
Pagi hari, jam 07:30
El dan kenan langsung menjemput Chen di apartemen lalu melajukan mobilnya ke bandara. El yang mengerti tentang hubungan Ken dan Chen pun, menyuruh chen duduk di depan karena Ken yang mengemudi.
Chen pun langsung melirik Ken dengan ekspresi mengintrogasi karena Chen kira, Ken sudah memberitahu tentang mereka sudah jadian.
Ken yang di tatap seperti itu pun hanya menggeleng karena tahu maksud dari tatapan Chen.
El yang melihat kelakuan kedua nya pun angkat bicara
"Kalian tidak usah sungkan kalau mau ngobrol. Anggap aja aku tidak ada di sini"ucap El santai sambil memainkan handpone nya
"Maksud kamu apa El ?"tanya Chen penasaran
"Aku tau kalian pasti sudah jadian kan?
Di liat wajah berseri kalian itu. Siapa pun akan menyadari nya "ucap El acuh
Chen yang mendengar nya hanya menunduk malu
"Sejelas itu ya"ujar Ken santai
"Iyalah"ucap El sambil melirik Chen yang menunduk malu
"Santai aja chen, lagian hanya aku yang tau kalau kalian sudah jadian"ucap El senyum tipis
"Maaf ya El, rencananya aku baru baru mau kasih tau kamu, tapi malah ketahuan sekarang "ucap Chen merasa bersalah
"Udahlah santai aja.aku malahan senang karena kakak iparku adalah sahabat ku sendiri "ucap El lembut
"Makasih ya El sudah mendukung hubungan kamu"ucap Chen lembut dan tersenyum
"Itu sudah seharusnya kakak ipar "ucap El santai yang membuat wajah Chen merona.
Ken yang melihat wajah merona Chen pun hanya tersenyum lembut menatap Chen.lalu mengalihkan pandangan nya ke El juga dengan tatap lembut dan penuh kasih sayang
"Dek sudah. Jangan menggoda kakak ipar kamu kasian dia. Liat aja wajah nya sudah memerah seperti tomat"ucap Ken senyum
"Issh Ken apaan sih"ucap Chen yang bertambah merona.
El yang sudah tidak tahan pun tertawa melihat wajah Chen. Membuat Chen menunduk Malu sekaligus kesal sama adek kakak itu yang telah menggodanya.
"Udah Chen, tidak usah malu. Lagian aku adalah sahabat mu jadi santai aja "ucap El santai
"Iya Iya "ucap Chen yang sudah menahan rasa malu nya.
Ken yang melihat interaksi kekasih nya dan adeknya pun hanya menggeleng sambil tersenyum senang.
Hingga tidak terasa, mereka sudah sampai ke bandara dan langsung menunggu di ruang tunggu karena tinggal beberapa menit pesawat lepas landas.
El pun memberi waktu berdua dengan Pasangan itu dan memilih duduk agak jauh dari mereka sambil memainkan handpone nya.
Namun ada pesan masuk yang ternyata dari Elvan.
El sedikit menyergit dan langsung membuka nya
"El kamu lagi di mana?" Elvan
"Aku lagi di bandara. Menemani Chen yang akan berangkat ke Inggris"balas El
"Oh ia. Habis dari bandara kamu mau ngapain ?"tanya Elvan karena memang Kenan tidak memberitahunya kalau El akan di ajak jalan jalan oleh kevin
"Habis ini, kak Kevin ngajak aku jalan jalan sama kak Kenan "El
"Oh gitu. Yaudah lain kali aku yang ajak kamu jalan jalan ya, karena rencananya tadi aku mau ajak kamu jalan jalan " Elvan
"Iya kak. Maaf ya soal nya aku sudah terlanjur janji sama kak Kevin "El
"Iya tidak apa apa El" Elvan
"Iya kak. Udah dulu ya aku mau liat Chen dulu karena pesawatnya sudah mau lepas landas " El
"Iya hati hati nanti kalau sudah mau pulang "Elvan
"Siap kak"El
"Oke" Elvan. Elvan dan Chen sudah dekat ya namun El belum menyadari kalau dia sudah nyaman sama Elvan dan hanya menganggap Elvan sebagai teman. Tapi Elvan tidak mau menyerah dan terus mengejar El.
