Direktur Adalah Suamiku

Direktur Adalah Suamiku
#KETAHUAN


__ADS_3

Setelah selesai merapikan riasan nya , Mandy berjalan keluar , ia berjalan keluar dengan pipi yang masih merah akibat malu .



Hans yang kebetulan juga baru keluar dari toilet melihat Mandy , ia tersenyum dan melihat sekeliling nya , Hans bersembunyi di balik tembok , Mandy yang berjalan keluar tak sadar bahwa di sana ada Hans yang sedang bersembunyi di balik tembok .




" A H H H H . . . Mmmm . . . Mandy yang kaget dan berteriak karna Hans yang menarik tangan nya dan langsung membungkam mulut mandy dengan telapak tangan nya .


"Jangan berisik sayang , Nanti Ada orang yang melihat kita . . . " Hans melepaskan tangan nya dari mulut Mandy dan berbicara sambil menyandarkan mandy di tembok .


" H A N S . . . kamu hampir membuat ku mati berdiri , aku kira siapa yang menyeret ku " Mandy yang cemberut menatap Hans yang masih menghimpit nya di tembok . " Ada apa , mengapa Kamu senyum senyum begitu , sana pergi , aku ingin keluar nanti ada yang melihat kita " Ucap Mandy yang menyingkirkan tangan hans yang menempel di tembok .


" Kamu jangan pergi , Aku hanya ingin memelukmu sebentar saja sayang " Hans yang langsung memeluk Mandy dari belakang dan menenggelamkan wajahnya ke pundak Mandy .


" Kan kita bisa ketemu lagi Hans , Aku tidak akan kemana mana sayang , " Ucap Mandy yang membalikkan badan nya melihat ke arah Hans .


" Iyaa Baiklah , Tapi aku ingin memelukmu sekali lagi yah , sebentar saja plissss . . . " Hans yang memohon dan memeluk Mandy .


Mandy hanya pasrah di pelukan Hans , Dia tersenyum melihat Kekasih nya yang seperti anak kecil .



Hans dan Mandy kemudian keluar dari lorong Kantor , Hans dan Mandy tidak mengetahui bahwa Saat ia bersembunyi di balik tembok , Ada seseorang yang tak sengaja melihat nya Yaitu Rani , Rani yang tak sengaja melihat Hans dan Mandy berniat untuk masuk ke toilet , tapi tiba tiba iya melihat teman nya bersama bosnya yang tengah berpelukan . Rani sangat terkejut dan langsung membalik kan badan nya dan membatalkan niatnya untuk ke toilet .



" Kenapa kamu melihat ku begitu " tanya mandy yang melihat Rani menatap nya dengan menyipitkan matanya ke arah mandy .


" Aku ingin Bertanya dengan mu , tapi kamu harus Jujur , apa hubungan mu dengan pak hans " Rani yang mendekatkan kursinya ke samping Mandy dengan bertanya serius .


" Nggak ada hubungan Apa apa , Mememangnya kenapa Ran , Kenapa kamu tiba tiba bertanya begitu kepadaku " Mandy yang bersikap gugup .


" Jangan Membohongi ku , Aku melihat mu tadi bersama dia di samping toilet " Ucap Rani yang mendekatkan wajahnya ke Mandy dan menatap sinis Mandy .



Mandy yang mendengar Rani berbicara , Terkejut . Dalam fikiran Mandy ia takut bahwa rani telah melihat nya berpelukkan dengan Hans .



" husssttt . . . Pelankan Suaramu , Nanti ada orang yang mendengar nya . apa yang kau lihat tadi " Mandy membungkam mulut Rani dan bertanya kepadanya .


" Siapa suruh lo bohongin gue , G U E L I A T L O B E R P E L U K A N " Mandy langsung Malu mendengar Rani yang mengetahui semua yang telah terjadi.


" Iya Ran , aku sama dia Berpacaran " lirih Mandy .


" What The Fuc . . . kamu serius ! ! " Rani yang langsung terbelalak Mendengar Mandy.


" Iya Ran , Aku serius " Jawab Mandy yang mengangguk kan kepalanya .


" Astaga , , , pantas saja akhir akhir ini kamu dengan pak hans terlihat aneh , Kamu sungguh beruntung Mendapatkan dia Ndy , karna selama Gue kerja di sini belum pernah gue liat dia menjalin Hubungan dengan wanita lain atau mendengar kabar angin gitu " ucap Rani yang masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar.



