Direktur Adalah Suamiku

Direktur Adalah Suamiku
#Rahasia


__ADS_3

seseorang Wanita yang tengah tertidur di pulas di atas ranjangnya dengan balutan selimut yang ada di badanya ,,, "mandy , bangun nak , nanti kamu kesiangan pergi ke kantor . " ucap Ibu Mandy . "pagi ma.. umchh" Mandy mencium pipi mamanya karna kebiasaan Mandy tehadap ibunya setiap pagi.



Mandy hanya tinggal berdua dengan Ibunya yang bernama Nia darmawan , semenjak 4 tahun lalu ayah mandy meninggal karena sakit jantung , mandy menggantikan ayahnya sebagai tulang punggung dan menjadi anak tunggal satusatunya , dia dan ibunya selalu hidup sederhana dan hidup dalam kehangatan .



"Ma.. hari ini masak apa " mandy memeluk ibunya dari belekang yang berada di dapur . "mama masak nasi goreng kesukaan kamu nak " sambil mengelus kepala anaknya .


selesai sarapan , Mandy bersalaman dengan ibunya dan beranjak pergi ke kantor ..


__ADS_1


Di Kantor



"Hans kamu kenapa dari tadik bengong kayak orang bego begitu " seseorang lelaki muda melihat hans dan menegurnya . yang tidak jauh beda dengan umur hans yang menjadi sahabat hans yang sejak dari SMA yaitu Deny. "nggak papa , cuman masalah kerjaan doang den." jawab hans "hans,, apa kamu tidak pernah jatuh cinta sama perempuan ?" tanya deny dengan muka yang penasaran dengan sahabatnya karna hans tidak pernah menjalin hubungan dengan seorang wanita dia hanya sibuk dengan pekerjaanya .Hans menendang kaki deny "sialan loe den ,, lo pikir gue nggak normal gitu , gue cuman nggak niat aja dulu " hans yang tibatiba berdiri mengambil berkasnya dan mengalihkan pandanganya . "yahh gue cuman nanya aja , kali aja lo homo hans geli gue deket-deket ama lo ,kalau lo sampe jadi bgtu beneran" deny yang berwajahh geli dan tertawa sini melihat hans .



"selamat pagi pak , ini ada berkas yang harus bapak tanda tangani " mandy yang tibatiba masuk dan meletakkan berkas ke meja hans , " baiklah, simpan saja di situ sebentar saya tandatangani" di sisi lain deny melihat mandy yang berdiri dan memerhatikan mulai dari ujung kaki sampai kepala ." makasihh pak , jam 12 siang bapak ada rapat dengan client nanti " ucap mandy yang membertahu bosnya "ok baiklah " sahut hans . mandy berjalan keluar ruangan dan tetap merasakan hal yang sama ketika berada di hadapan hans



"Hans.. Sekertaris lo boleh juga tuh , lumayan lahh . apa lo nggak pernah jatuh hati sama dia " ledek deny yang tersenyum bertanya..Hans tertegun dengan pertanyaan deny "lo pikir gue apaan , dia bukan tipe gue , " jawabnya sambil mengalihkan pandanganya ke Deny . "awas loe ,, gue yakin lo nanti pasti bakal jatuh cinta sama dia , kalau gue yang jadi bosnya sudah gue pacarin tuh anak hahahhah " deny yang tertawa dan berbicara mengejek ke hans ," yahh itu sih loe den, bukan gue . " jabawa deny . "iya dehh iya , kalau begitu gue pergi dulu ada urusan di luar" deny berjalan meniggalkan hans beralu dan pergi.

__ADS_1



Pukul 12 siang Mandy dan Hans berjalan menuju ruangan meeting ,, setiba d ruangan mandy menpersentasekan kerjasamanya kepada client hans ,,, hans hanya memerhatikan mandy dan tak mengalihkan pandangannya sedikitpun , hingga akhirnya meeting selesai hans masih menatap Mandy . "pak silahkan anda menandatangani berkas ini ' ucap mandy kepada hans yang masih saja melihatnya " pak , permisi pak silahkan di tandatangani" sontak saja hans sadar dan menandatangani berkasnya . "Ndy ,, saya mau bicara empat mata sama kamu sebentar kalau waktu jam makan siang " mandy tertegun "baikk pak ." ucapa mandy dan pergi meniggalkan hans .



Hans tidak tenang berada di ruanganya , dia selalu saja memikirkan wanita itu , akhirakhiran ini dia merasa aneh semenjak kejadian tempo hari di mana dia tidak sengaja mencium Mandy . "kenapa aku seperti ini , apa mungkin dengn ciuman pertamaku aku telah jatuh cinta kepada , agkhhhh ... tidak itu hanya ketidak sengajaan karna mandy yang tempo hari terpeleset dan aku membantunya hingga aku juga ikut terjatuh dan menindih tubuhnya sehingga bibirku menciumnya dengan tidak sengaja" hans yang berbicara sendri dengan memegang kepalanya."



bersambung


__ADS_1


__ADS_2