__ADS_1
.
Karena Chen sudah masuk, El dan Kenan pun pulang. Sepanjang perjalanan Ken terlihat murung.
"Kak, kalau kamu mau Chen tinggal di sini, aku bisa urus kok biar dia pindah ke sini. Hanya saja kamu harus turun tangan agar Chen setuju "ucap El tiba tiba karena dia tau kalau kakak nya pasti merindukan Chen.
Dia tidak menyangka kakak nya yang sering menjauhi perempuan ternyata dapat di taklukkan oleh Chen, sahabat nya sendiri. Dia sendiri sangat senang karena kakaknya memilih wanita yang baik.
"Iya El kakak akan bujuk Chen agar dia mau pindah ke sini "ucap Ken yang sudah tidak murung mendengar usulan adeknya.
"Gitu dong. Semangat kak"ucap El menyemangati kakaknya. Ken hanya menatap El senyum dengan tatapan lembut dan kasih sayang
"Makasih dek udah dukung kakak"ucap Ken tulus
"Sama sama kak. Chen juga sahabat ku jadi aku mau dia ada di dekat kita"ucap El lembut
"Iya El "ucap Ken lalu fokus melajukan mobilnya ke rumah.
...****************...
Sesampainya El dan Ken di rumah, keduanya langsung menuju ruangan keluarga yang ternyata Kevin sudah ada di sana bersama kedua orang tuanya, duduk sambil nonton tv.
Melihat kedatangan El, Kevin langsung tersenyum dan langsung menyuruh El duduk di dekat nya dan di susul kenan duduk di samping El.
nya Cha langsung bertanya
"Chen jadi pergi El ?"tanya Nya Cha
"Iya mom. Aku sama Kak Kenan mengantar chen "ucap El yang membuat nya Cha melirik Ken sekilas dan dia tahu kalau di wajah anak laki laki nya itu ada jejak kerinduan.
Tapi dia memilih pura pura tidak tau kalau anak nya lagi sedih
"Kalian jadi pergi jalan jalan?"tanya Nya Cha senyum
"Jadi mom "ucap Kevin yang mewakili kedua adiknya.
"Gimana kalian akan siap siap dulu atau mau langsung pergi aja?"tanya Kevin melihat ke arah El dan Kenan secara bergantian.
"Kalau aku sih sudah siap"ucap El santai
"Aku juga"ucap Kenan menimpali.
.
Mereka pun pamit kepada kedua orang tuanya lalu langsung memilih keluar dari rumah.
Ketiganya memilih naik mobil kenan.
El duduk di belakang karena Seperti biasa kedua kakaknya akan berebutan untuk duduk bersama El di belakang jadi El memilih sendiri daripada perdebatan kedua tidak akan selesai.
Di dalam mobil yang masih belum meninggalkan mansion Alexander, Kenan pun bertanya
"Jadi kita akan kemana?"tanya kenan
"Gimana kalau kita pantai?"tanya Kevin.
"Boleh kak. Mumpung masih pagi. El pengen melihat pemandangan "ucap El yang memang belum pernah ke pantai sejak dia pergi ke Cina. Dan hanya satu kali pergi bersama keluarga nya saat umur 6 tahun.
"Baiklah. Apapun untuk princess"ucap Kevin lembut
"Giman kan Ken. Kamu setuju kan?"tanya El
"Apapun untukmu"ucap Ken lembut sambil fokus mengemudi.
Kenan pun melajukan mobilnya dan tak berselang lama mereka sudah sampai. Namun saat El akan turun, dia pun berbicara.
"Kak, sebelum kita menikmati keindahan pantai, sebaiknya kita pergi ke pusat perbelanjaan yang ada di sini. Aku mau membeli baju pantai "ucap El yang membuat kedua Kakaknya hanya pasrah.
