengan erat , Mandy merespont ciuman hans dia mengalungkan kedua tanganya di leher hans dan dia Mulai mencium Bau nafas hans yang Mint , Meraka berdua sangat menikmati kemesraan nya , Hans dan mandy sudah lama saling menahan rindu , kini mereka hanya bisa melempiaskan nya sekarang .
Setelah cukup lama mereka memadu kasih mandy mendorong hans karna kesulitan bernafas dan hampir tidak bisa mengendalikan dirinya dan hans .
" Hufttt aku tidak bisa bernafas Hans " mandy yang melepaskan ciumannya .
" Maafkan aku sayang , aku sangat menyayangi mu " Ucap Hans sambil menyatukan dahi nya dengan Mandy .
" Aku sudah memaafkan mu sayang . . ." Jawab mandy dan menatap dekat Hans .
C u p . . .
Hans langsung mencium bibir Mandy yang mungil sekilas sambil tersenyum . Mandy memukul lengan hans dan tersenyum malu .
" Hanss . . . . ih kamu tuh yah " sahut mandy .
" kenapa sayang , , , aku hanya gemas melihat mu , kamu terlihat sangat cantik sekali hari ini . " goda hans dan memeluk Mandy .
" Bagaimana keadaan deny sayang , apa kah dia sudah membaik " Tanya mandy
" Iya sayang , , , , deny sudah membaik , apa kamu ingin kesana melihat nya " Ajakan hans yang masih memegang pinggang mandy .
" Nanti aja sepulang kantor yah " ucap Mandy .
Hans yang melihat Wajah Mandy merasa gemas sekali , Bagaimana tidak Hanya mandy yang bisa membuat Hans sebahagia sekarang .
Mandy akhirnya keluar dari ruangan nya hans menuju toilet karena ulah hans penampilan Mandy sangat berantakan sekarang , Baru pertama kali mandy di cium oleh seseorang dan itu hanyalah Hans , dia sangat mencintai Hans dan begitu pun Hans sebaliknya . .
( " D I T O I L E T " )
" Mandy , , Kenapa kamu berantakan sekali " ucapa Widya salahsatu karyawan yang melihat rambut dan riasan mandy yang berantakan .
" Eh . . . Anu , ini tadik aku dari luar naik motor terus angin nya sangat kencang jadi begini wid " jawab mandy berusaha mencari alasan malu karna di lihat oleh widya .
" Oh ... ya udah aku duluan yah " sahut widya dan berjalan keluar .
" Huftttt . . . . Hampir saja , Ini semua akibat ulahnya Hans Aishhh " Mandy yang kesal dan malu berlari masuk di dalam Wc .
Bersambung
__ADS_1