Direktur Adalah Suamiku

Direktur Adalah Suamiku
#PERNIKAHAN


__ADS_3

Assalamu'alaikum



Heyy gusy , maaf jika author nya lama up date karna sebagai manusia biasa juga kita masing masing punya kesibukan sendiri , Malam ini saya up date lagi untuk membuat kalian semua senang , dan jika ada kesalahan dalam naska nya mohon di maafkan yahh .




S E L A M A T M E M B A C A G U Y S S S . . .




( " S e b u l a n k e m u d i a n " )



Hari ini adalah hari bahagia bagi Hans dan mandy . Semua mata Para tamu undangan dan sanak keluarga telah berkumpul di ruangan tengah . Hans dan mandy menuruni anak tangga . Mereka terlihat sangat serasi dengan menggunakan Gaun dan Jas yang sangat sepadan dengan mereka Hingga membuat semua orang berdecak kagum melihat nya .



" Sayang apa kau gugup ? " tanya hans yang merasakan tangan nya di pegang dengan erat oleh wanita yang ada di samping nya .



" Iya sayang aku sangat gugup sekali . . " jawab mandy yang masih menghadapkan wajahnya ke depan tamu undangan .



" Jangan khawatir sayang , aku berada di samping mu " Ucap hans sambil tersenyum ke arah mandy .



.


.


.



Kini waktu yang di tunggu tunggu telah datang , Hans dan mandy melangsungkan ijab kabul . Seketika semua orang serentak bersorak " S A H H H H . . . . " .


.


.



Hans dan mandy kini telah menjadi suami istri yang di sahkan oleh hukum dan agama .


Hans mencium kening mandy dan mereka meminta restu kepada orangtua nya . tak lupa pula Rani dan deny juga turut hadir di pesta pernikahan nya .



" Selamat yah Ndy ! , Semoga kalian Sakina mawadah warahmah " ucap deny dan rani dengan menyalami tangan Mandy dan Hans .



" Iya makasih yah . . " ucap Hans.




Hans dan mandy kini meninggalkan acara , semua tamu undangan telah pulang , Hans dan mandy sangat lelah karna pestanya baru selesai .



Hans dan Mandy sekarang berada di kamar , Mereka bersiap siap membersihkan diri .



" Sayang apa kau lelah ? ? " ucap hans yang baru selesai mandi dan berjalan keluar dari kamar mandi .


" iya aku lelah sekali mas ! " Sahut mandy yang kini sedang merebahkan dirinya di atas kasur .


" Sayang hari ini aku telah menjadi suami mu , apa bisa sekarang kita melakukan kewajiban kita sebagai sepasang suami istri ! ? " ucap hans yang mengelus pipi mandy dan berbaring di samping mandy .


" Iya mas , Aku siap ! " ucap mandy yang terlihat malu hingga membuat kedua pipinya memerah .


" Apa kau malu sayang . . . , mengapa wajahmu menjadi merona begitu ? " Hans mendekatkan wajah nya ke arah wajah mandy sambil tersenyum .



Kini hans dan mandy telah siap melakukan hubungan suami istri .


Hans mendekatkan tubuh nya ke atas mandy dan membuka baju mandy dengan pelan pelan , Mandy hanya tersenyum dan baring melihat pria yang kini berada di atasnya , Hans mencium leher mandy hingga ke perut mandy , sesekali mandy mengeluarkan suara desahan nya , Hans memperhatikan istri nya sambil menggerakkan tangan nya menyentuh semua tubuh istrinya , Mandy merasakan setiap sentuhan hans , kini badan mandy merasa panas , hans juga semakin melakukan aksinya , Hans dan mandy kini telah bertelanjang bulat tak satupun helai benang yang menutupi tubuh mereka .



" Sayang apa kamu siap melakukannya dengan ku ? " ucap Hans yang memandang mandy sambil menyatukan dahinya ke mandy .


" iya aku siap mas ! " Ucap mandy yang memandang hans sambil mengalungkan tangannya ke leher hans .


.


.


.



Tak lama kemudian Hans memasukkan bagian intim nya yang sedari tadi sudah mengeras .



" Aghhh .... " Mandy kemudian merasakan sakit di bagian intimnya.

