Dokter Cantik Sang Pejuang Mimpi

Dokter Cantik Sang Pejuang Mimpi
Bab 44


__ADS_3

setelah El pulang dari Restoran Valen dia pun langsung masuk kamarnya untuk mandi dan tentunya kedua kakaknya juga baru pulang dari kantor dan Daddy nya udah dari tadi pulang dari kantor.


sesudah mandi El langsung keluar kamar dan dia juga melihat Kevin yang sepertinya mau pergi ke kamarnya.


"ehh El ternyata udah keluar kamar. kakak mau ajak kamu ke ruang keluarga "ucap Kevin senang


"Iya kak El baru aja selesai mandi. ini baru mau turun"ucap El


"kalau begitu ayo kita turun sama sama"ucap Kevin


"tunggu ada aku juga enak aja main ninggalin aja"ucap Kenan yang tiba tiba datang yang ternyata baru keluar dari kamarnya


"kamu itu ya ngagetin aja "ucap Kevin datar


"udah udah kak lebih baik kita turun ya"ucap El melerai keduanya


"Iya Iya"ucap Kenan dan Kevin bersamaan.


mereka pun turun dan seperti biasa El di gandeng oleh keduanya dan El tentunya berada di tengah.


sesampainya mereka dia lantai 1 mereka langsung masuk ruang keluarga dan di sana sudah ada mommy dan daddynya


"sini El"ucap Nya Cha setelah melihat El dan kedua kakaknya datang


"Iya mom "ucap El lalu duduk di samping mommynya


"sini dek duduk di dekat kakak "ucap Kevin senyum


"enak aja El duduk dekat Kenan "ucap Kenan


"udah udah El sekarang harus duduk dekat mommy "ucap Nya Cha daripada Kenan dan Kevin berdebat lebih baik dia bersama El karena tentunya keduanya takut kalau mommy nya sudah bicara. Kevin dan Kenan hanya pasrah dan El pun bersandar di bahu mommynya.


"Kevin Daddy mau bicara serius"ucap Tuan Evan serius


"ada apa dad?"ucap Kevin menyergit


"gini Vin Daddy mau kamu yang jadi CEO di perusahaan karena Daddy mau pensiun aja soalnya Daddy mau nikmati waktu bersama mommy mu"ucap Tuan Evan serius


"dad ngapain sih berhenti kan Daddy masih mudah juga lagian mommy juga masih kerja di butik jadi pasti nya mommy tidak akan banyak waktu bersama Daddy"ucap Kevin


"siapa bilang mommy masih kerja di butik?"ucap Nya Cha menyeringai


"Gini Vin mommy mu juga memutuskan berhenti kerja di butik dan butik akan di kelola oleh El "ucap Tuan Evan senyum


"apa??aku??"ucap El kaget


"terus siapa lagi nak??cuma kamu anak perempuan ku dan tidak mungkin mommy mau menyerahkan butik ke Kevin atau Kenan yang sekarang lagi ngurus perusahan kan?"ucap Nya Cha


"tapi mom El kan belajar kedokteran bukan desain?"ucap El


"udah El mommy tau kok kamu bisa desain lagian gambar gambar desain kamu waktu kecil masih mommy simpan kok"ucap Nya Cha senyum menyeringai


"darimana mommy dapat gambar desain El?"ucap El bingung


"dulu Kenan pernah dapat gambar desain mu di kamar kamu El terus dia serahkan ke mommy untuk ku liat. di situ mommy sudah tau kalau kamu bisa desain dari kecil .nah pada saat kamu pindah ke cina mommy masuk ke kamarmu dan mencari gambar yang lain dan mommy dapat di lacimu"ucap Nya Cha senyum


El pun melihat ke Kenan dengan wajah memerah.


"maaf El dulu kakak kira itu gambar biasa bukan desain makanya aku kasih liat mommy",ucap Kenan menunduk.


"udah udah kan itu bukan sesuatu yang buruk.malahan sebuah prestasi"ucap Nya Cha


"tapi mom El kan kerja di RS jadi bagaimana El mau mengelolah butik "ucap El lesu. gimana coba mengurus perusahaan nya saja sudah pusing bagaimana mau mengurus butik mommy nya yang sudah ada cabang nya di mana mana


"nak kamu kan bisa di belakang layar. kamu tinggal sisihkan waktu sedikit buat gambar desain terus orang kepercayaan mom yang akan membuatnya. tinggal kamu awasi di belakang layar dan sesekali kamu ke pusatnya buat memantau pekerjaan karyawan mu"ucap Nya cha


"El terima aja kamu pasti bisa. kakak yakin kamu bisa membuat butik nya mommy lebih berkembang dari yang sekarang "ucap Kevin menyemangati adeknya


"Iya nak mommy yakin karena desain kamu tak kalau bagus dari desain ku selama ini.mommy percaya sama kamu"ucap Nya Cha


"Iya dek kamu harus semangat.kamu juga kan yang dulu menyemangati aku waktu baru di suruh oleh grandpa buat ngurus perusahan jadi giliran ku sekarang "ucap Kenan senyum ke adeknya

__ADS_1


El hanya menghela nafas berat


"Baiklah El terima tapi mommy tetap memantau dari belakang layar ya"ucap El pasrah


"Iya nak "ucap Nya Cha senyum.


