
setelah El , Kenan dan Elvan sampai di ruang keluarga mereka pun langsung duduk dan El tiduran di pahanya Kenan. mereka pun ngobrol seperti biasa dan El hanya main hp sambil sesekali melihat ke arah Elvan yang terus senyum kepadanya. El pun heran ada apa dengan Elvan karena dia memang polos kalau soal cinta.
dan tak berselang lama Kevin pun bergabung dengan mereka.
Tidak terasa mereka ngobrol sambil sesekali ketawa dengan tingkah El dan Kenan jam makan malam pun dan Tuan Evan dan Nonya Cha mengajak Elvan makan malam bareng dan tentunya Elvan dengan senang hati ikut.
meskipun dia melihat drama Kevin dan Kenan yang memperebutkan El tapi dia senang karena dapat melihat El .
setelah selesai makan Elvan pun langsung pamit pulang dia sangat senang karana El udah mau ngobrol sama dia.
Skip pagi
keluarga Alexander lagi sarapan. setelah selesai sarapan mereka pun langsung melakukan aktivitas masing masing
begitupun dengan El yang kini terpaksa mengendarai mobil baru Lamborghini nya warna silver karena Daddy nya memaksanya. awalnya dia beralasan mau naik taksi tapi Daddy nya tetap memaksa.
kembali ke El yang kini sudah masuk parkiran khusus pemilik karena dia tidak mau ketahuan jadi dia ngendap endap keluar dari parkiran khususnya,
setelah sampai di parkiran biasa dia pun langsung masuk RS dan menuju ruangannya sementara di jalan di pun di sapa suster di RS dengan ramah.lalu dia pun keluar dari ruangan nya untuk melakukan pemeriksaan kepada pasiennya kemarin. dan sudah ada dokter Ryan dan Dokter Cindy juga yang akan melakukan pemeriksaan karena mereka bertiga akan melakukan dinas pagi.Juga masih dinas pagi.
setelah melakukan pemeriksaan dia pun kembali ke ruangannya untuk memeriksa laporan keadaan pasiennya
namun dia kembali di panggil karena Ada pasien baru dan kebetulan El sedang tidak melakukan pemeriksaan dia pun langsung menangani pasien baru tersebut yang ternyata anak mudah laki laki yang menyalami kecelakaan di arena balap dan keadaanya cukup parah di pergelangan kakinya.
setelah El memeriksa keadaannya dia pun mengusulkan untuk melakukan operasi kecil karena mengalami patah Tulang dan keluarganya pun bertanya apa ada efek sampingnya El pun menjelaskan bahwa itu hanya operasi kecil tidak akan ada efek samping nya sampai Kelurganya pun setuju begitu pun juga dengan anak mudah tersebut yang mungkin anak kuliahan.
El pun melakukan operasi dan berhasil.
setelah memindahkan ke ruang perawatan El pun kembali memeriksa keadaan pasien tersebut.lalu dia menjelaskan ke kelurganya kalau tinggal pemulihan untuk anak mereka.
setelah itu El pun keluar dari ruangan VIP no 15 tersebut.
dan kembali ke ruangannya.
setelah waktunya makan siang tidak lupa El makan di kantin bersama Ryan dan Cindy
setelah selesai makan dia pun kembali me ruangannya untuk memeriksa berkas berkas pasien. namun tiba tiba dia di panggil suster
"maaf Dokter El pasien yang di VIP no 15 memanggil anda katanya ada yang mau di tanyakan"ucap Suster tersebut takut di marahi
"Baiklah saya kesana sekarang"ucap El
"Iya dok"ucap suster lalu El pun langsung pergi ke ruangan VIP no 15.setelah mengetuk pintu dan di persilahkan masuk El pun masuk
"selamat pagi Tuan Treza"ucap El senyum
"pagi juga Dokter El"ucap Treza senyum
"apa ada keluhan Tuan Treza"ucap El serius
"Begini Dok saya mau bertanya saya tidak akan lumpuh kan?"ucap Treza karena dia memang ingin melihat Dokter El mkanya dia beralasan mau bertanya
"Tenang aja, Tuan Treza tidak akan lumpuh karena operasi Tuan tadi tidak terlalu berbahaya karena hanya operasi kecil dan tidak ada efek sampingnya kok"ucap El
"baguslah kalau begitu Dok saya hanya takut makanya saya bertanya, maaf udah ganggu waktunya"ucap Treza
"Iya tidak apa apa tenang aja kaki Tuan Treza aman kok tinggal pemulihan aj "ucap El .Treza pun manggut manggut
"yaudah saya lanjut kerja dulu ya"ucap El
"Eee Dok El ..."ucap Treza tapi terputus karena seseorang datang.
