Direktur Adalah Suamiku

Direktur Adalah Suamiku
#RENCANA PERNIKAHAN


__ADS_3

Sepulang Kantor Hans dan Mandy beranjak kerumah Mandy , Hans ingin Meminta Izin kepada Ibu Mandy karena akan membawanya makan malam bersama keluarga PRADIKTA .



Hans dan Mandy telah sampai di depan rumah Mandy . Mandy menarik Tangan Hans untuk Masuk kerumahnya .



" Ayo masuk . . . Mama Ada di dalam , Biasanya kalau jam segini mama sedang Masak di dapur. " Ucap Mandy kepada Hans .


Hans hanya mengangguk kan kepalanya dan tersenyum .


" Assalamu'alaikum . . . " Mandy masuk dan menggandeng tangan hans .


" Walaikumsalam . . . " jawab Mama Mandy yang keluar dari dapur .


" Ehh Tante , Maaf Mengganggu tan " Hans langsung mengambil tangan mama mandy dan menyalami nya .


" Loh ini bukan nya Pak hans , Bos nya mandy ? , Ayo silahkan duduk nak , Tante mau buatin minum dulu " Tanya Mama mandy yang terlihat segan kepada Hans .


" Nggak usah Repot repot Tan , Aku hanya ingin Meminta Izin Untuk mengajak Mandy , Saya ingin membawa mandy bertemu dengan Orang tua saya tante " Hans membertahu dan tersenyum ke mama mandy .


" Ada apa Nak , apa Mandy membuat masalah di kantor nya ? ? " Mama mandy yang panik mendengar Hans .


" Begini tante , Saya dan Mandy pacaran , Orang tua saya ingin bertemu dengan pacar saya " Hans langsung Memberitahu Mama mandy .


" Ohh Kamu dan Anak Tante Pacaran , Kok Mandy nggak pernah bilang " . Mama Mandy yang senang mendengar bahwa anaknya kini memiliki seorang pacar .


" Iya Mah , Aku dan dia sudah jadian 2 minggu yang lalu , Apa aku bisa pergi ma sama Hans " sahut Mandy yang keluar dari Kamaranya .


" Baiklah , Pergilah Nak , Jangan terlalu malam kamu pulang yah " Jawab Mamanya .


" Ma , , , Mandy pergi dulu yah , Assalamu'alaikum Ma " sahut mandy .


" Kalau begitu saya pamit dulu tante , Saya akan membawa pulang Mandy tepat Waktu " Hans menyalami tangan mama mandy dan berjalan keluar dari rumah.


.


.


.



Hans Dan Mandy Manaikki mobil dan berjalan meninggalkan rumah. Mama Mandy hanya tersenyum melihat Anak nya kini sudah menjadi tumbuh dewasa dan memiliki seorang kekasih .



" kamu sudah tumbuh dewasa nak , Suatu saat Nanti kamu akan menikah dan meninggal kan Mama " Gumam Mama Mandy dan meneteskan air mata nya sambil berjalan Masuk .




( " D i M O B I L " )


.


.


.



" Sayang kamu terlihat sangat cantik memakai gaun itu " Ucap hans yang mengusap pipi Mandy dan melihat Mandy yang mengenakan gaun.


" Kamu baru sadar sekarang ! , dari mana saja kamu selama ini , Apa kamu tidak tahu bahwa aku itu cantik dari dulu " Mandy yang tersenyum pelit ke Hans .


" Kamu yahh di puji dikit sudah kepedean begitu , Tapi emang sih kamu itu cantik banget sayang " Hans mengusap rambut Mandy .


" Kamu nyetir yang bener aja , Nanti kita terlambat " Mandy menyandarkan kepala nya di lengan Hans .


" Cie ada yang tidak sabar nih ketemu sama calon mertua " Ledek Hans dan melirik Mandy .


" Eh B . . . bukan begitu , aku hanya tidak ingin orang tuamu menunggu kita terlalu lama " ucap mandy yang cemberut mencoba terlihat santai dan kembali duduk di kursi nya .


" hahaha iya iya sayang , , , Sebentar lagi kita akan sampai , Kamu jangan cemberut lagi " hans mencium kepala mandy .



Setelah lama di perjalanan , Mandy dan Hans sampai di depan rumah , Hans memarkirkan mobilnya . Mandy turun dari Mobil di bantu dengan Hans yang memegang tangannya .



tibatiba mama hans keluar menyambut mereka .


"Eh anak mama sudah Pulang , Apa ini Calon Mantu Mama , Wahh Cantik sekali , Anak mama memang Jago cari Perempuan. ayo masuk sayang , Hans ayo Masuk papamu sudah menunggu kita di dalam " Mama Hans Menggandeng Tangan Mandy dan Membawa Mandy masuk ke Rumahnya .