"oh ya dan kamu Kevin besok kamu Resmi menggantikan Daddy.besok akan di adakan rapat dimana pengangkatanmu akan Daddy umumkan"ucap Tuan Evan serius


"Iya dad"ucap Kevin pasrah


"dan untuk kamu Ken seminggu lagi grandpa dan grandma akan datang. kamu siap siap juga karena kamu akan di jadikan pemimpin perusahaan kakek mu. karena dia liat kamu bisa membuat perusahan cabang berkembang maka Grandpa mu akan mengangkatmu jadi CEO di perusahaan Nya"ucap Tuan Evan


"kenapa cepat sekali dad kan Kenan masih belum bisa pindah ke cina buat mimpin di sana"ucap Kenan cemberut


"tenang aja kamu bisa bicara sama grand pa mu setelah datang.dia pasti punya solusinya kalau kamu mau tetap tinggal di indo "ucap Tuan Evan serius


"yaudah kalau begitu"ucap Kenan


"Tenang kak siapa tau kamu bisa Pindahkan perusahaan pusat kesini biar grandpa dan grandma juga bisa Tinggal sama kita di sini "ucap El senyum


"mudah mudahan dek "ucap Kenan berusaha senyum


"oh ya dek kamu bisa kan besok pagi temanin kakak meeting sama CEO perusahaan Jim group"ucap Kenan


"Iya bisa kok tapi ingat rahasiakan identitasku "ucap El


"Iya El asalkan kamu mau temanin kakak"ucap Kenan


"El emang kamu ngak mau temanin kakak, kan besok hari pengangkatan ku jadi CEO kamu harus ada El "ucap Kevin


"enak aja kamu. aku itu duluan ya ajak El. pokoknya El ikut aku"ucap kenan tidak mau mengalah


"kali ini aja Ken "ucap Kevin


"tenang aja kak meskipun aku tidak ada di sana tapi kan kita bisa VC dan El bisa liat kakak di angkat jadi CEO suruh aja asisten kakak buat pegang hp kakak. masalahnya Kenan yang duluan ajak El dan El udah janji. kakak tau kan? El paling tidak suka orang yang ingkar janji"ucap El senyum ke kakaknya


"tapi bagaimana El mau vc sama kakak kalau pas meeting dengan klien nya Kenan "ucap Kevin


"tenang aja kak biar sementara meeting El tetap vc kok sama kakak"ucap El


El hanya mengangguk.


"Dad beneran Grandpa dan grandma bakalan datang seminggu lagi "ucap El berbinar


"Iya El grandpa sendiri yang bilang "ucap Tuan Evan


"baguslah El juga udah kangen sekali sama grandma dan grandpa. mereka sih bilangnya bakal nyusul Mala sampai sekarang belum juga datang "ucap El datar


"Sabar El. grandpa mu itu masih ngurus perusahaan jadi maklumi aja "ucap Nya Cha bijak


"Iya mom"ucap El akhirnya mengalah dan pasrah karena dia juga mengerti gimana ngurus perusahaan besar.


"memang kamu ngak sif besok El "ucap Kevin menimpali


"sif kok kak hanya saja El sif malam jadi bisa temanin kak Kenan meeting paginya"ucap El


"oh gitu "ucap Kevin.


mereka pun ngobrol bersama.


...*************...


Di sebuah kamar mewah Terdapat seroang wanita muda tengah menelfon dengan seseorang.


"gimana kamu udah dapat informasi mengenai Gadis yang menjadi wanita pendamping nya Tuan Evan ?"ucap wanita itu.


"Sudah boss.Dia bernama Elerina Ji Valensya. dia baru saja lulus dari Universitas internasional Cina yang merupakan mahasiswa kedokteran. Sekarang lagi kerja di RS Ejival"ucap seorang laki laki di sebrang telfon


"Apa itu saja yang kamu tau. dia dari keluarga mana?"ucap wanita itu yang ternyata Manda yang sedang mencari informasi tentang El


"maaf Nona itu saja bisa saya dapatkan. mengenai kelurganya saya tidak mendapatkan apapun soal itu"ucap Nya

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu silahkan terus cari tau. soal bayaran sudah saya Transfer ke no rekening mu"ucap Manda lalu mematikan telfonya


"sebenarnya kamu itu siapa sebenarnya. kenapa bisa kamu akrab dengan putra putra dari keluarga Alexander dan juga kenapa kamu harus di perlakukan istimewa oleh Elvan.pokoknya sebelum saya pastikan kalau Elvan sudah mau menikah, aku tidak akan menyerah "ucap manda yang sudah dari dulu mencintai Elvan namun Elvan selalu dingin kepadanya. saat melihat Elvan memperlakukan El dengan istimewa dia sangat cemburu karena selama dia mengenal Elvan dia belum pernah melihat Elvan dekat dengan Perempuan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


El yang sedang berbincang bincang dengan keluarga nya harus berhenti karena Bibi sudah memanggil mereka untuk makan malam.


mereka pun makan malam bersama. setelah makan bersama El dan kedua kakaknya pun masuk ke kamar masing masing.


