
" WHATTTTT . . .. ! ! kamu serius Den ? , mengapa tidak memberitahu ku , Nggak usah den nanti aja ! " jawab clara dengan suara keras karena kaget mendengar deny .
" Iya aku serius ! , bagaimana bisa memberitahumu , Hans tidak pernah ingin tau dengan mu lagi semenjak kamu pergi Ra ." Ucap deny ke clara .
" Apa hans masih marah dengan ku den ? " Tanya clara dengan lirih .
" Iyya kayak nya Ra ! . sebenarnya aku ingin memberitahu mu dari awal dengan hans , tapi hans yang meminta ku untuk merahasiakan nya darimu ! " ucap deny dengan lirih ke Clara .
" Ada apa den ? , Apa yang kamu rahasiakan dariku ! ?" tanya clara yang penasaran dengan perkataan deny .
" Ra . . sebenarnya dulu itu hans menyukaimu , dia memberitahuku perasaanya kepada mu , tapi dia ingin aku merahasiakan nya dari mu ! " ucap deny dengan wajah datar .
" Kamu tidak bohong kan den ? , Aku tidak percaya dengan apa yang kamu bilang sekarang ! " Clara yang sontak tidak percaya kepada deny
" Iya Ra , aku berkata benar , buat apa lagi aku mau berberbohong dan menyembunyikan nya darimu , Lagian sekarang hans sudah bahagia dengan Wanita yang sangat sempurna " Ucap deny dengan tersenyum.
Clara yang awalnya kaget tidak percaya dengan dengan deny sekarang ia merasa aneh melihat deny yang memuji istri hans sambil tersenyum , Clara penasaran sesempurna apa perempuan itu hingga bisa membuat deny seperti ini .
" Siapa Nama perempuan itu den ? " Tanya Clara dengan tatapa tajam ke deny .
" Perempuan maksud kamu apa Ra ? " Ucap deny yang heran dengan respon Clara .
" Ehh maksud ku istrinya Hans deny ? " Clara berpura-pura santai dan Bertanya ke deny .
" Oh Mandy maksud kamu ! ? " ucap deny dan meyakinkan clara .
" Jadi namanya mandy , apa dia wanita kaya raya atau selebriti yang bisa menjadi istri hans ? ." Ucap Clara dengan nada sinis .
" Dia bukan wanita kaya raya ataupun selebriti , dia hanya gadis yang sederhana dan baik , dia adalah sekertaris nya hans ,mandy bekerja di kantor hans dulu Ra ! " Deny menjelaskan ke clara tentang Mandy sambil tersenyum .
" Apa kamu juga pernah dekat dengan dia den ? " Tanya clara ke deny penasaran.
" Kalau aku sih , aku pernah dekat dengan mandy sebelumnya tapi itu cuman buat hans cemburu . ! " Jawab deny .
" Kamu serius ? , apa kamu tidak pernah menyukai dia ? " Ucap clara yang masih tidak yakin dengan deny .
" Sudahlah Ra . . . , mengapa kamu bertanya Begitu kepada ku , Dia sekarang jadi istri hans , Toh nanti kamu juga akan segera bertemu dengan nya Ra ! " Ucap deny yang menghindar dari pembicaraan Clara .
" hehehe Baiklah , Aku sangat penasaran dengan perempuan itu aku tidak sabar ingin bertemu dengan nya ! " Ucap clara sambil menanam kebencian di kepalannya .
" Iya " jawab deny singkat .
D I K A N T O R
" Sayang sekarang aku ingin pulang , kamu sudah selesai makan maka tugasku telah SELESAI ! " Ucap mandy kepada hans sambil membereskan rantang yang di atas meja .
" Sayang tugas mu belum selesai . . . ! , kamu masih ada tugas lagi " sahut hans yang memeluk mandy dari belakang sambil mencium leher istrinya nya .
" Mas kamu jangan gitu ! , ini di kantor kamu jaga sikap mu . . " Mandy menahan tangan hans yang berusaha menyebarkan sentuhan nya ke tubuh mandy .
" Sayang aku ingin segera memiliki anak apa kamu tidak ingin punya anak ? " Tanya hans yang masih menggoda mandy .
" Mas aku sangat ingin kita mempunyai anak ! " sahut mandy yang memegang tangan Hans .
" Kalau begitu ayo kita bikin anak , Supaya anak nya cepat jadi kita harus rajin melakukan nya ! ." Hans membuka kancing baju mandy dan mengangkat Mandy ke atas meja .