Hans tersenyum melihat mandy yang di Seret oleh mamanya , Hans tau dengan sifat mama nya itu , Pasti dia akan sangat bersemangat jika ada yang ia senangi .



Mandy yang tak sempat menyapa mama Hans hanya bisa pasrah karna mama hans begitu semangat membawa mandy masuk ke rumah nya hingga iyya hanya pasrah menuruti mama Hans .



" Pa. . , liat siapa yang datang ." ucap mama hans kepada suami nya .

__ADS_1


" Hallo Om saya Mandy pacar nya Hans " Mandy menyalami tangan papa Hans .


" Ohh Hans pandai juga mencari wanita Ma , ayo silahkan duduk Nak " papa Hans tersenyum dan menyuruh mandy untuk duduk .


" Siapa dulu dong pa , Anak Mama " Mama hans memeluk Hans yang berdiri di samping Mandy .


" Ayo duduk nak , , " Mandy mengangguk dan Duduk di sofa .


"Kamu ketemu sama Anak om di mana Nak " tanya pak Pradikta .


" S...saya bekerja di kantor nya Hans Om , Saya sekertaris nya " Ucap Mandy Gugup.


" Owalah , , ternyata kamu satu kantor dengan anak om , kenapa baru datang sekarang nak , kan kalau tau gitu om nggak akan Repot repot menjodohkan hans " Sahut papa Hans sambil Tersenyum .


" Orang jadian nya , Baru Dua minggu yang lalu kok " Hans langsung berbicara di selasela percakapan orangtua nya.


" Hahahaaha ,,, Terus kalau udah jadian 2 minggu yang lalu kenapa baru bawa mandy ke sini Hans " ucap mamanya sambil mengelus kepala Mandy.



Hans dan Mandy hanya diam , mereka tak mungkin mengatakan bahwa selama ini alasan Hans tak membertahu orangtua nya karna mereka sempat bertengkar karna kesalahpahaman Hans .



" Yah sudah , Tidak papa , sekarang papa mau nanya ke kalian kapan kalian akan menikah " Papa hans langsung menatap hans dan mandy dengan Serius .



Deg



Jantung Mandy seakan ingin berhenti .



" Bulan depan pah ... Hans ingin secepatnya menikahi mandy , tapi Hans juga kasi waktu ke mandy untuk memberitahu ibunya " Ucap hans yang menatap Mandy yang terheran mendengar masalah pernikahan .



" Astaga . . . Ternyata ini yang ingin di bicarakan orang tua Hans , Aku benar-benar tidak menyangka , Aku belum cukup sebulan jadian sama Hans dan sekarang akan Menikah dengan nya " ucap Mandy dalam hatinya yang masih tidak percaya .



" Baiklah , beritahu ibu mu nak secepatnya , kalau semuanya sudah siap maka kita akan menyelenggarakan pesta pernikahan kalian " ucap papa hans kepada Mandy .



" I . . . Iya Om " Mandy gugup dan masih tidak menyangka , Betapa bahagia nya dia mendengar orangtua Hans .




Malam mulai Larut , Hans berpamitan ke orangtuanya untuk mengantarkan pulang Mandy , Mandy juga berpamitan kepada orang tua Hans . Orang tua Hans mengantar Mandy sampai Di halaman Rumah .




( " D I M O B I L " )



" Hans . ." ucap Mandy yang melihat hans sedang menyetir.


" Mmm iyya sayang , ada apa ? "


" Apa kamu yakin untuk secepat itu menikahi ku " Tanya mandy yang masih tidak percaya .


" Iya sayang , aku yakin , dari dulu aku ingin menikahi mu , memang kenapa sayang , apa kah kamu belum siap untuk menikah denganku ? " Tanya hans sambil memegang kepala mandy .


" Nggak kok , aku siap , cuman aku nggak nyangka aja kita bisa secepat itu akan menikah ' sahut mandy yang menempel ka tangan Hans di pipinya.


" Kan aku udah bilang , Kamu yang akan menjadi istri ku sayang " Hans tersenyum dan mencium kening Mandy .



.


.


.



Mandy dan Hans kini telah sampai di depan Rumah Mandy . Hans berpamitan pulang ke ibu Mandy , Setelah Hans pergi Mandy masuk dan Duduk di sofa bersama Ibunya .



" Ma . .. Mandy ingin Bertanya " Lirih mandy yang sandar di bahu mamanya.


" Bertanya apa sayang . . . " Tanya Mamanya sambil mengelus pipi mandy .


"Jika Mandy dengan Hans menikah apa kah mama setuju ? " Tanya mandy yang membetulkan duduknya dan menatap mamanya .


