
Di sebuah taman, seorang Gadis Cantik tengah duduk menikmati pemandangan yang sangat mendukung rasa lelahnya, setelah pulang dari RS karena hari ini dia melayani banyak pasien.
Gadis cantik itu, singgah saat melewati taman tersebut.
Tanpa di sadarinya, ada sepasang mata yang melihatnya sedari tadi dari kejauhan.
"Dia pasti lelah sekali, sayang sekali dia bakal curiga kalau nanti aku samperin. Bisa bisa dia tau kalau selama ini aku menyuruh orang untuk mengawasinya"ucap orang tersebut sambil memperhatikan gadis itu yang sedang melihat orang berlalu lalang.
Saat dia akan menghampiri gadis tesebut, yang ternyata El, dia berhenti seketika, saat El langsung berdiri sambil menerima telfon dari seseorang. El langsung masuk ke dalam mobilnya sambil menelfon.
"Siapa ya yang di telfon El"ucap Elvan yang berdiri tidak jauh dari tempat El duduk. Ya dia adalah Elvan yang sedari tadi memperhatikan El dari jauh. Dia mendapat laporan dari anah buahnya kalau El lagi di taman.
Saat dia akan menghampiri El, dia mengurungkan niatnya karena El sudah berjalan masuk ke dalam mobilnya
"Lebih baik aku pulang dulu.karena sebentar lagi aku akan secara terang terangan mengejar El "ucap Elvan penuh tekad sambil berjalan ke arah mobilnya lalu melajukan nya pergi meninggalkan taman tersebut.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Di sebuah ruangan mewah pria paruh bayah tengah duduk membaca koran.
Namun terlihat wanita paruh bayah menghampiri nya dengan membawah secangkir kopi buatannya.
"Dad di minum kopinya" sosok wanita cantik itu duduk di samping suaminya sambil tersenyum manis. Mereka adalah Tuan Evan dan Nya Cha.
Tuan Evan tersenyum sambil melepas koran di tangannya lalu menyerup kopi buatan istrinya.
"Makasih sayang "Tuan Evan berucap sambil tersenyum kepada istrinya.
"Sama sama sayang"wanita itu membalas ucapan suaminya dengan senyum yang terus mengembang.
Dia sangat bersyukur, meskipun mereka sudah mempunyai tiga orang anak tetapi tetap menjaga keharmonisan dengan suaminya tercinta.
"Apa anak anak kita sudah pulang semua sayang"Nya Cha berucap serius
"Kevin dan Kenan sudah pulang. Tinggal El yang belum"Tuan Evan berucap sambil melihat ke arah pintu karena mendengar suara langkah kaki. Dan terlihat El sudah pulang .nya Cha pun beralih menatap ke arah El
"Kamu sudah pulang El "ucap Nya Cha tersenyum
"Iya mom"ucap El sambil berjalan ke arah mommy dan daddy nya lalu Salim kepada orang tuanya
"Kamu ke kamar, lalu mandi ya"nya Cha berucap dengan senyum yang terus mengembang di wajah cantiknya
__ADS_1
"Iya mom, dad El ke kamar ya"ucap El melihat ke arah kedua orang tuanya
"Iya nak "serentak nya Cha dan Tuan Evan berseru bersamaan
El hanya mengangguk dan berlalu pergi ke kamarnya.
Tak berselang lama,
El sudah mandi dan berpakaian. Dia pun duduk di tempat tidur nya
"Jadi Chi sudah mau Kembali ke cina. Jadi rindu sama Grandma dan grandpa. Apa mereka tidak jadi kesini"El berguman sendiri
"besok aja, aku telfon grand pa dan grandma"ucap El sambil berjalan keluar dari Kamarnya dan bersamaan kedua kakaknya juga keluar dari kamarnya.
Mereka pun turun bersama sama menuju ruang santai.
El turun dengan laptop masih dia bawah karena dia akan mengerjakan pekerjaan kantornya di ruangan santai bersama dengan kedua kakaknya. Meskipun El masih menyembunyikan soal perusahaanya tapi dia bisa memberikan alasan bahwa dia akan mengerjakan pekerjaan dari Butiknya.
