
Hari yang cerah dan berwarna pada hari ini , Begitulah perasaan Mandy yang kini Telah bersiap Menunggu Hans menjemputnya .
"Kamu kenapa Nak , Sedari tadi kamu senyum-senyum sendri mama perhatikan" Ibu Mandy yang heran dengan anaknya karna Hari ini ia melihat Mandy sangat Bahagia .
"Nggak papa kok Ma ,, Cuman lagi Mod aja pengen Bahagia Hari ini" Mandy tersenyum dan Memeluk Ibunya .
Tidak Lama kemudian , sebuah mobil terparkir di depan rumah Mandy tak lain itu adalah mobil hans yang datang menjemput Mandy .
"Kamu di jemput sama siapa Nak" tanya mama mandy yang menoleh keluar jendela .
"Sama teman Ma... Mandy pergi dulu yah , Assalamu'alaikum " Mandy meraih tasnya dan bergegas keluar dengan menyalami tangan ibunnya .
"Morning Sayang" Ucap Hans kepada Mandy yang baru duduk di kursi mobil hans .
"Morning ..." jawab Mandy tersenyum kepada hans .
" apa Kamu semalam tidur nyenyak Sayang" tanya Hans kembali .
"Iya sayang ,, Kamu " jawab Mandy .
"Nggak sayang ,, aku nggak bisa tidur karna kepikiran terus ama kamu" Goda hans kepada Mandy.
"Ihhh Kamu tuh yah paling bisa ngegombal" Mandy menarik Telinga Hans .
Setelah Perjalan , Kini mereka telah sampai di depan kantor , Mandy meminta Hans untuk tidak memperlihatkan hubungan mereka di Kantor , yahhh betul Mandy adalah perempuan yang sangat profesional dalam pekerjaan nya ia tidak ingin jika karir dan Hubungan pribadinya di Sangkut Pautkan .
__ADS_1
"Udahh , sampai di sini aja" ucap Mandy yang beranjak turun karna takut kelihatan dengan karyawan lainya .
"Ehhhh kamu lupa tugasmu hari ini kepada bosmu " Hans menahan mandy yang hendak turun dari Mobilnya .
"Tugas Apa Hans " jawab mandy yang heran , karna dia merasa tidak ada tugas hari ini .
"Mulai sekarang Kamu harus Mencium ku dlu sebelum masuk kantor" Hans menyilangkan kedua tanganya di atas dadanya dan melirik Mandy .
"Astaga Hans ,,, Ini di depan Kantor aku nggak berani , Nanti ada yang melihat kita bisa jadi bahan gosipan , Jangan ahhh lain kali aja" Jawab Mandy dengan muka kesalnya .
Tibatiba Hans memelototi mandy dan terlihat sangat kesal dengan ucapan Mandy .
Mandy kemudian mencium pipi Hans dan trun dari mobil dengan buruburu dan berlari masuk kekantornya. , Hans tersenyum dengan kelakuan pacarnya itu , ia melihat tubuh mungil mandy dari belakang yang berjalan masuk ke kantornya.
"Hey nona , kenapa kamu kelihatan bahagia sekali hari ini" ucap rani yang heran melihat Mandy.
"Nggak papa , cuman pengen senang aja , apa nggak boleh" mandy menjulurkan lidahnya ke arah Rani.
__ADS_1
"Sialan Lo ,,, kesambet setan apa lo hari ini" sahut Rani yang mengacak rambut Mandy .
Di sisi lain dirungan Hans ada deny yang sedang duduk di sofanya dengan membaca koran dan menyilangkan kakinya . Hans melihat Temanya itu heran, karna sikap deny yang baru kali ini dia melihat temnnya sepagi ini mengunjungi nya .
"Mau apa lo , sepagi ini datang kesini " hans berjalan melewati deny yang duduk di sofanya.
"Aku kengennn Hans " Rengek Deny yang tersenyum dan memasang muka sedihnya.
"Ihhh , gue jijik sama lo , sana lo pulang aja , sialan lo pikir gue nggak normal yang mau lo kangenin" Hans yang memasang muka jijik dan melihat sinis deny .
"Ehh bro ,, lo jangan salah paham , Gue kangenya bukan ke kamu tapi Sekertaris kamu " Deny yang berjalan dan membelakangi hans dengan senyum pelitnnya .
Hans yang mendengar ucapan deny langsung Mengejar deny dari belakang . dia tampak geram karna ucapan temanya itu.
Bersambung
__ADS_1