__ADS_1


" Tahan sayang . .. ! , sebentar lagi kamu tidak akan sakit merasakan nya , ini untuk pertama kali nya kamu melakukan ini , Makasih sayang telah menjaga dirimu untukku . . " Ucap hans sambil mencium mandy dan tersenyum puas .



Malam ini mereka menghabiskan malam pertama nya dengan sangat bahagia .


.


.




K E E S O K A N H A R I N Y A



Mandy Membuka matanya perlahan dan melihat tangan hans yang berada di atas perut nya , Mandy menyampingkan tubuh nya sambil menatap hans dengan tersenyum .


" Apa kamu sudah bangun istri ku ? . . . " ucap hans yang masih memejamkan mata nya .


" iya mas , kamu kok tau padahal kamu nggak liat aku " ucap mandy sambil mengerutkan alis nya .


" Bagaimana mungkin aku tidak merasakan tangan mu yang lembut itu menempel di pipiku . . . , setiap sentuhan mu kini membuat ku menjadi bergairah ! " Ucap hans yang langsung memeluk mandy dengan erat .


" sudah mas ! , kamu bangun dan siap siap pergi ke kantor , aku mau siapin sarapan dulu . . " ucap Mandy sambil berusaha menyingkirkan tangan suami nya itu .


" Tidak , aku tidak mau pergi kekantor atau berdiri dari kasur ini , apa kau tidak lihat sayang . . . kini punya ku sudah menegang karna melihatmu , jadi aku harap kamu memberi nya makan dulu baru aku bangun dari sini ! " Ucap hans yang melihat mandy dengan bergairah sambil menggoda mandy.


" Mas . . . ! kita kan udah tiga kali semalam , Masa kamu tidak capek , Udah kamu bangun aja " Mandy yang terlihat cemberut karna ulah suami nya itu .


bagaimna mungkin ia tidak marah , hans telah mengambil jatah nya dalam semalam dengan tiga kali yang membuat tubuh mandy menjadi kewalahan menghadapi suami nya itu .


" Pokok nya aku tidak mau jika kamu belum memberiku jatah ! " Hans merengek dan menenggelam kan kepala nya ke dada mandy .


" Yah sudah kalau itu yang kamu mau " Mandy hanya pasrah dengan suaminya itu .


.



Kini mereka melakukan sekali lagi aksinya , Mandy tidak bisa melihat suami nya itu seperti anak kecil yang sedang merengek meminta makanan.




D I D A P U R




'" Selamat pagi ma ! " ucap mandy kepada ibu mertuanya .


" Pagi sayang . . . , apa suami mu sudah bangun " tanya ibu mertua mandy .


" yah sudah sayang , kamu bantu mama untuk membuat sarapan " Mandy hanya tersenyum dan membantu mertua nya itu .


.


.



Tak lama kemudian masakan yang telah di buat oleh mandy dan ibu mertua nya kini telah terpasang rapih di atas meja makan , semua orang telah duduk di meja makan kecuali hans yang masih di dalam kamar .


.


.


.




" Selamat pagi ma , pah , " ucap hans yang berjalan menuruni anak tangga .


" Pagi Hans ! , Hari ini kau terlihat sangat segar apakah mandy telah melayani mu dengan baik ? " Ayah hans menggoda mandy yang terlihat malu .


" Ah papa bisa aja , oh iya mah ini siapa yang masak ? " Ucap hans sambil melirik ibunya .


" Tuh istri kamu yang cantik itu yang memasak , Mama salut dengan dia ternyata dia ahli di dapur juga loh " seru mama hans yang menunjuk mandy .


" Siap dulu dong ma , istri Hans ! " sahut hans sambil mencium mandy .


" Yah sudah mari kita makan ! " Ucap Mandy malu karna dari tadi semua orang telah memujinya .





Setelah selesai sarapan , Mandy mengantar hans sampai ke pintu sambil memegang tas kerja suami nya .



" sayang ini tas kamu ! , entar siang aku membawakan mu bekal ke kantor yah " ucap mandy sambil menyodorkan tas suami nya dan merapikan dasi hans .


" Iya sayang , aku pergi dulu kamu baikbaik di rumah yah " ucap hans sambil mencium kening mandy .