"Treza loh ngak apa apa?"ucap orang itu yang tak lain adalah Elvan kakak sepupu Treza
"loh kak Elvan"ucap El .Elvan pun tersenyum karena dia baru tau kalau dokter yang ada di ruang Treza adalah El karena dia memang sengaja ke RS alasan mau jenguk Treza tapi sebenarnya tujuannya biar dia ketemu El yang kebetulan Treza di rawat di RS Ejival
"Dokter kenal kak Elvan?"ucap Treza
"Iya kak Elvan temannya kakakku kak Kenan"ucap El
"jadi Dokter El adeknya kak Kenan?"ucap Treza yang memang kenal dengan Kenan dan El hanya nganguk.
"ehh loh belum jawab pertanyaan gue"ucap Elvan ke Treza mengalihkan pembicaraan karena dia tau adek sepupunya pasti tertarik dengan El
"udah liat gue masih bertanya ya gue ngak apa apa kan ada dokter El "ucap Treza senyum
"Yaudah kak, Tuan Treza, El balik kerja dulu ya"ucap El
"El boleh ngak gue ikut soal nya mau bertanya tentang keadaan Anak nakal ini"ucap Elvan yang memang sengaja mau bicara dengan El
"Yaudah ayo kak "ucap El berlalu pergi
"eehh kak Elvan mau kemana ?"ucap Treza menahan Elvan karena dia tau kalau Elvan sengaja mengikuti El
" mau nanya soal keadaan loh mending loh istirahat "ucap Elvan .Treza Hanya mendengus kesal
"liat aja kalau gue udah sembuh gue ngak bakalan biarin loh dekatin dokter El "ucap Treza dalam hati
lalu Elvan pun keluar mengikuti El
setelah keluar dari ruang rawat Treza El pun sudah menunggunya
"kak bicara di ruangan ku aja "ucap El
"yaudah ayo"ucap Elvan lalu mereka pun masuk ke ruangan El dan suster suster pada terpesona dengan Elvan tapi El dan Elvan tidak peduli
"gimana keadaan sepupu gue El?"ucap Elvan
"operasinya tadi berhasil dan tinggal mejalani perawatan dengan baik"ucap El
"dia masih bisa jalan kan?"ucap Elvan
"Iya dia bisa kok setelah sembuh total tapi usahakan sebelum sembuh total dia pakai kursi roda dulu"ucap El
"Oh ia terima kasih El "ucap Elvan senyum
"Sama sama kak udah tugas gue kok"ucap El
"oh ia loh nanti pulang jam berapa?"ucap Elvan
"bentar lagi gue pulang kok karena gue memang masuk pagi"ucap El
"yaudah gue tungguin ya d ruangan Treza biar bareng gue nanti pulang"ucap Elvan
"tidak usah kak El bawah mobil kok. maunya sih naik taksi tapi Daddy maksa "ucap El
"gue kira loh naik taksi yaudah lain kali aja kalau gue datang jenguk si anak nakal itu"ucap Elvan senyum
"Iya kak"ucap El
"yaudah gue pulang dulu ya El "ucap Elvan.El pun mengangguk .lalu Elvan pergi menuju ruangan Treza lalu setelah itu dia pulang ke rumahnya
setelah El selesai kembali melakukan Pemeriksaan dan membuat laporannya dia pun langsung pulang kerumahnya tapi dia terlebih dahulu singgah di super market untuk membeli sesuatu. setelah dia keluar dari super market dia pun langsung pergi menuju mobilnya tapi dia melihat seseorang yang terlihat akrab di matanya berada di dalam mobilnya yang sedang menelfon dia mau melihat dengan jelas tapi di urungkan karena takut dia salah orang . dia pun memilih mengabaikannya karena dia yakin hanya mirip saja lalu masuk ke dalam mobilnya setelah itu langsung pulang ke rumahnya.
