
Pagi harinya seperti biasa setelah El selesai berolahraga dia pun langsung mandi lalu turun ke lantai 1 untuk sarapan bersama.
Terlihat El dan keluarganya baru selesai sarapan dan masih berada di meja makan.
"gimana El jadi kan ikut kakak?"ucap Kenan senyum
"jadilah kak"ucap El datar
"ingat ya El kamu harus siap untuk vc kapan pun dan di mana pun "ucap Kevin penuh penekan
"Iya kak pasti "ucap El. Kenan hanya mendengus kesal.
karena jam sudah menunjukkan pukul 07 pagi Tuan Evan dan Kevin pun duluan berangkat ke kantor dan di susul oleh Kenan dan El yang akan ke perusahan yang di pimpin oleh Ken.
di perjalanan El dan Kenan ngobrol dan Kenan yang menyetir
"kak emang jam berapa kakak meeting dengan CEO Perusahaan Jim group?"ucap El
"jam 8 El tapi lebih baik kita duluan ke kantor untuk siap siap kan kamu juga harus mempersiapkan apa aja yang jadi bahan presentasi nanti karena kamu yang melakukannya "ucap Kenan santai
"Apa kakak tidak salah El kira hanya menemani saja
kak kenapa tidak dari semalam bilang kalau aku yang melakukan presentasi El kan aku bisa bersiap siap"ucap El gusar
"Aku yakin El dengan sekali kamu baca berkas nya kamu sudah bisa mempresentasikan Nya nanti "ucap Kenan Senyum karena dia tau adeknya itu sangat jenius
El hanya mengusap wajah nya kasar atas perilaku kakaknya itu.
"kak gimana kalau nanti kak Kevin tiba tiba menelfon saat El melakukan presentasi"ucap El datar
"tenang aja masih sempat kok karena aku tau waktu kakak meeting di perusahan nya jam 8:30 jadi kamu harus melakukan presentasi dengan baik hanya dalam 30 menit "ucap kenan santai
"udah ah kalau nanti meeting nya tidak berjalan lancar jangan salah kan El ya "ucap El pasrah
"kak percaya sama kamu El"ucap Kenan dan El hanya menunduk kesal
tidak terasa El dan Kenan sudah sampai di perusahaan.
setelah memarkirkan mobilnya, kenan dan El pun langsung masuk perusahan dengan El berjalan berdampingan dengan kenan.
terlihat mata mereka membulat saat melihat El. para pria yang terpesona dengan El dan berapa wanita iri dan ada juga yang kagum akan pesona El.
'wow barusan gue liat CEO tampan kita bersama wanita cantik 'ucap salah wanita
'cantik sekali gadis itu'salah satu pegawai pria
"beruntung sekali CEO bisa berjalan dengan wanita cantik itu ' pegawai pria
"apa ya hubungan ceo tampan dan gadis itu terlihat sekali kalau mereka sangat dekat 'salah satu pegawai wanita
dan masih banyak lagi komentar mereka.namun El hanya cuek begitupun dengan Kenan. tapi berbeda dengan apa yang di tampilkan Kenan.di pikirannya, dia sangat panas saat melihat tatapan para pria kepada adik kesayangannya.
sesampainya El di ruangan Kenan, El langsung duduk di sofa dan Kenan duduk di kursi kebesaran nya
namun tiba tiba ada yang mengetuk pintu yang ternyata asisten sang CEO. dia pun masuk setelah di persilahkan
"maaf Tuan saya ingin menyerahkan bahan presentasi nanti saat meeting bersama CEO dari perusahaan Jim group"ucap Sang Asisten
"berikan ke El "ucap Kenan langsung melihat ke arah El di sofa dan sontak membuat sang asisten langsung menyapa El karena baru sadar kalau ternyata adik sang Tuan ada di dalam ruangan tersebut
"Pagi nona muda"ucap Sang Asisten
"pagi juga kak"ucap El yang seakan mengingatkan bahwa dia sudah bilang untuk tidak di panggil nona muda lagi oleh asistennya kakaknya ini
"Ini dek bahan presentasi nanti "ucap sang asisten dengan terpaksa memanggil El dengan sebutan dek karena dia sudah mengerti akan peringatan dari adik Tuannya tadi
dan Kenan hanya bisa memakluminya
El hanya mengangguk dan sang asisten pun keluar setelah pamit undur diri
terlihat El sangat serius membaca setiap lembar dan Kenan yang melihat itu hanya tersenyum tipis karena dia yakin hasilnya nanti akan memuaskan meskipun akan banyak pertanyaan mengenai El dan mengapa dia memakai masker.