" Baiklah kita akan melakukan nya tapi bukan di sini , kita ke kamar mandi ? " Ucap mandy ke hans .
" Ayo kita masuk sekarang aku sudah tidak sabar sayang ! ! " Ucap hans sambil menggendong mandy masuk ke kamar mandi .
D I R U M A H H A N S
" Pa , apa kita harus membelikan anak kita dan menantu kita rumah ? ". tanya ibu hans ke suami nya .
"NAda apa ma ? , apa mama tidak suka mereka tinggal di sini ? " tanya ayah hans .
" Bukan pa , Aku cuman ingin Anak kita segera memberikan kita cucu , kalau mereka hanya berdua terus maka semakin cepat kita akan punya cucu ! " jawab ibu hans .
" Oh iya yah mah , kalau bEgitu nanti kita bicarakan dengan hans , aku juga ingin kita punya cucu secepatnya ! . " sahut ayah hans dengan girang .
D I K A N T O R
Hans dan Mandy telah Keluar dari kamar mandi , Hans terlihat sangat bahagia dan puas sedangkan mandy berjalan dengan mengangkang karena sakit yang di berikan oleh suami nya .
" Mas aku pulang dulu yah , Aku sangat lelah sekali " Ucap mandy .
" Iya sayang , Makasih telah membuatku puas hari ini " Hans mencium mandy sambil memeluk nya .
" Isssshhh DASAR mesum ! ! , ternyata kamu itu sangat mesum aku baru tau sekarang " Mandy yang mengomel dan keluar dari ruang Hans .
Hans hanya tertawa mendengar kan istri nya dan melihat punggung istri nya dari belaKang sambil berjalan keluar .
__ADS_1
" Aduhhhh . . . aku jadi malu di liat orang , jalan ku sempoyongan begini ulah HANS , aisss aku tidak tahu bahwa suamiku itu sangat mesum ! " Omel mandy dalam hatinya sambil berjalan dan terlihat kesal .
Mandy meninggalkan kantor hans dan di antar oleh supir nya , Mandy yang menghayal sambil melihat ke arah jendela mobil tiba tiba teringat oleh ibu nya .
" Pak kita singgah di rumah ibu dulu yah ! " ucap mandy kepada supir nya .
" Baik nyonya " Jawab supir nya .
Setelah berapa lama Mandy tiba di depan rumahnya , dia membuka pintu mobil dan berjalan masuk di rumahnya .
T O K . . . . T O K . . .
" Assalamu'alaikum Bu ? ! " Mandy yang berteriak memanggil ibunya .
" Walaikumsalam . . . , Ehhh anak mama datang mana suami mu nak ? " Ibu mandy yang keluar dari dapur dan membuka celemek nya .
" Masih di kantor ma , apa mama baikbaik aja ? " tanya Mandy sambil memeluk ibu nya .
" Mama baik kok , kamu juga baik kan nak ? " Tanya ibu mandy sambil mengelus kepala anak nya .
" Iya mah ! , mandy sangat bahagia karna mandy sekarang punya banyak orang orang di sekeliling mandy yang sangat menyayangi mandy ma " ucap mandy yang tersenyum ke mama nya .
" Yah sudah , ibu sangat bahagia mendengar bahwa anak mama banyak yang menyayangi nya , sekarang mama mau ambil makanan dulu baru kita makan sayang " Ucap mama mandy dan kemudian berjalan masuk ke dapur nya .
D I K A N T O R .
Kini jam di dinding hans telah menunjukkan pukul lima sore , ia bergegas pulang ke rumah nya karna ingin segera bertemu dengan isterinya .
Kring . . . Kring . . . Kring . . .
Telepon hans berbunyi dan yang menghubungi nya adalah isteri nya . Hans langsung mengangkat nya .
" Hallo sayang ! " sapa mandy ke hans .
" iya halo sayang ! , Ada apa ? " Ucap hans kepada mandy .
" Sayang sekarang aku ada di rumah mamaku , Kamu pulang kantor ke sini yah ! ? , aku menyuruh supir tadi duluan pulang kerumah ! " Tanya mandy ke suaminya .
tanya Hans ke isteri nya .
D I P E R J A L A N A N .
Setelah meninggalkan Kantor nya kini Hans mengendarai mobil untuk menjemput istri nya .
Hans tibatiba hampir menabrak perempuan yang akan menyebrangi jalan .