dan secara kebetulan sesampainya di rumah Kenan dan Kevin juga baru pulang dari kantor dan ternyata Daddy nya sudah pulang dari tadi karena sekarang jam 2 jadi sudah sore. mereka pun langsung masuk rumah dan di ruang keluarga mommy dan Daddy nya lagi ngobrol
"sore Dad Mommy"ucap ketiganya
"sore juga"ucap mommy dan daddynya lalu mereka mencium punggung tangan mommy dan daddynya
"waa kalian janjian ya pulangnya?"ucap Nya Cha
"Tidak mom kami kebetulan bersamaan sampai di rumah"ucap El
"Iya benar mom yang El bilang"ucap Kenan
"yaudah ke kamar gih bersih bersih"ucap Nya Cha
__ADS_1
"Iya mom"ucap ketiganya lalu berlalu masuk ke kamarnya masing masing
setelah waktunya makan malam El dan keluarganya pun sedang berada di ruang makan dan seperti biasa akan ada drama antara Kenan dan Kevin
setelah selesai makan El pun meminta izin ke keluarganya untuk ke kamarnya karena dia berkas berkas pasien yang mau di periksa begitu pun dengan Kevin dan Kenan yang pergi ke kamarnya setelah El pergi duluan
dan bukannya El memeriksa berkas pasien tapi dia memeriksa email dari asisten asistennya di perusahaan IT nya.
setelah beberapa jam El memeriksa kerjaannya dia pun melihat jadwal nya besok dan ternyata dia masuk siang yang artinya Jam 1 baru dia ke RS
lalu dia pun tidur setelah melihat jadwalnya.begitu pun dengan keluarganya
Setelah Jam 5 pagi El pun turun ke lantai 1 untuk ambil minum dan dia juga berpesan kw Bibi untuk ngasih tau mommy jika udah bangun kalau El bakal lambat bangun karena dia akan ke RS jam 1 siang di karenakan jadwal ya hari ini dinas siang.
lalu El pun masuk kamarnya dan memilih melakukan olahraga menggunakan alat fitness setelah itu latihan gym selama 1 jam stengah.
setelah selesai dia pun mandi , habis mandi dia pun berpakaian rumahan dan turun ke lantai 1 untuk sarapan dan sarapannya susah di siapkan bibi.
abis sarapan El pun bertanya ke bibi
"Bi Mom kemana?"ucap El
"sepertinya Nya ke butik non"ucap Bibi
"yaudah bi "ucap El lalu duduk di ruang keluarga untuk menonton. setelah bosan menonton kebetulan El dapat telfon
"hallo ada apa Ki"ucap El
"Loh ad waktu ngak sekarang El?"ucap Riki asisten El
*Ada kok. jam satu juga baru ke RS"ucap El
"yaudah kita ketemu di restoran xxx ya ada yang mau saya bahas"ucap Riki
"oke gue siap siap dulu "ucap El
"Iya El "ucap Riki lalu El pun mematikan telfonnya dan langsung masuk kamarnya ganti baju menggunakan baju dan celana serta jaket karena dia akan naik motor kesana
setelah siap dia pun langsung meluncur ke kafe yang sudah mengirim pesan ke Riki kalau dia sudah mau jalan ke kafe
sesampainya El di parkiran kafe dia pun langsung mengirim pesan ke Riki
*loh dimana?"pesan El
*gue di VIP no 3 loh masuk aja"balas Riki El pun langsung masuk ke dalam kafe dan langsung bertanya ke kasir
"ruangan VIP no 3 atas nama Riki dimana mbak"ucap El
"silahkan nona lurus kesana terus belok kiri disitu ada tulisan VIP 3"ucap kasir ramah. El pun mengangguk dan langsung ke ruangan VIP 3, setelah dia masuk El pun langsung menyapa
"pagi Ki"ucap El
"pagi juga El "ucap Riki senyum
"udah lama loh sampai sini?*ucap El
"baru juga kok"ucap Riki
"oh"ucap El
"Nona mau pesan apa?"pelayan yang sedang mencatat pesanan Riki
"Es jeruk aja mbak"ucap El
"mana bisa begitu loh juga harus pesan makan"ucap Riki
"gue tadi udah sarapan Ki"ucap El
"makan lagi dong"ucap Riki cengesan
"mbak tambahin ini ya untuk pesanan nona tadi"ucap Riki nunjuk El sambil memilih makanan untuk El
"loh maksa amat sih Ki"ucap El
"lagian gue yakin loh tadi tidak makan banyak kan?"ucap Riki
"Iya terserah loh aja, oh iy loh mau ngomong apa pasti penting kan?"ucap El
"Iya ini soal Perusahaan yang ada di Korea udah jadi tinggal merekrut karyawan dan pemimpinnya juga perlu kita diskusikan"ucap Riki
"yaudah loh suru si Riko ke Korea dia yang akan mimpin di sana karena dia juga paham bisa bahasa Korea, daripada dia jadi wakil loh mendingan dia yang pimpin. terus kalau dia udah milih karyawan di sana loh suruh dia hubungin gue atau langsung kirim lewat email daftar karyawan, tinggal gue liat liat kalau semuanya cowok gue akan kasih info ke Riko, usahakan rekrut juga orang indo kalau ada yang cocok atau mau kerja di sana"ucap El lalu pelayan pun masuk membawa pesanan mereka. setelah itu keluar.