Hans menaiki mobil dan meninggalkan rumah , Mandy juga berjalan masuk ke dalam rumah .



K R I N G . . . K R I N G . . .

__ADS_1



Bunyi telepon dari atas meja , terlihat sebuah nama yang tertulis di layar telpon itu .



" Hallo den kamu dimana ! ? " Suara perempuan itu terlihat sangat senang dan bersemangat di kuping deny .


" Iya ada apa Ra ? , aku di kantor sekarang ! " Ucap deny sambil menaruh telpon nya di atas meja dan membesarkan suara telpon nya .


" Oh apa bisa kita ketemu den ? ,Sekarang aku ada di indo ! " Sahut Clara yang bersemangat mengajak deny .


" Apa !! kamu serius Ra ? , sejak kapan kamu datang ? " ucap deny yang langsung mengambil telpon nya dan kaget mendengar Clara .


" Iya Den . . . , aku serius ! , kemarin aku tiba di sini " ucap Clara .


" Yah sudah , Kamu sekarang ada di mana biar aku yang samperin " Ucap deny sambil tersenyum .


" kita ketemu di kafe X aja yah ? ! , Aku tunggu kamu sekarang ! " ucap Clara ke deny .


" Ok baiklah ! . . aku juga akan berangkat ke sana sekarang " deny kemudian mematikan telpon nya .




D I K A N T O R




" Selamat Siang , apa Pak Hans ada di ruangan ? " tanya mandy kepada seorang karyawan di kantor hans .


" Siang nyonya , bapak sekarang ada di dalam rungan nya " jawab karyawan itu sambil tersenyum .


" Ohiya makasih yah " Sahut mandy kemudian berjalan ke arah ruangan Hans .



Mandy sekarang telah berhenti bekerja di kantor hans , karena permintaan suami nya itu yang tak ingin melihat istri nya bekerja maka ia terpaksa berhenti .



T O K . . . T O K . . .



" Siang sayang ! " Ucap mandy yang berjalan masuk ke ruangan hans , sambil tersenyum .


" Siang istriku ! " jawab hans yang berdiri dan memeluk mandy .


" Ini makan siang mu , kamu makan dulu baru kerja lagi , aku tidak ingin suami ku jadi kurus karna kurang makan cuman fokus kerja saja ! " ucap mandy kepada hans sambil membuka rantang makanan di atas meja hans .


" Kamu masak apa hari ini sayang ? , aku ingin makan tapi di suapin yah ? " Hans merengek di depan mandy .


" Makanan kesukaan mu ! , ini kamu makan aku Suapin ! " Mandy menyodorkan sendok yang telah berisi makanan ke arah hans .


Hans memakan makanan yang di buat oleh mandy , Hans merasa sangat bahagia karna mandy yang sangat memerhatika nya .



D I C A F E



Seorang wanita cantik telah duduk di salah satu meja dan terlihat menunggu seseorang .



" C L A R A ! ! ! "



Clara menoleh dan melihat ke belakang , yahh dia melihat seorang lakilaki yang sangat ia rindukan dia adalah deny .



" Hay den , Apa kabar ? " Sahut clara yang memeluk deny dengan girang .


" Aku baik Clara , kamu bagaimana ? " Tanya deny .


" aku juga baik Den ! , aku tidak menyangka sekarang kamu jadi makin tampan deny " Ucap clara kepada deny dan tersenyum .


" Kamu juga Ra ! , kamu sangat cantik sekarang " ucap deny .



Clara dan Deny kini duduk berhadapan dan mengobrol .



" Oh iya den , Bagaimana kabar Hans ? " Tanya Clara ke deny sambil memainkan sedotan di tangan nya.


" Alhamdulillah dia baru saja sudah nikah Ra ! , Apa kamu ingin ketemu langsung dengan dia sekarang ? " Ucap deny kepada Clara .


" WHATTTTT . . .. ! ! kamu serius Den ? , mengapa tidak memberitahu ku , Nggak usah den nanti aja ! " jawab clara dengan suara keras karena kaget mendengar deny .


" Iya aku serius ! , bagaimana bisa memberitahumu , Hans tidak pernah ingin tau dengan mu lagi semenjak kamu pergi Ra ." Ucap deny ke clara .





Bersambung



__ADS_1


__ADS_2