Jam sudah menunjukkan pukul 08:00
El langsung menuju ruang rapat yang ternyata sudah ada Chai dan Asistennya
pintu ruangan terlihat terbuka dan masuklah Kenan dengan wajah datar di ikuti sosok gadis yang memakai masker dan tentu saja membawa laptop dan 2 lembar berkas yang ada di tangannya.
"selamat pagi Tuan Chai "ucap Kenan ramah sambil menjabat tangan Chai dan sang asisten di ikuti El di belakang Kenan.saat bersalaman dengan El, Chai merasa aneh karena dia merasa familiar dengan bentuk tubuh gadis di depannya dan menatap aneh El yang memakai Masker namun tersadar saat tangan itu terlepas dari tangannya
__ADS_1
"Pagi juga Tuan Kenan"ucap Chai ramah
El dan Kenan pun langsung duduk.
"selamat datang Tuan Chai di perusahaan kami "ucap Kenan senyum
"Iya saya juga merasa tersanjung bisa langsung berkunjung di perusahan anda"ucap Chai sambil melirik El
"jadi tanpa membuang waktu sekertaris saya akan mempresentasikan bahan meeting kita, namun sebelumnya saya mau minta maaf mewakili sekertaris saya kalau anda merasa dia tidak sopan soalnya dia memang sedikit tidak enak badan saat ini jadi dia terpaksa memakai masker agar tidak menganggu kalian namun kalian bisa pastikan itu tidak mempengaruhi hasil presentasi "ucap Kenan langsung melihat ke arah El
"Tidak apa apa silahkan lanjutkan "ucap Chai melihat ke arah El dan El pun langsung menyalahkan laptop. setelah terpampang jelas layar ruangan bahan meeting El langsung membagikan bahan meeting berupa berkas kepada Chai dan Kenan lalu langsung ke depan dengan tegas dan tidak mengurangi kesan anggunnya meskipun menggunakan masker
"baiklah saya akan mulai menjelaskan tentang apa yang ada di depan "ucap El
deggggg
Chai yang mendengar suara gadis yang ada di depannya seketika merasa familiar
"suara ini"ucap Chai dalam hati yang langsung mengingat El dengan wajah terkejut namun dia langsung memasang wajah datar seperti semula.meskipun masih penasaran tapi dia akan tetap fokus mendengarkan penjelasan El
dan tentunya dia sangat puas atas penjelasan El yang sangat jelas dan tegas.
El mempresentasikan Nya selama 25 menit kemudian dia bertanya kepada Chai apa masih ada yang mau di tanyakan
"bagaimana Tuan apa ada yang mau di tanyakan ?"ucap El tenang meskipun gelisah karena dia takut kakaknya menelfon
"saya sudah sangat puas dengan penjelasan nya nona "ucap Chai ramah meskipun masih dengan wajah datanya
"baiklah terimah kasih "ucap El langsung langsung duduk di samping Kenan
"hebat kamu bisa menyelesaikan kannya dalam waktu 25 menit "ucap Kenan bangga berbisik ke arah El
dan El hanya mendengus kesal
"saya salut sama sekertaris anda Tuan Kenan dalam waktu 25 menit dia bisa menyelesaikan nya dengan jelas dan cepat "ucap Chai melirik ke arah namun El hanya acuh
"aku tidak tau bagaimana lagi reaksinya kalau dia tau yang barusan di presentasi kan olehnya hanya satu kali baca "ucap Kenan dalam hati
"itulah keberuntungan ku Tuan Chai"ucap Kenan senyum
"betul anda sangat beruntung "ucap Chai ramah
"tentu saja saya dengan senang hati bekerja sama dengan Tuan kenan"ucap Chai
"kalau begitu suatu kehormatan bagi saya "ucap Kenan senyum
"selamat berkerja sama "ucap chai
"Iya selamat bekerja sama"ucap Kenan lalu meraka melepaskan jabatan tangan mereka.
terlihat El acuh tak acuh dengan mereka
melihat sifat sekertaris Kenan Chai merasa melihat El karena sifatnya yang sama.