mereka pun kembali ngobrol sambil minum
"nani gue suruh si Riko mudah mudahan dia mau"ucap Riki
"dia pasti mau dan harus mau, kalau dia ngebantah suruh dia telfon gue"ucap El
"Iya El , lagian mana berani dia ngebantah perintah loh"ucap Riki
"yaah loh kan saudara kembarnya pasti loh tau dong tabiat dia"ucap El
"Iya Iya"ucap Riki dan El hanya manggut manggut lalu mereka pun makan makanan yang di pesan.
setelah selesai El pun membuka obrolan kembali
"gimana keadaan perusahaan sekarang Ki"ucap El
"Aman El cuman ada beberapa perusahaan yang baru baru meminta kerja sama yang membutuhkan bantuan kita cuman saya belum kirim ke loh"ucap Riki
"Siapa siapa saja "ucap El
"ada dua perusahaan asing dan satu dari Indonesia"ucap Riki
"yang di Indonesia perusahaan mana?"ucap El
"nanti deh gue kirim semuanya ke loh dan kalau yang di Indonesia sepertinya Perusahaan lender group kayaknya"ucap Riki
"Lender group??pemimpinnya Rio Perdana lender kan?"ucap El
"Iya itu El "ucap Riki
"yaudah kirim nanti malam data datanya nanti saya pikirkan mau bekerja sama atau tidak"ucap El
"terus perusahaan keluarga gue aman kan Ki"ucap El
"yang mananya Alexander atau young group ?"ucap Riki
"Dua duanya lah"ucap El
"dua duanya aman kok sekarang"ucap Riki
"baguslah kalau begitu"ucap El
"Iya, jadi kapan loh berkunjung ke perusahaan mumpun kan loh udah ada di Indonesia?"ucap Riki senyum
"nanti gue kabarin loh kok kalau gue mau berkunjung soalnya gue udah kerja di RS jadi belum ada waktu"ucap El
"yaudah datang aja kalau sudah ada waktu luang"ucap Riki
"Iya Ki"ucap El
"yaudah gue pulang dulu ya bentar lagi gue mau ke RS*ucap El
"iya hati hati El "ucap Riki
"loh juga "ucap El senyum
__ADS_1
"yaelah ngapain sih loh senyum senyum El bikin gue deg eg an aja"ucap Riki dalam hati sambil mengangguk mendengar ucapan El .lalu El pun berlalu keluar dari ruangan VIP 3 dan Riki masih di dalam tapi setelah keluar kebetulan ruang VIP no 2 juga terbuka dan pas El berjalan ke kasir pintu ruang VIP 2 pun terbuka dan keluar seorang cowok tampan dan dingin bersama seseorang di samping nya dia sekilas melihat El yang berjalan ke arah kasir dan dia pun langsung bicara dalam hati
"cewek itu kayak tidak asing, siapa dia ya"ucap Orang itu dalam hati yang ternyata dia adalah Chai Vai Jim karena dia juga makan di restoran yang sama dengan El dan berada di samping ruangan El tadi makan. namun dia sadar karena asistennya bicara
"ada apa Tuan"ucap Sang asisten
"Liat tuh cewek yang mau keluar dari restoran kenapa kayak tidak asing"ucap Chai
"mungkin mirip aja Tuan dengan cewek yang pernah Tuan kenal"ucap sang asisten
"Iya yah apa dia El ya kan sama persis saat saya melihat dia memakai pakaian tomboy di Korea"ucap Chai sambil membayangkan El. lalu dia pun tersadar dan melihat El mengambil helm motornya saat dia mau memasang helm dia berbalik arah ke dalam kafe dan chai melihatnya dan ternyata benar dia adalah El.
