
kini El sudah berada di bandara bersama dengan Reza. mereka di antar Kris. sebenarnya Chen ingin mengantar El ke bandara tapi memintanya untuk langsung saja ke RS karena Chen udah mulai kerja kembali
setelah Kris pergi El dan Reza pun masuk kedalam pesawat.
Tidak terasa pesawat yang membawa El pun mendarat di bandara Soekarno Hatta
El dan Reza pun berjalan berpisah karena takut ketahuan oleh Kelurganya. dimana kedua kakaknya yang akan menjemput nya karena mereka tetap memaksa setelah El menolak nya, El pun hanya bisa pasrah.
Terlihat El keluar dari bandara dengan membawa koper miliknya, wajah cantiknya yang dingin tentu membuatnya menjadi pusat perhatian.
namun tiba tiba sosok dua pria tampan datang menghampirinya. siapa lagi kalau bukan kedua kakaknya.
"Ayo dek kita pulang "ucap Kevin menggandeng tangan El
"Ayo"ucap Kenan langsung menggandeng tangan kiri El karena kakaknya telah menggandeng tangan kanan El
El hanya mengangguk pasrah dengan tingkah kedua kakaknya
mereka masuk mobil pribadi Kevin.
El duduk di bangku tengah di apit kedua kakaknya.
setelah mobil sudah di jalankan oleh sopir El dan kedua kakaknya pun ngobrol
"kamu tidak apa apa kan selama di sana?”ucao Kevin khawatir
"El aman kok kak "ucap El
"mana kita tau El kan kamu itu jauh dari kita, kamu sih tidak mau aku ikut bersama mu"ucap Kenan cemberut
"El aman kok kak lagian bukan pertama kalinya El keluar negeri kak"ucap El
"Iya kakak tau El tapi di Inggris lebih berbahaya daripada cina kan kalau di cina ada granpa sama grandma "ucap Kevin
"Ihh kakak , El jadi ingat grandpa sama grandma , gimana ya keadaan mereka?"ucap El yang teringat dengan granpa dan grandma nya yang sampai sekarang belum juga berkunjung ke indo
"jangan mengalihkan pembicaraan El "ucap Kenan serius
"tidak kok kak lagian El aman kan, lihat aja El sekarang"ucap El cuek
"Iya Iya baguslah kamu aman"ucap Kenan mengalah
El hanya mengangguk senyum kemenangan
"El kamu sangat manis saat tersenyum pantas saja si Es balok bisa mencair, selama kamu di Inggris aku yang dia teror"ucap Kenan dalam hati melihat senyum adeknya
"senyum mi ini dek yang bisa membuat para pria bisa terpikat pantas saja mereka berdua bisa jatuh cinta sama kamu dek "ucap Kevin dalam hati .
__ADS_1
"kak kapan kita mengunjungi grandpa dan grandma?"ucap El memecahkan keheningan
"tunggu aja El grandpa sama grandma pasti datang berkunjung kok"ucap Kevin
"mudah mudahan kak tapi nanti El desak deh"ucap El
kedua kakaknya hanya geleng geleng kepala
mereka pun berbincang selama di dalam mobil
tidak terasa mereka pun sampai di mansion keluarga Alexander
mereka pun masuk dan ternyata sudah di tunggu nya Cha dan daddynya pergi ke kantor karena Kevin harus pergi menjemput El jadi daddyny harus ke kantor
"mom "ucap El langsung menyalami mommy nya lalu memeluk mommy nya
Kenan dan Kevin juga menyalami mommy nya
"kamu udah datang nak "ucap Nya Cha menuntun putri nya duduk di sofa ruang keluarga
"Iya mom, Daddy ke kantor ya"ucap El mencari daddynya
"Iya El soalnya si Kevin tidak mau mengalah maunya dia jemput kamu langsung jadi daddyny terpaksa ke kantor "ucap Nya Cha melirik ke arah putranya yang lagi duduk di sofa
El hanya mengangguk lalu pamit mau ke kamarnya.
begitupun dengan kedua kakaknya yang memutuskan untuk tidak ke kantor
"gue udah tidak sabar mau ketemu El nanti. rasanya pengen setiap hari melihat wajah El "ucap Nya sambil tersenyum.
"gue tidak bisa terus begini, gue harus Pepet El terus biar dia bisa membalas cintaku "ucap Elvan sambil tersenyum
"tenang Elvan nanti sore kamu akan ketemu El "ucapnya lagi kemudian dia memilih melanjutkan pekerjaan nya
sedangkan di sisi Chai
dia sedang berpikir El sedang apa karena setahunya El akan pulang besok lalu dia pun memilih menelfon El
"hallo El "ucap chai setelah El mengangkat telfon nya
"Iya kak"ucap El
"bagaimana kabarmu di situ El ?"ucap chai
"gue baru sampai di indo kak"ucap El
"apa?loh udah balik ternyata , loh dimana ?masih di bandara ?"ucap Chai penasaran
__ADS_1
"gue udah di rumah kak "ucap El
"oh gitu gue kira masih di bandara "ucap chai
"udah Samoai di rumah kok kak"ucap El
"yaudah baguslah , jadi kapan loh masakin gue ?"ucap chai senyum
"besok aja kak sore karena El shif pagi besok"ucap El
"yaudah besok sore ya ke apartemen ku "ucap Chai
"Iya kak udah dulu El mau mandi "ucap El datar lalu mematikan telfon nya
sebanyak El malas ke apartemen Chai apalagi selama ini dia belum pernah masuk ke apartemen laki laki jadi dia harus mencari cara agar tidak ke apartemennya.
saat El akan mandi ternyata ada pesan masuk dari Elvan
"loh masih di Inggris ?"ucap Elvan dalam pesannya yang basa basi
"gue baru sampai di rumah kak"ucap El
"oh gitu baguslah karena ternyata loh juga bakal ada kalau nanti gue ke rumah loh "ucap Elvan
"Iya kak El ada kok "ucap El oolis yang tidak tau maksud Elvan
"yaudah sampai ketemu nanti sore ya gue mau lanjut kerja dulu "ucap Elvan
"Iya kak "ucap El dan hanya di read oleh El
"oke "ucap Elvan
beralih ke Elvan setelah El membaca pesannya
"cewek ini cuek amat "ucap Elvan geleng geleng kepala lalu melanjutkan kegiatannya
berbeda dengan kedua kakak El yang sedang mengerjakan pekerjaan kantornya di rumah. mereka sedang berada di kamarnya masing
El yang baru selesai mandi dan berpakaian pun langsung mencari kedua kakaknya yang ternyata sedang mengerjakan pekerjaan kantornya
"keras kepala sih udah di bilangin tidak usah jemput El tapi Mala bersikeras"ucap El geleng geleng di luar kamar kedua kakaknya
dia heran dengan sikap kedua kakaknya yang tidak pernah mau mengalah satu sama lain
setelah melihat kedua kakaknya bekerja El pun memilih masuk kamarnya setelah itu dia masuk ruang kerjanya dan melihat ternyata ada kerjaan yang di kirim Beberapa Asistennya dari masing masing perusahaan nya
El mendesah pelan , meskipun hanya berada di belakang layar tapi ia cukup repot kalau semua Asistennya di masing masing perusahaan miliknya mengirimkan kerjaan yang harus El kerjakan sendiri.
__ADS_1
El berkutat di komputer miliknya.
beberapa saat kemudian El pun memilih beristirahat sebentar sebelum dia di panggil untuk makan siang.