"oh ia Tuan Kenan apa anda tidak berniat memperkenalkan sekertaris hebatmu itu ?"ucap chai melihat ke arah El
namun belum juga Kenan angkat bicara handpone El langsung berbunyi dan dia langsung meraih handpone nya dan melihat kalau Kevin yang menelfon menggunakan panggilan Video
"Mohon maaf Tuan Chai kalau tidak sopan saya harus keluar sebentar ada urusan mendadak "ucap El melirik ke arah Chai dan Kenan
Kenan yang mengerti pun langsung bicara
" pergilah dan cepat Kembali "ucap Kenan dan El pun keluar lalu berlalu masuk ke dalam ruangan khusus CEO setelah menerima panggilan dari Kevin El duduk di sofa ruangan Kenan dan langsung melihat ke arah layar handpone yang ternyata kakaknya melihat ke arah handpone dengan senyum lebar karena tau kalau El sedang melihat nya.
Terlihat Tuan Evan mulai berbicara dengan lantang mengatakan bahwa Kevin akan menggantikannya jadi CEO dan tentu El sangat senang melihatnya walau hanya di layar handpone.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Du ruangan meeting Kenan terlihat Chai mendengus karena gagal untuk mencari tau tentang Sekertaris Kenan karena dia merasa bahwa sekertaris tersebut adalah El namun Batal karena tiba tiba ada panggilan telfon
"kenapa aku merasa Tuan Chai sangat penasaran dengan El. tidak heran lagi sih meskipun memakai masker adikku itu akan tetap memancarkan aura ke kecantikan nya. jadi wajar kalau Chai tertarik apalagi setelah melihat kehebatan El "ucap Kenan dalam hati
tidak tau saja kalau chai merasa penasaran karena Chai memang kenal dengan El
"maaf Tuan Chai sekertaris saya lagi ada urusan, kalau misalnya masih ada yang Tuan mau tanyakan ke sekertaris ku bisa saja Tuan pulang dulu nanti bisa kok langsung menanyakannya lewat email karena saya merasa tidak enak kalau mau membuat anda menunggu "ucap Kenan ramah
"apa sekertaris anda akan lama?"ucap chai
"tidak saya yakin itu "ucap Kenan
__ADS_1
"yaudah saya bisa menunggu Tuan karena karena lebih baik bertanya langsung. tenang saja saya tidak apa apa menunggu "ucap chai keras kepala
"yaudah kalau begitu Tuan "ucap Kenan pasrah
"ini orang keras kepala sekali segitu pengennya kah tau nama El "ucap Kenan kesal akan tingkah klien nya itu namun tetap berusaha tenang.
"enak aja mau mengusir saya secara halus. saya semakin yakin kalau dia memang berniat menyembunyikan identitas sekretarisnya itu.apa dia benar benar El tapi kenapa dia tidai mau menampilkan wajahnya di depanku apa karena memang dia mau menyembunyikan identitas nya
udah ah mending gue coba cari tau nanti kalau dia sudah datang "ucap chai dalam hati
...****************...