chai pun kaget dan El sudah di atas motornya.
chai berlari keluar dari restoran tapi dia sudah tidak bisa ketemu dengan El karena El sudah melakukan motornya.
chai pun langsung masuk mobilnya dan di ikuti asistennya
"cepat loh susulin El sempat kita masih bisa melihatnya"ucap Chai dan asistennya pun melajukan mobilnya ke arah El tadi tapi El sudah menghilang.
"mending kita kembali ke apartemen Ji, nanti kita cari tau lagi El ada di mana"ucap Chai
"Iya Tuan"ucap Ji Yun sang asisten.
lalu mereka pun kembali ke apartemennya.
El pun kembali ke rumahnya .sesampainya dia di rumah ternyata sudah jam 12 dan dia pun langsung masuk kamar ya untuk mandi dan bersiap siap pergi ke rumah sakit.setelah selesai memakai pakaian dan dia pun langsung keluar rumah dan masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya ke RS.
sesampainya dia di RS dia pun langsung seperti biasa parkir mobilnya di parkiran khusus lalu dia pun langsung masuk ke dalam RS dan seperti biasa dia di sapa suster suster dengan ramah dan El pun langsung masuk ruangannya untuk mengambil jas dokternya lalu kembali melakukan pemeriksaan seperti biasa setelah sampai di ruangan Tuan Treza seperti biasa banyak drama dari Treza tapi El bisa mengatasinya.
"kalau begitu saya lanjut dulu memeriksa pasien ya Tuan"ucap El
"Iya dokter El terimah kasih"ucap Treza senyum
"sama sama, saya permisi"ucap Dokter El
lalu dia keluar untuk menuju ruangannya.karena pasiennya di RS baru dua orang dan pasien pertamanya juga susah mulai mengalami perubahan yang keadaanya susah lebih baik .
sesampainya di ruangannya dia pun langsung membuka laptopnya yang ternyata ada email dari Riki .
dia pun memeriksanya.lalu dia pun langsung mengirim pesan ke Riki
"loh urus kedua perusahaan asing itu , biar gue langsung yang urus perusahaan Lender, nanti gue yang langsung bertemu dengannya, loh atur biar gue aja yang ketemu langsung "ucap El
"emang loh udah mau membuka identitas loh El "ucap Riki
"Tidak, seperti biasa saya akan memakai nama samaran Miss Eleanor dan pake topeng"ucap El
"yaudah kapan loh ada waktu luang? biar bisa gue atur jadwal loh ketemu smaa dia"ucap Riki
"bentar gue liat jadwal dulu"ucap El lalu El melihat jadwalnya ternyata lusa dia masuk malam
"lusa aja atur jadwal gue sama perusahaan Lender dan usahakan siang atau sore"ucap El
"yaudah El gue atur dulu"ucap Riki lalu El kembali fokus memeriksa berkas berkas pasiennya.
tak berselang lama dia pun dia panggil suster karena ada pasien yang akan ditangani .dan seperti biasa dokter Seva dan Dokter Mika yang bertugas bersama dengan El dan mereka juga lagi menangani pasien.
El pun melakukan pemeriksaan terhadap pasien Asma setelah melakukan pemeriksaan diapun melakukan pertolongan kepada pasien dan memindahkannya ke ruang rawat.
setelah dia memeriksa uang dia pun langsung keluar bwrsama beberapa suster dari ruangan pasien yang mereka periksa setelah itu El kembali ke ruangannya untuk membuat laporan tentang pasien barunya. namun ada notif pesan masuk di hp nya
"El besok siang loh bisa ketemu Tuan Rio di kafe xxx jam 12 siang dia akan menghubungimu kalau dia sudah ada di kafe "pesan Riki
"baiklah kalau begitu "ucap El lalu kembali fokus ke kerjaannya.
