
"Tok tok" Suara bunyi yang di ketuk dari luar. Dengan cepat Vivi membuka pintu dan mempersilahkan Psi masuk ke dalam.
"Sudah mendapat informasi belum, saya ingin meminta penjelesan kamu tadi sewaktu di telepon" Ujar Psi dengan kesal dan berjalan masuk tanpa di persilahkan oleh Vivi.
"Sudah" Ujarnya dan melempar laporan itu langsung tepat di meja Psi. Dengan cepat Psi membaca laporan di berikan oleh Vivi. Sedikit kebingungan Psi pun bertanya kepada Vivi.
"Divisi badan kemaman" Ujar Psi dengan alis yang dinaikin. Di mana Vivi hanya memandang Psi sebentar dan fokus melanjutkan pekerjaanya di laptop. Dalam diam Psi pun mulai berfikir dalam hati. Tanpa sengaja Psi meremas laporan yang di berikan oleh Vivi.
"Divisi badan keamanan" Ulang Psi terus menerus sambil mengulang perkataanya. Vivi yang melihat Psi seperti itu datang menghampirnya dan memegang pundak Psi.
"Psi, apa kamu baik baik saja" Ujar Vivi yang terus menerus memegang pundak Psi, dan juga bingung kenapa Psi tiba tiba begitu emosi.
"Vi.. Aku mau tanya waktu saat penangkapan itu. Kamu mendapat laporan dari siapa, Kamu pergi tanpa seijin ketua tim dan aku " Ujar Psi yang menaikan alisnya dan memandang Vivi.
"Aku pergi karena mendapat laporan dari badan keamanan, Dan aku juga berpikir ketua dan kamu sudah mengetahuinya" Ujar Vivi dan berjalan pergi dan duduk ke kursinya kembali. Diam dan berpikir itulah yang dirasakan oleh Psi. "Brak" Suara bunyi meja yang di pukul oleh Psi membuat Vivi kaget dan memandang Psi dengan sedikit kesal dan marah.
"Psi apaan kamu bikin orang kaget aja" Melihat Psi seperti itu. Psi pun berjalan menuju ke tempat Vivi. Dan dia pun mulai berbicara.
"Vi seberapa kuat kamu bisa menerebos sistem it keamanan badan divisi kriminal" Ujar Psi dan berhasil membuat Vivi tidak percaya.
" Kamu gila kah Psi, Menerebos sistem keamanan it dia. Salah salah malah aku ketangkap pula" Ujar Vivi yang menolak perkataan Psi
__ADS_1
" Sebab itu aku ingin bertanya kepada kamu?? " Ujar Psi yang dan bertanya kembali.
"Psi?? Apakah kamu ada masalah, Kenapa tiba tiba kamu berpikir untuk menerebos sistem keamananya?"Ujar Vivi dan memandang kembali
"Kamu masih ingat kenapa kalian bisa di tangkap? waktu saat penangkapan kasus anak kecil" Ujar Psi yang balik bertanya kepada Vivi.
"Waktu kejadian mungkin karena.." Ketika ingin melanjutkan perkataanya tapi di hentikan oleh Psi
"Bukan karena,,," Ujar Psi dengan kesal dan melanjutkan perkataanya yang belum selesai
"Di Tim divisi badan keamanan ada pengkhianat " Ujar Psi dan memandang vivi yang sedang kebingungan
"Hah" Ujar sambil melongo dan berhasil membuat Vivi kebingungan dan tanpa Vivi sadari mengaruk kepala yang tidak gatal.
"Waktu saat kamu pergi ke markas musuh. Kenapa kalian bisa di tangkap?" Ujar Psi memandang dengan lekat lekat
"Waktu saat ke markas musuh tempat itu kosong dan tidak selang berapa lama terdengar suara bunyi tembakan di luar dan akhirnya kita di tangkap" Ujar terus memandang Psi dan memiringkan kepalanya dan memandang Psi sebentar
"Terus" Ujar Psi dan memandang Vivi
" Kau akhirnya datang menyelematkan kita." Ujar Vivi dan balik memandang Psi
" Coba kamu berpikir aku mendapat informasinya dari mana."
__ADS_1
"Entah," Ujar vivi sambil memainkan bahunya ke atas. Dan tidak luput memandang Psi kembali.
"Tapi kalau aku berpikir aneh juga ya.?.Kenapa waktu penangkapan kosong.Tidak masuk akal. Kecuali ada yang memberitahu kepada markas musuh" ujar Vivi dan mengerakan tanganya itu.
"Sebab itu aku ingin kamu menerebos sistem it mereka" Ujarnya dan menujuk ke komputer Vivi.
"Baiklah, saya akan beeusaha" Ujar Vivi dan berusaha menerebos sistem it.
" Tapi, ngomong ngomong. Psi ada suatu yang ingin aku tanyakan?" Ujar Vivi dan melanjutkan perkerjaan
" Kamu benaran mau bekerja di divisi kriminal, ?" Ujar Vivi
" Ya " Ujar Psi dengan singkat tidak lupa membaca laporanya.
"Ah, begitukah, " Ujar Vivi sambil mengarukan kepalanya.
" Vi, aku rasa akan menginap di rumahnya" sambil menujukan laporan yang di berikan oleh vivi.
" Baiklah, kalau lapar ada mie di sana" Ujar Vivi menuju arah dapur.
" Ok " Ujar Psi sambil tersenyum
---------------------
__ADS_1
Terima kasih yang telah membaca divisi kriminal sampai sekarang.