El yang sedang ada di ranjang nya sambil memangku laptopnya harus berhenti karena dia akan mengangkat panggilan yang ternyata dari Elvan


"El kapan loh bisa ajak Reno jalan jalan soalnya dia nanyain loh terus tuh"ucap Elvan di sebrang telfon


"umm gini aja besok sore ya soalnya pagi gue mau temanin kak Kenan buat meeting bersama klien nya"ucap El


"loh yakin El "ucap Elvan yang tentu dia sangat senang


"Iya kak "ucap El


"baiklah kalau begitu loh tunggu gue aja di rumah nanti gue jemput sama Reno"ucap Elvan


"emang loh juga ikut kak?"ucap El polos


"Iya emang ngak boleh El?"ucap Elvan


"boleh kok kak "ucap El


"baiklah kalau begitu"ucap Elvan senang


"oh ya El loh kenapa harus pake masker besok saat ketemu sama kliennya Kenan?"lanjut Elvan yang tentunya pura pura tidak tau


"gini kak, loh tau kan gue ngak suka identitas ku di ketahui oleh orang lain. nah tidak bisa di pastikan kan kalau klien kak kenan bakalan nanyain identitas ku jadi kalau semisalnya kakak terpaksa buka identitasku sebagai adiknya, setidaknya dia tidak bisa liat wajahku.dan soal nama kalau gue memakai marga Alexander tentunya namaku Elerina Valensya Alexander jadi saat ada yang mencari tau soal Elerina Valensya Alexander dia tidak akan mendapat informasi tentang identitas ku sebagai Elerina Ji Valensya "ucap El senyum tipis


"oh gitu. terus emang loh ngak mau gitu Tuan chai itu tau identitas loh secara dia itu jadi incaran cewek cewek loh"ucap Elvan


"lebih baik gue kena semprot dari El daripada penasaran bagaimana pendapat nya El "ucap Elvan dalam hati


"Ngak lah ngapain juga mau buka indentitas gue sama dia.lagian ya kak kalau memang cewek cewek di luar sana ngincar Tuan Chai, tidak di haruskan kan gue juga ikut ikutan. gue ma B aja"ucap El santai


"Iya juga ya El kan loh beda sama gadis lainnya "ucap Elvan tersenyum setelah mendengar pendapat El yang terlihat membalas ucapannya dengan santai


"Iya kak"ucap El


"kalau begitu sampai ketemu besok kak salam sama Reno "sambung El


"Iya El "ucap Elvan lalu El pun mematikan telepon nya.


Di sisi Elvan


"gue bakalan berusaha buat dekat sama loh El biar pun memanfaatkan Reno tapi kan Reno juga senang.


gue ngak mau terlambat buat bikin loh jatuh cinta sama gue. apalagi Kalau sampai loh ketemu sama Chai. dia pasti bakalan berusaha bikin loh jatuh cinta juga sama dia"ucap Elvan dalam hati sambil tersenyum melihat foto El di handpone nya.


"meskipun sampai sekarang loh belum juga jatuh cinta sama Chai dan gue tau loh itu ngak mudah buat jatuh cinta, gue akan tetap berusaha sebaik mungkin buat loh jatuh cinta sama gue dan gue ngak akan biarin Si Chai membuat loh jauh dari gue"ucapnya sambil menyeringai dingin.


lalu dia pun menelfon kakaknya kalau dia akan menjemput Reno besok sore karena akan jalan jalan bersama El dan tentunya kakaknya setuju.


"hallo kak"ucap Elvan


"ada apa dek?"ucap Retna


"gini kak besok sore aku mau jemput Reno buat ajak dia jalan jalan sama El "ucap Elvan


"jadi kamu mau manfaatin keponakan mu buat dekat sama El? tapi tidak apa apa sih lagian Reno juga pasti senang sekalian Reno bisa keluar jalan jalan dan siapa tau keinginan ku buat mendapatkan adek ipar kayak El bisa terwujud"ucap Retna senyum yang tau maksud dari adeknya


"jadi besok pagi kakak bilang ya sama Reno kalau sore nya aku mau jemput dia untuk jalan jalan bersama El"ucap Elvan


"Iya tenang aja Reno pasti senang kok "ucap Retna


"yaudah "ucap Elvan lalu mematikan telfonya sepihak

__ADS_1


Retna hanya bisa geleng geleng geleng kepala dengan tingkah adeknya yang di buang begitu saja setelah di manfaatkan.


setelah selesai menelfon Elvan pun memilih tidur.


__ADS_2