Saat mereka sudah sampai di Ruangan santai, mereka pun duduk dan El duduk di sofa khusus satu orang.
"El ngapain sih kerja Mulu. Kita ini lagi mau bersantai bukan kerja"ucap Kenan kesal
"Kenan kamu harus mengerti adek kita itu mengurus butik jadi dia pasti mengerjakan nya di rumah karena tadi dia ke RS"ucap Kevin memberikan pengertian kepada saudaranya itu.
"Terserah apa katamu"ucap Kevin sambil mengerjakan pekerjaan nya di laptop yang sedang dia nyalakan.
"Udah kak Ken, sebentar aja kok"ucap El tanpa mengalihkan pandangan nya dari laptopnya
"Yaudah deh aku tunggu ya "ucap Kenan sambil menonton.
"Iya kak"ucap El lalu fokus mengerjakan tugas kantornya karena banyak email yang di kirim oleh beberapa perusahaanya.
...****************...
Di sebuah kamar yang bernuansa biru putih, seroang pria tampan sedang melihat gambar seorang gadis cantik yang ada di layar handponenya.
"Dia lagi apa ya?apa aku kirim pesan aja. Baru juga ketemu tadi sudah rindu aja"ucap orang tersebut yang ternyata Alison
Namun dia merasa terganggu karena ada panggilan masuk. Alison segera mengangkatnya
"Ada apa?"tanya Nya langsung
__ADS_1
"Emang gue tidak boleh menelfon sahabatku sendiri. Apa karena kita menyukai perempuan yang sama jadi loh sudah menganggap ku musuh"ucap orang di sebrang telfon
"Udah tidak usah lebay. Ada apa ?"tanya Nya lagi
"Kapan loh balik?"tanya laki laki di seberang telfon yang ternyata Eron.
"Rencananya gue balik besok"ucap Alison seakan tidak rela
"Asyiik berkurang deh sainganku"ucap Eron senang karena saingan akan berkurang.
"Dasar. Gue memang pulang tapi bukan berarti gue tidak akan balik lagi. Dan satu lagi gue udah berteman dengan nona El jadi sekarang peluang untuk bisa mendekati nya semakin mudah"ucap Alison
"Kita liat aja nanti siapa yang akan menaklukan El"ucap Eron tak mau kalah
"Yasudah kita liat aja nanti"ucap Alison kesal
"Iya hati hati loh di jalan kalau Sudah mau pulang "ucap Eron serius
"Iya makasih "ucap Alison yang memang sangat akrab dengan Eron.meskipun mereka bersaing tapi mereka tetap bersahabat dengan baik.
"Hmm"ucap Eron lalu mengakhiri panggilan nya.
......................
Elvan sedang berada di ruangan keluarganya bersama kedua orang tuanya sambil memeriksa perkerjaanya kantor ya di laptopnya.
"giman hubungan kamu sama El, Van" Suara mommy Nya tiba tiba mengalihkan perhatian Elvan yang sedari tadi fokus sama laptopnya
"masih seperti biasa mom. Soalnya aku tidak mau mendesak El"ucap Elvan tersenyum kikuk akan, menunggu respon mommy nya
"yaelah Van, kalau begitu kamu akan kelihangan El"ucap mommy nya kesal dengan anaknya yang lambat itu
"tidak mom. El hanya milikku dan aku tidak akan membiarkan siapa pun mengambilnya dariku" ucap Elvan dingin
"hanya dengan tindakan yang seperti itu kamu mengklaim El sebagai milikmu. yang ada El malah kepincut sama cowok lain kalau kamu terus seperti itu"ucap mommy nya kesal
"tidak. aku tidak akan membiarkan itu terjadi"ucap Elvan dalam hati
"tenang mom Elvan bakalan secara terang terangan mengejar El. kalau dengan cara lama aku tidak bisa mendapatkan hatinya maka aku akan mencoba dengan cara baru ini "ucap Elvan dengan senyum smrik nya
"buktikan son dengan tindakan "ucap Daddy nya Elvan yang sedari tadi diam melihat perdebatan anaknya dan istrinya
__ADS_1
"Iya dad"ucap Elvan senyum lalu kembali fokus pada perkerjaanya.