" Iya Ran , , , tapi Kamu jangan bilang ke siapa siapa yah , aku sengaja tidak ingin mengumbar hubunganku dengan dia , takutnya ada gosip yang nggak nggak lagi " tanya Mandy yang tersenyum kepada Rani .


" Ok dehhh , , , Gue juga Nggak mau Beritahu ke orang lain , nanti gue malah di cekik dengan pak Hans " Rani yang bergelidik ngeri .


" Makasih yah Ran , lo emang teman gue yang paling baik " ucap Mandy yang memeluk teman nya dengan tersenyum .


" Iya Ndy , Selamat yah atas hubungan kalian , Kapan kapan Traktir gue juga dong " Rani yang memberitahu mandy .


" Ashiapp . . . Ran " Mandy dan Rani langsung tertawa terbahak bahak .



Kini Waktu jam pulang kerja , Hans mengambil telpon seluler dari sakunya , Dia ingin memberi tahu Mandy dan Menyuruh nya masuk ke ruangan Hans .



Telpon Mandy berdering , Mandy yang melihat layar telpon nya , terlihat pesan Dari " My Love "





( " MY LOVE " )



Sayang Kamu di mana ! ?




( " MANDY " )

__ADS_1



Di ruangan , Ada Apa ?




( " MY LOVE " )



Rindu Sayang . . . . kamu ke sini yah




( " MANDY " )



Ngak ahh . . . Masih banyak yang ingin aku kerjakan . ini sudah hampir jam pulang jadi tahan dulu Rindu nya . Ok ! .




( " MY LOVE " )



Baiklah , Kamu ingin aku yang ke sana atau kamu yang ke sini ! ! !



Mandy yang melihat pesan Hans langsung bergegas keruangan Hans tanpa membalas pesan Hans dan Berfikir panjang , Karna dia takut jika Hans yang menghampiri nya nanti orang orang akan mencurigai nya .



T o k . . . T o k . . . T o k . . .



Mandy membuka pintu dan berjalan Masuk , Tiba tiba Hans memeluk Mandy yang bersembunyi di belakang pintu nya dan menutup kembali pintu nya .



" Kangen . . . " Jawab Hans yang memeluk Mandy .


" Kan tadi sudah Ketemu sayang , Apa kamu jadi pergi ke rumah sakit " Tanya Mandy yang berhadapan dengan Hans dan mengalungkan tangan nya di leher Hans . . .


" Tapi tetap aja Rindu sayang , , Iyya jadi , kamu juga mau kan " Hans yang mencium kening Mandy .


" Baiklah , ayo kita pergi sekarang ini sudah jam pulang kantor , kasian deny sedari tadi menunggu kita " Mandy melepaskan tangan nya dan Berjalan keluar menarik tangan Hans beranjak meninggalkan ruangan .



( D I M O B I L )



Hans yang mengendarai mobil dan Mandy yang duduk sampingnya beranjak ke Rumah sakit , Hans yang terus menatap mandy dengan tersenyum . Mandy yang sesekali melihat Hans juga tersenyum dan Kadang Kadang Menegur Hans agar fokus menyetir.



" Sayang kita singgah ke toko buah dulu yah , Aku ingin membelikan deny " Ucap Mandy kepada Hans .


" Siap Bos , Aku akan mengantar kan tuan putri ke toko Buah " Hans yang hormat dan menatap mandy dengan semangat .


" Sayang ihh apaan sih , , , Aku bukan Bos , kamu yang bosnya " Mandy menurunkan tangan hans dan mencubit pipi Hans .


" Iya aku bos nya kalau sama orang lain , tapi Bosnya HANS PRADIKTA hanya kamu sayang " Hans memegang tangan Mandy dan menciumnya , Mandy hanya tersenyum kepada hans .



Setelah Mandy dan Hans cukup lama di perjalanan , Mereka sampai di sebuah toko Buah . Hans memarkirkan Mobil nya dan Mandy juga bergegas turun dari Mobil .



" Pak Bungkus ini yah , Istri saya lagi ngidam jadi pengen Makan Buah pak " ucap Hans yang memegang pinggang Mandy dan tersenyum kepada penjual Buah . Mandy Yang Mendengar hans langsung Melihat Hans dengan heran .



" Ihh apaan sih Hans , kamu tuh yahh " mandy mecubit perut Hans dan tersenyum .


" Biarin Woek , kan emang kamu nanti jdi istri aku sayang " hans menjulurkan lidahnya dan mencium mandy .