setelah selesai membuat laporan dia pun keluar dari ruangannya dan kebetulan dia berpapasan dengan salah satu rekannya
"Ehh ada Dokter El "ucap Dokter Mika
"Iya Dok "ucap El ramah
"mau kemana Dok"ucap Dokter Mika
"mau beli coffe, mau titip?"ucap El
"emang boleh?"ucap dokter Mika senyum
"boleh kok dok"ucap El
"yaudah gue titip satu ya"ucap Dokter Mika
lalu El pun mengangguk dan berlalu pergi ke kantin namun di jalan dia berpapasan dengan Elvan yang ternyata masuk ke ruangan Treza
"Ehh ada kak Elvan "sapa El
"El loh masuk siang ya"ucap Elvan yang memang dia tau dari Kenan
"Iya kak ini mau ke kantin beli coffe, mau nitip ngak "ucap El
"Iya boleh deh tapi nanti loh repot mau masuk ke kamar nya Treza"ucap Elvan
"tidak apa apa kak "ucap El. Elvan pun mengangguk lalu El berlalu pergi ke kantin dan Elvam masuk ke ruangan Treza
sesampainya di kantin El langsung memesan tiga coffee setelah pesanannya sudah ada dia pun langsung bayar dan pergi keluar kantin tapi dia memanggil salah satu suster yang lewat
"sus boleh minta tolong ngak?"ucap El senyum
"minta tolong apa dok"ucap suster itu senyum
"boleh anterin ini ke dokter Mika soalnya tadi dia nitip tapi saya mau ke ruangan pasien dulu, bilang aja kode pesananmu dari dokter El "ucap El
"Iya dok bisa kok"ucap suster senyum senang karena dapat bertemu dokter Mika lalu El menyerahkan coffe ke suster dan suster itu pun berlalu pergi begitupun dengan El yang langsung pergi menuju ruangan Treza.
setelah El masuk dia pun langsung di sambut senyuman Treza dan Elvan namun El biasa saja
"kak ini coffenya maaf lama soalnya tadi pesannya ada tiga"ucap El sambil menyerahkan 1 coffe ke Elvan
"terus yang satunya mana?ucap Elvan
"itu pesanannya rekan kerjaku kak tapi sudah ku kasih suster buat Anter ke sana"ucap El
"Oh iya"ucap El manggut manggut padahal di dalam hatinya dia penasaran rekannya cewek atau cowok tapi di buyarkan oleh Treza
"terus buat Treza mana Dok"ucap Treza
"kan Tuan belum bisa minum coffe tentu saja tidak ada"ucap El santai .Treza hanya cemberut El dan Elvan hanya senyum melihat tingkah Treza. mereka pun ngobrol setelah beberapa menit El pun keluar karena takut ada pasien dan Elvan hanya pasrah juga Treza yang masih mau ngobrol sama dokter El
Berbeda dengan Dokter Mika yang sedari tadi menunggu El karena penasaran dia tadi kemana namun tiba tiba El datang dia pun langsung bertanya
"loh dari mana El "ucap Dokter Mika senyum
"gue tadi dari ruangan pasien VIP no 15"ucap El santai
"oh gitu"ucap Dokter Mika
"loh kenal sama pasien itu Dokter El ?"ucap Dokter Seva tiba tiba datang
"Iya dia adek sepupunya temannya kakakku "ucap El
"oh "ucap dokter Seva lalu El pun pamit masuk ruangannya.
Tidak terasa sudah waktunya El pulang karena sudah jam 6 dan dia pun langsung pulang setelah selesai memeriksa pasien pasiennya dan membuat laporan pasiennya.
sesampainya dia di rumah dia pun langsung mandi karena dia di tunggu keluarganya untuk makan makan bersama seperti biasa karena kebetulan keluarganya belum makan malam dan mereka pun menunggu El di ruangan keluarga. setelah El datang mereka pun langsung pergi menuju meja makan untuk makan malam bersama.
dan seperti biasa Kenan dan Kevin ribut karena memperebutkan siapa yang akan mengambilkan makanan untuk El dan akhirnya El menengahi mereka.
__ADS_1
Kevin yang mengambilkan makanan dan Kenan yang mengambilkan minum. Nya Cha dan Tuan Evan hanya geleng geleng kepala melihat kelakuan Kevin dan Kenan dan seperti biasa El jengah dengan kedua kakaknya tapi dia juga tidak bisa protes.