Di sisi El yang sudah menyaksikan kakaknya resmi jadi CEO pun langsung mematikan panggilannya lalu mengetik pesan ke kakaknya
'kak El sudah menyaksikan nya dari awal sampai akhir , sudah dulu ya El mau lanjut menemani kak Kenan sebentar' pesan El ke Kevin lalu dia pun langsung berlari masuk ke dalam ruangan meeting
"maaf membuat Tuan Chai dan Tuan Kenan menunggu "ucap El sopan. ya meskipun El yang terlihat acuh namun dia tetap menjaga kesopanan nya
"Tidak apa apa nona?"ucap chai ramah
"terimah kasih toleransinya Tuan Chai "ucap El sopan
"sama sama "ucap chai
"jadi apa masih ada yang akan di tanyakan ke sekertaris saya Tuan Chai?"ucap Kenan yang merasa di abaikan
"begini Tuan, sebenarnya saya sudah tidak ada pertanyaan soal kerja sama kita hanya saja dari tadi saya melihat sekertaris anda seperti saya merasa familiar"ucap chai terus terang
"apa dia curiga ya sama aku kalau aku ini El "ucap El dalam hati
"dasar gila terus terang amat"umpat Kenan selama hati
"sepertinya ada salah orang Tuan saya sama sekali tidak kenal dengan Tuan dan hari ini adalah hari pertama kita bertemu "ucap El lantang
"benarkah?emang nya nama Nona siapa ?"ucap Chai
deg deg
"akh aku harus bilang apa coba jangan sampai salah ucap "ucap El hati
"nama saya ..."ucap El yang sudah memikirkan nama samaran namun belum juga El bicara Kenan lebih dulu menjawab yang tidak tau El kenal dengan Chai
"Dia sebenarnya adek saya Tuan jadi mungkin anda memang salah orang "ucap Kenan dingin
deg deg
"kak apaan sih sudah aku bilang jangan buka identitasku"bisik El Kepada Kenan
"tidak apa apa El lagian daripada dia mengorek lebih dalam lagi "ucap Ken berbisik
"oh jadi dia adik mu dan kamu angkat sebagai sekretaris"ucap Chai senyum
"sebenarnya dia bukan sekertaris hanya saja saya tiba tiba memintanya tadi pagi buat menemani saya dan membantu saya mempresentasikan bahan meeting tadi"ucap Kenan langsung menjelaskan yang sebenarnya supaya klien nya ini tidak banyak tanya . tujuannya mau membantu El namun malah memperkeruh keadaan
"wow hebat sekali adek mu itu Tuan Kenan dalam jangka waktu yang sangat mepet dan tiba tiba namun dia dapat menyelesaikan presentasi dalam waktu 25 menit "ucap Chai senyum
"Iya adek saya memang Jenius"ucap Kenan bangga
"dasar kakak laknat secara tidak sengaja dia ini mau membuka identitas ku "umpat El dalam hati sambil menunduk
"kalau boleh tau nama adek mu itu siapa Tuan Kenan "ucap Chai tersenyum memprovokasi Kenan
deg
"jangan sampai kakak menyebut nama asliku tapi kalau aku memberi kode ke kak Kenan yang ada membuat Chai lebih curiga "ucap El dalam hati
"Elerina valensya Alexander "ucap Kenan bangga
"dasar gila nih kakak gue tanpa jeda dia langsung membuka identitas ku "umpat El dalam diam sembari menunduk
"apa? jadi memang benar orang ini adalah El?
apa mereka orang yang sama?namun suaranya memang sama.ini pasti identitas El yang sebenarnya. lebih baik aku pura pura tidak kenal aja nanti juga El yang bakal ngaku sendiri "ucap chai dalam hati
"kalau begitu salam kenal Nona Elerina "ucap chai ramah
"Iya salam kenal Tuan "ucap El tenang. berusaha tenang ya.
setelah selesai dengan suasana yang canggung tadi Chai dan Asistennya pun pamit pulang dan El langsung masuk ke ruangan kakaknya dengan wajah gusar jangan sampai Chai tau kalau mereka adalah orang yang sama namun berusaha tidak terlalu gelisah biar kakaknya tidak curiga kalau dia kenal dengan Chai.
__ADS_1
setelah merasa agak tenang El pun pamit pulang ke rumah dan tentunya di antar oleh asisten nya Kenan. dan dengan terpaksa El mau mengikuti keinginan kakaknya karena malas untuk berdebat.