Kenan pun menjalankan mobilnya menuju pusat perbelanjaan yang dekat dengan pantai. Sesampainya mereka, El langsung mengajak kedua kakaknya masuk dan langsung memilih baju pantai dan tak lupa juga untuk kedua kakaknya.
El pun memilih baju pantai yang tidak terlalu terbuka namun sangat menambah kecantikan nya. Dengan menampilkan kakinya yang sangat putih dan mulus karena pakaian yang dia pilih panjang nya sampai lutut.
Untuk kedua kakaknya pun dia memilih yang baju yang cocok untuk di pakai ke pantai.
Setelah selesai berganti pakaian, El langsung membayar nya dan tidak membiarkan kedua kakaknya yang membayar.
Ken dan kevin hanya menghela nafas panjang. Mereka niatnya mau memanjakan adiknya tapi malah dia El kekeh mau membayar tagihan nya.tapi mereka kali ini hanya bisa pasrah daripada rencana jalan jalan nya batal Gara adiknya kesal.
__ADS_1
Meskipun kedua nya tau kalau El punya banyak uang dari orang tuanya dan juga dari Kevin dan Kenan sendiri tapi mereka juga ingin memanjakan El.
Namun terkadang mereka frustasi memikirkan El yang tidak pernah menggunakan kartu mereka berikan ke El.
Kadang mereka berpikir, mungkin El menggunakan uang nya sendiri. Satu hal yang pasti kalau kalau mereka percaya sama adiknya kalau uang yang di miliki El adalah hasil dari kerja kerasnya. Keluarganya memang saling percaya satu sama lain, terlebih kepada El. Itulah keistimewaan dari keluarga Alexander.
Kembali ke El yang sudah sampai di pantai. Meraka langsung jalan jalan di sekitar area pantai, dengan El di apit oleh kedua kakak nya.
Banyak pengunjung wanita yang melihat El dengan iri karena bisa dekat dengan kedua laki laki tampan.
Begitu pun juga dengan laki laki yang melihat El, banyak dari mereka yang terpesona. Tapi El hanya acuh dan terus berjalan ke area pantai bersama kedua kakaknya sambil ngobrol dan tertawa yang jarang El perlihatkan.
Dia tidak peduli dengan tatapan para laki laki yang melihat dengan dengan tatapan kagum.
Setelah asik jalan jalan di pesisir pantai, Ken dan Kevin pun duduk di salah tempat untuk para pengunjung. Sambil melihat adik mereka yang lagi asyik berdiri di pinggir pantai sambil mengayunkan kakinya ke dalam air.
Kevin dan Ken yang melihat El, hanya bisa tersenyum lembut karena mereka bisa melihat sisi lain adik nya yang sangat dingin, kini bisa tersenyum dan tertawa.
Kenan dan Kevin pun langsung memotret El yang sedang membelakangi keduanya dan kebetulan El agak menyamping. Pose tersebut sangat pas dengan gaya El yang menampilkan sedikit wajah cantik El sedang tersenyum, dengan rambut nya yang melambai lambai karena di terpa angin.
Kevin dan Kenan yang melihat hasil potret nya pun tersenyum lalu memposting di sosial media mereka dengan caption my sister.
Tak berselang lama, akun keduanya banyak yang like dan banyak komentar yang memuji El. Dan kebanyakan laki laki. Kenan dan Kevin tidak mempedulikan notif dari kehebohan yang mereka ciptakan dan malah menikmati pemandangan indah di depan mata mereka yang tidak lain adalah adik perempuan nya yang sedang fokus dengan dunianya sendiri.
Tentu saja banyak orang yang heboh, terlebih banyak yang penasaran seperti apa nona muda Keluarga Alexander itu. Dengan adanya postingan Kenan dan Kevin , banyak yang menebak bahwa wanita yang di posting oleh kedua nya pasti adalah nona muda Keluarga Alexander. Namun melihat gambar tersebut banyak yang kecewa karena wajahnya tidak terlalu jelas banyak yang yakin kalau perempuan yang ada di foto pasti sangat cantik. serta tidak menutup kemungkinan banyak perempuan yang iri hingga ingin mencemooh El tapi tidak berani langsung berkomentar karena mereka tau kalau keluarga Alexander tidak bisa di provokasi.
