
Deny dan mandy berjalan keluar dari ruanganya , mereka menaiki kendara deny yang sudah terparkir di depan kantor "ayo naik " pinta deny . mandy masuk ke mobil deny dengan muka datar " sial , kenapa sih harus aku yang di ajak pak deny" gumam mandy dalam hati.
Di dalam mobil mandy hanya diam dan mengalihkan pandanganya ke arah jendela mobil . "Mandy , Are you ok " tanya deny yang sedari tadik melihat mandy hanya berdiam diri , " iyya pakk ,,, saya baikbaik saja" sahutnya .
Deny hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum ke arah mandy . "Maaf mandy aku hanya ingin membuat teman menyadari perasaanya terhadapmu dengan cara begini " ucap deny dalam hatinya .
Mereka sampai di suatu restoran yang tidak jauh dari kantor , Mandy dan Deny berjalan masuk ke restoran ." Selamat siang tuan mau pesan apa " tanya pelayan itu dengan memberi menu kepadanya . . "mandy kamu mau makan apa " tanya terhadap mandy yang sedari tadik hanya berdiam diri " terserah bapak , samaan aja dengan pesanan bapak " deny kemudian memesan makanan kepada pelayan restoran .
Mereka telah selsai dengan makananya , Deny menatap mandy yang tak pernah berbicara kepada deni kecuali deny yang memulai percakapan duluan . "Mandy , apa kamu sudah punya pacar" tanya deny kepada mandy " belum , kenapa" mandy yang terlihat aneh dengan pertanyaan deny . " ohhhh , nggak cuman tanya aja sapa tau pacarmu marah kalau liat kamu makan sama aku " sahut deny yang tersenyum kepada mandy . "hehe iya pak" jawab mandy.
Mereka telah selasai dan menuju balik kekantor , selang beberapa lama mereka telah sampai di depan kantor .
__ADS_1
Mandy turun dari mobil deny dan berjalan masuk ke kantor , Sesampai di depan Ruangan ya dia mencari Hans yang sedari tadi iya tak pernah melihat bosnya . Mandy berjalan menelusuri ruangan hans iya melihat bosnya sedang berada di mejanya yang terlihat sangat sibuk dengan berkas-berkasnya .
Hans melihat mandy yang berdiri di depan kantornya. "sedang apa dia di sana , apa mungkin dia melihat ku tadi saat aku mengikutinya dengan deny ". hans yang seolaholah tak mau menampakkan bahwa dia telah mengawasi mandy dan temanya itu ketika makan siang tadik .
"Mandy..." teriak hans
"iyaa ,, pak ada apa " jawab mandy yang berjalan masuk di ruangan hans
"Dari mana saja kamu" hans bertanya dengan muka datarnya .
"Kau tahu ini sudah lewat dari jam Makan siang apa kau tahu itu" hans yang berbicara dengan suara keras
"Iya pak , maaf..." mandy menundukkan kepalanya .
"Baiklah jangan ulangi lagi" Hans yang melihat mandy tidak tega untuk memarahinya lagi .
__ADS_1
Di rumah Hans
"hubby ,, apa kau pernah lihat anakmu dengan seorang wanita" tanya seorang perempuan tua kepada suaminya yang sedang membaca koran di teras rumahnya (Halisa pradikta) .
"Tidak istriku ,, Anakku itu terlalu sibuk dengan pekerjaanya sehingga dia tidak pernah berfikir untuk mencari istri " ucap ayah Hans .
"Apa perlu kita menjodohkan anak kita Pa" tnya ibu hans.
"iyya mah., nanti kita bicarakan sama hans karna kita juga harus minta pendapatnya . "iya sayang baiklah" ucap ibunya .
Bersambung
__ADS_1