Direktur Adalah Suamiku

Direktur Adalah Suamiku
#Kesepakatan


__ADS_3

Ibu Hans menggandeng tangan Hans duduk di sofa ,Hans hanya menuruti dan berjalan dengan tuntunan ibunya , Dita yang baru pertama kali melihat hans terbelalak karna dia tidak menyangka apa yang di ucapakan ayahnya tadik benar , Bahwa hans pemuda yang memiliki paras tampan .



"Nak perkenalkan ini teman papamu dulu waktu kuliah di Yogyakarta . Namanya pak Wijaya dan ini Anaknya Dita" ucap ibu hans.


"hallo Om ,Dita , saya Hans" sahut Hans dengan menyalami tangan mereka dengan tersenyum .


"Owalah,, Jadi kamu yahhh yang bernama Hans, memang betul apa yang di katakan orang bahwa kamu memang pemuda penuh dengan karisma Nak" puji Pak Wijaya .


"Ahhh Om bisa saja" jawab hans .


"Nak kami ingin memberitahu , Bahwa Papa dan Om wijaya berniat menjodohkanmu dengan putrinya" sahut Ayah Hans.


Hans tertegun mendengar ucapan ayahnya , Berbeda dengan Dita yang sedari tadi tersenyum penuh dengan kegirangan .


"Maaf pah ,, Hans tidak bisa untuk saat ini , Hans Bisa memilih pasangan sendiri" Hans menjawab dengan muka datarnya . Merasa Hans tak senang dengan ucapan ayahnya . ibunya merasa khawatir dan Melihat suaminya dengan ekspresi muka Ragu .


"Baiklah ,,, ayah akan memberi mu Waktu sampai 30 hari untuk mencari calon istri, ingatlah nak ayahmu ini tidak ingin memaksakan kehendakmu tapi kamu juga harus lihat bahwa ayah dan ibumu sudah semakin tua , kami ingin melihat mu secepatnya menikah dan memiliki seorang Cucu" Ucap Ayahnya yang memegang pundak Hans .


"Iya hans , Om juga tidak ingin memaksamu untuk menikahi anak Om , tapi jika dalam 30 hari kamu belum mendapatkan kan seorang perempuan maka Om akan bersedia menjadi Ayah mertuamu" sahut Pak Wijaya kepada Hans .


"Baiklah ,,, aku berjanji , jika dalam 30 Hari aku belum mendapatkan seorang perempuan yang akan ku jadikan seorang istri maka aku siap untuk menikah dengan Dita" Hans yang berbicara tegas dan meyakinka orangtuanya.



Pembicaraan keluarga Pradikta dengan Wijaya akhirnya telah usai , Pak wijaya telah meninggalkan Rumah Hans dan Kembali kerumahnya bersama putrinya .



Di dalam kamar Mandy berbaring dan sedang membaca buku , tibatiba Suara Pesan telponnya berbunyi .

__ADS_1



(My Bos)


Hayy !!!!!



"Whattttttttt.... Apa aku bermimpi , apa ini nyata, aku tak percaya bahwa ini Hans" Mandy melompat ke kasurnya dengan memukul mukul pipinya karna dia tidak menyangka bahwa yang menghubunginya melalui chat ada lah Hans Pria yang ia sering pikirkan.



(My Bos)


Apa kamu sudah tidur ????



(Mandy)



(My Bos)


Kamu Besok weekend rencana nya kemana ??



(Mandy)


Nggak kemanamana cuman di rumah aja pak .

__ADS_1



(My Bos)


Ohh baguslah , Aku mau ngajakin Kamu ke suatu tempat . Apa kamu mau ???



(Mandy)


Boleh pak



(My Bos)


Ok , besok Jam 10 aku jemput yahh .



(Mandy)


iya pak



Mandy masih tidak percaya dengan apa yang di lihat nya, dia memukul bantalnya dengan berkalikali dan melompat lompat kegirangan . Dia Masih memikirkan kemana ia akan pergi dengan bosnya , atau mungkin Hans hanya ingin bertemu dengan Client nya secara mendadak , di sisi lain dia juga berfikir bahwa tidak biasanya Hans menghubunginya melalui pesan . Kini Mandy di buat Gelisah menggulinggulingkan badannya di atas kasur .



__ADS_1


Bersambung


__ADS_2