...----------------...
Di sebuah ruangan, terlihat seorang laki laki tampan sedang fokus membolak balikkan berkas berkas yang ada di tangannya. Wajahnya sangat datar dan dingin yang menambah kesan tak tersentuh di wajah tampan nya.
Namun saat dia mendapatkan notifikasi di handpone nya dia pun tidak peduli namun untuk kedua kalinya, handpone nya lagi lagi berbunyi.
karena merasa terganggu dia pun mengambil handpone nya lalu membuka notifikasi tersebut.
Saat melihat foto yang di unggah oleh sahabatnya, yang tidak lain adalah El yang sedang berada di pantai, dia pun tersenyum melihat foto El terlihat sangat mempesona.
namun saat membayangkan mata para laki laki memandang El, ekspresi wajahnya berubah dingin dan datar.
darahnya mendidih, membayangkan mata para laki laki memandang El layaknya serigala lapar.
Dia pun berusaha menahan rasa cemburu nya dan lebih tenang saat melihat senyum samar El, meskipun tidak jelas tapi dia bisa yakin kalau El lagi tersenyum. membayangkan El tersenyum, Elvan merasa jantung nya berdetak lebih cepat.
dan lagi lagi dia membayangkan laki laki terpesona melihat El tersenyum membuatnya mengeram kesal melihat ke arah postingan yang Ken bagikan.
namun pandangan nya jatuh pada komentar para laki laki yang memuji El. Elvan yang sudah kesal pun memiliki wajah suram dan dingin.
Elvan hanya bisa menahan gejolak amarah yang ada di dalam dirinya, karena dia tidak ingin gegabah menganggu El dan kedua kakaknya.
Dia tidak ingin mengambil resiko dengan memprovokasi Kevin yang memang posesif kepada El.
Dia hanya bisa berusaha tenang dan percaya kalau El pasti di jaga oleh Kevin dan Kenan dari para pengganggu. hanya saja yang dia tidak bisa hindari adalah rasa cemburu nya.
Elvan Kembali menatap foto El yang di unggah oleh Ken dan langsung menyimpan nya. Elvan juga baru sadar kalau bukan hanya Kenan yang mengunggah foto El yang ternyata si kutub kevin juga memposting nya.
tidak sadar kalau dia sendiri juga kutub😀
"ternyata si kutub yang posesif itu juga memposting foto El. kompak juga mereka. nikmati waktu kalian bersama El , karena saat aku sudah memiliki El , kalian tidak akan sebebas sekarang"guman Elvan menyeringai
lalu dia pun langsung memilih melanjutkan memeriksa berkas berkas nya.
...----------------...
Kevin yang sedang melihat El , tiba tiba bersin bersin.
"sepertinya ada yang membicarakan aku"ujar kevin mendengus dingin
Dan di balas kekehan oleh Kenan.
"hehe kenapa kak?"tanya Ken
"tidak "sahut Kevin dingin yang membuat kenan kesal .
tanpa mereka sadari saat mereka lagi mengobrol ternyata El, akan menghampiri mereka tapi El malah menabrak seseorang.
"sorry"ucap El singkat dan dingin tapi El tetap menunduk sopan tanpa menoleh ke orang yang dia tabrak.
"I'ts oke"ucap laki laki yang di tabrak oleh El dengan nada dingin. lalu El pun melirik sekilas orang yang dia tabrak lalu berlalu pergi meninggalkan orang tersebut menuju kedua kakaknya.
__ADS_1
selepas kepergian El , orang itu melihat kemana pergi nya El dengan ekspresi yang sulit di artikan. Saat melihat orang di hampiri oleh El dan memanggil nya dengan sebutan kakak dia sedikit menyergit dan tersenyum tipis kemudian berlalu pergi.