" Iya nak , Mama sangat setuju , Hans adalah pria yang Baik , Dia akan menjagamu dan membahagiakan mu . Mama juga tidak bisa menjaga mu nak , suatu saat nanti mama pasti akan pergi meninggalkanmu " sahut ibu mandy dengan lirih .


" hiks .. Mama nggak boleh ngomong begitu , mama harus di tetap bersama dengan mandy , Mandy bakalan bersama terus dengan mama " Mandy menangis sambil memeluk ibunya.

__ADS_1


" sudah anak mama nggak boleh cengeng begitu , sini cerita sama mama , memang apa yang di ceritakan hans dan keluarganya tadi sayang " tanya mama mandy.


" Orang tuanya Hans ingin mengadakan pesta pernikahanku dengan hans bulan depan Mah " Mandy memberitahu ibunya dengar serius .


" wahh anak mama udah mau nikah ,, bagus dong sayang , lebih cepat lebih bagus juga kan " jawab mamanya yang sangat senang memeluk mandy .


"iyya mah , Mandy juga nggak nyangka " sahut mandy tersenyum .


" kalau sudah jodoh yah mau bagaimna lagi sayang " sambil memeluk mandy .


.


.


.


.


Keesokan hari nya seperti biasa Mandy selalu di jemput oleh Hans , Mandy dan Hans telah sepakat untuk tidak menyembunyikan lagi hubungan nya di Kantor.


Semua orang kantor telah mengetahui hubungan Mandy dan Hans .



" Permisi apa Pak Hans ada ? " Tanya seorang perempuan kepada karyawan resepsionis .


" Iya bu pak Hans sedang di Ruangan nya " Jawab karyawan nya.



Tanpa berpikir lama perempuan itu langsung menuju ke ruangan Hans , Rani yang melihat perempuan itu langsung bertanya kepada Resepsionis .



" Tadi itu siapa , kenapa dia terlihat sangat Marah " ucap Rani sambil melihat perempuan yang berjalan tadi.


"Ohh aku juga nggak tau , Cuman dia tadi nyariin pak Hans , Sapa tau dia pacar simpanan Pak hans lagi " Sahut resepsionis .


" Husssttt kamu jangan sembarang bilang kalau nggak tau apa apa " ucap Rani yang kesal mendengar resepsionis nya.



Rani berfikir " bagaimana mungkin Hans bisa mempunyai simpanan , wahhh nggak bisa di biarin , perempuan itu menuju ke ruangan Hans , sedangkan Mandy juga sekarang berada di dalam . sepertinya bakalan ada bencana nih " rani langsung berlari mengikuti perempuan tadi dari belakang. .



" Sayang udah ah ,,, Kamu makin Hari makin Manja kayak anak kecil " Ucap Mandy yang berusaha melepaskan tangan Hans yang memeluknya .


" Biarin , Kamu mau bilang apa tentang aku , lagian sebentr lagi kita akan nikah , Aku akan menjadi bayi besar mu yang akan kau urus setiap Saat " Jawab Hans yang memeluk Mandt dan mencium leher mandy .



Klakkk . . .



Suara pintu terbuka dan terlihat seorang perempuan yang sangat kesal sekali karna melihat hans dan mandy yang bermesraan .



" Oh jadi ini perempuan j*lang itu , yang membuatmu membatalkan perjodohan kita " Dita Memaki mandy dan menunjuk mandy dengan kasar .


" D I T A ! ! ! . Jaga Ucapan mu , Kau tau dengan siapa kau berbicara " Ucap Hans yang geram melihat Dita .


" Aku tau siapa dia , Dia adalah Perempuan Pel*c*r yang telah menggodamu " .



PLAK . . .



Hans langsung menampar Dita



"Kau sudah kelewatan , Dia bukan seperti yang kau bilang , Dia adalah Calon istriku , Sebaiknya kau keluar dari ruangan Ini " Hans sudah tidak bisa lagi menahan amarahnya melihat Mandy di hina"



Dita tidak berkata-kata. dia terlihat sangat kesal dan langsung meninggalkan ruangan Hans .


Mandy yang sedari tadi hanya diam menyaksikan Dita dengan Hans dan tertegun karna di Maki oleh Dita.



" Sayang Jangan dengarkan dia , Dia adalah wanita yang ingin di jodohkan bersamaku , dia adalah anak om Wijaya sahabat papa " Hans memeluk mandy dan menjelaskan semuanya .


"Iyaa sayang , aku tidak papa , aku hampir saja mati berdiri karna melihatnya , aku berfikir dia adalah selingkuhan mu " Ucap Mandy yang melihat hans dengan muka datar .





Bersambung


__ADS_1



__ADS_2