" Pak ini buahnya , Semoga istri bapak sehat dan bahagia terus " ucap penjual buah sambil menyodorkan bungkusan parsel .


" iya pak makasih atas doa nya " Hans mengambil parsel nya dan mengajak Mandy naik ke mobil ,.


__ADS_1


( D I M O B I L )



" Kamu kenapa sayang , Dari tadik kok cemberut mulu " tanya Hans melihat mandy .


" Kenapa Kamu tadi Bilang Begitu ke bapak penjual Buahnya , Aku nggak suka , Pasti dia Berfikir kalau Aku hamil beneran " Mandy yang kesal dan cemberut .


" Ok Maaf sayang , Tapi apa kamu Benar tidak ingin Hamil dan punya anak dari ku sayang " Hans yang bertanya dengan menatap wajah Mandy sambil tersenyum .


" Mau , , , Tapi nanti kalau kita sudah nikah " Mandy yang masih terlihat kesal menyilangkan tangannya .


" Kalau aku mau nya sekarang apa kamu Mau " Hans Tiba tiba menghentikan mobilnya di pinggir jalan dan mendekatkan tubuhnya ke arah Mandy .


" Kamu mau ngapain kenapa berhenti di sini , , , H . . . Hans kamu mau ngapaian " mandy yang gugup dan menahan Hans .


" Aku ingin punya anak dari kamu sekarang , Kamu mau kan sayang " Hans yang menggoda mandy dan mendekatkan wajahnya ke wajah mandy .


" Hans apa yang kamu lakukan , jangan bertindak bodoh , aku ingin kita melakukanya kalau kita sudah nikah " Mandy yang menutup matanya dan mendorong Hans dengan kedua tanganya .




C U P . . .



Hans langsung mencium kening Mandy dan menjauhkan badan nya .



" H A H A H A H Aku hanya bercanda sayang . . . , Kamu jangan berfikir aneh aneh " Hans balik ke tempat duduknya dan melanjutkan perjalanan .


" Ihhssss Kamu tuh yahh , Aku kira kamu mau berbuat apa " Mandy mencubit lengan Hans .


Hans yang melihat mandy tersenyum dan mencium kepala Mandy .



( D I R U M A H S A K I T )



Setalah sekian Lama di perjalanan Hans dan Mandy tiba di rumah sakit , mereka berjalan dengan tangan hans yang terus menempel melingkar di pinggang Mandy .



T O K . . . . T O K . . . . T O K



" Hans , Mandy . . . Masuklah " Deny melihat hans dan Mandy yang berdiri di Pintu menyuruh nya masuk .



" apa kamu sudah baikan den , . . " tanya mandy yang duduk di samping deny .


" Iya Ndy , aku sudah baikan bagaimana hubungan mu dengan Hans apa sudah membaik " tanya deny dan melirik Hans tersenyum .


" Sudah den , ini berkat kamu juga aku minta maaf karena ini semua terjadi gara gara aku yang melibatkan mu " Mandy menunduk dan meminta maaf kepada deny .


" Tidak papa Mandy , Ini juga salah ku karna gara gara aku hans jadi marah padamu " Deny melihat Mandy dan memegang tangan Mandy .



Hans yang melihat Deny tersenyum dan memegang tangan mandy langsung mulai mengambil tindakan .



" He . . . Lo kalau memafkan nggak usag pegang pegang tangan cewek gua juga dong " Hans kesal dan menyingkirkan tangan deny dari mandy .


" Hans kamu kenapa sih , jadi seperti ini " Ucap mandy kepada Hans yang berdiri di samping nya .


" sialan lo Hans ,, Lo jangan takut gue ngerebut Mandy , Asalkan Lo bahagiain dia gue bakalan diam aja , tapi kalau Lo Sakitin dia gue akan Ngambil dia dari Lo " ucap Deny dan tersenyum pelit ke arah hans .


" Lo jangan ngomong sesuka jidat Lo , Gue nggak akan nyakitin Mandy , Jangan bilang lo beneran suka dengan cewek gue , Gue tonjok lo meski pun dengan ke adaan lo seperti ini " Ucap hans yang kesal dengan Deny sambil mengancam dengan mengepalkan tangan nya .


" Hans sudah cukup , Ini rumah sakit deny sekarang sedang sakit kamu jangan mengajaknya bertengkar " ucap mandy kepada Hans .



Deny hanya tersenyum melihat Hans dan Mandy , Dia senang melihat Teman nya sangat Kesal .





Bersambung


__ADS_1


__ADS_2