Hans yang sadar dengan situasi di depan nya segera turun dari mobil dan melihat orang tersebut , ia khawatir bahwa orang yang hampir ia tabrak akan terluka .
" Maaf yah , aku tidak sengaja mbak ! " Ucap hans sambil memungut tas orang tersebut .
" H....Hans " Sahut perempuan itu .
D E G . . .
D E G . . .
D E G . . .
" C...Clara ! ! "
Hans tertegun melihat di depan nya adalah Clara , Perempuan yang selama ini membuat nya tak ingin melirik perempuan lain sebelum bertemu dengan mandy .
Jantung hans seakan berhenti berdetak melihat wanita yang ada di depan nya , ia tidak mampu berkata apa apa , ia hanya memperhatikan CLARA .
" Hans , Apa kamu adalah Hans PRADIKTA ? " Clara bertanya ke hans dan memandang hans dengan dekat .
" Clara ! ! , Kamu clara kan ? " tanya hans yang masih membatu .
" Iya hans aku CLARA ! " Sahut clara sambil memegang tangan hans .
Hans yang mendengar bahwa wanita yang ada di hadapan nya adalah Clara , sontak membuat Mata nya berkaca kaca dan langsung memeluk Clara .
__ADS_1
Hans sangat merindukan wanita yang ada di pelukan nya kini , Dia sangat ingin memeluk Clara hingga rasa rindu nya terlepaskan .
" Aku sangat merindukan mu Ra ! " Lirih hans di pelukan clara .
" Iya hans aku juga sangat merindukan mu , Bagaimana dengan kamu , aku dengar kamu sudah menikah Hans ! " Tanya clara yang masih berpelukan dengan hans .
Setelah clara mengatakan bahwa kini hans telah menikah , Hans langsung melepaskan pelukan clara dan mengingat mandy .
" Maaf Ra ! , Aku lupa aku ingin menjemput istriku , nanti aku akan menemui mu lagi . "
Hans melepaskan pelukan Clara dan masuk ke mobil nya . Clara yang melihat Hans pergi meninggalkan nya hanya tersenyum dan beranjak ke mobil nya yang ada di seberang jalan .
D I M O B I L .
Hans terus memikirkan Clara , ia berfikir bahwa perasaan nya ke clara masih seperti dulu , Hingga ia tidak bisa mengontrol perasaan nya jika berhadapan dengan perempuan itu , Di sisi lain hans juga memikirkan kan mandy , mana mungkin ia menghianati perempuan yang kini menjadi istri nya .
D I R U M A H M A N D Y .
Hans telah tiba di depan rumah mandy , ia trun dari mobil dan berjalan masuk kerumah mandy .
Tok. . . Tok . . Tok . . .
" ASSALAMU'ALAIKUM ! " Ucap hans yang berdiri di pintu .
" Walaikumsalam Mas , Ayo masuk dlu ! " sahut mandy .
" Sayang ! " Hans langsung memeluk mandy dengan Wajah sedih .
" Mas kamu kenapa , Apa ada masalah mas ? " Tanya mandy yang heran melihat suaminya di pelukan nya .
" Tidak apa apa sayang , aku hanya ingin memelukmu " Ucap hans sambil menenggelamkan wajah nya ke pundak mandy .
" Yah sudah , nanti di liat mama ayo masuk dulu " Ucap mandy yang memegang pipi hans .
Tak lama kemudian mandy dan hans berpamitan ke ibunya .
D i M O B I L .
Mandy heran dengan sikap suami nya , HANS yang sedari tadi hanya diam tanpa mengatakan sesuatu .
" Mas , ? " Ucap mandy .
Hans tidak mendengar kan mandy dia masih menghayal dengan menyetir serius .
" Mas , apa kamu mendengarkanku . ? " ucap maNdy sambil menarik tangan hans .
" Ah . Ada apa sayang ? " Tanya hans yang langsung tersadar .
" Mas kamu kenapa ? , Apa kamu ada masalah ? " Tanya mandy ke suaminya .
" Tidak papa sayang . . . aku hanya lelah dan memikirkan pekerjaan saja " jawab hans yang tersenyum ke arah mandy .
" Kamu kalau ada masalah bilang ke aku sayang , Kamu jangan memendamnya sendiri " . Sahut mandy yang memeluk lengan hans .
" Iya sayang " Hans melihat mandy dengan sedih dan mencium kepala mandy.
Bersambung
__ADS_1