
El mengendarai motor nya ke gedung Le Alens boxing.
Sesampainya El di parkiran, dia langsung memarkirkan motornya lalu berjalan masuk gedung Le Alens boxing dan langsung di sambut oleh Reza di lobi.
"Kenapa barusan lagi datang El?"tanya Reza yang sedang berjalan bersama El yang sedang berada di lantai 1 sambil melihat orang orang yang sedang di latih.
"Mmm gue sibuk Za, loh tau sendiri kan, kalau aku lagi kerja di RS"jelas El sambil berjalan masuk ke dalam lif di ikuti Reza.
"Iya juga ya. Oh ia, kita mau ke lantai berapa nih?"tanya Reza yang belum memencet tombol lif.
"Lantai 2 aja. Gue juga mau liat, sama tidak ramainya di lantai dengan lantai 2"ucap El datar
"Yaudah kita ke lantai 2. lagian ya, malahan di atas lebih ramai "ucap Reza sambil memencet tombol lif angka 2.
"Baguslah kalau begitu. Itu artinya, banyak yang berminat untuk berlatih di sini"ucap El yang sedang berada dalam lif bersama Reza.
Tak berselang lama mereka sudah sampai di lantai 2 dan mereka pun langsung keluar.
"Begitulah. Liat aja sendiri sekarang"ucap Reza yang sudah melihat lihat orang orang yang sedang berlatih bersama dengan El yang cukup puas melihat nya.
"Iya Iya. Terus masih ada kan yang menyewa jasa pengawal dari kita"ucap El
"Iyalah.malahan semakin banyak dari pada yang dulu"ujar Reza serius.
"Baguslah. Oh ia, gue mau ke atas. Mau latihan seperti biasa di ruangan pribadi ku. Loh lanjut mantau anak anak aja"ucap El
"Iya Iya"ucap Reza. Lalu El berlalu pergi ke ruangan nya lewat lif.
Sesampainya El di ruangan nya, dia langsung olahraga fitness, karena memang di dalam ruangan pribadi El, lengkap alat olahraga alat alat gym.
El ganti baju lalu dia olahraga fitness terlebih dahulu sebelum dia berlatih gym.
.
.
Sedangkan di kantor Elvan, dia sedang berbicara dengan asisten nya di ruangan Ceo.
"Ada apa?"tanya Elvan dingin yang sedang membolak balikkan berkas di tangannya.
"Saya mau melapor soal Nona El"ucap Rio Asistennya yang membuat Elvan langsung menatap Rio serius.
"Silahkan"ucap Elvan dingin
__ADS_1
"Begini Tuan, anah buah kita yang di tugaskan untuk mengawasi nona El melapor bahwa El barusan pergi ke gedung Le Alens boxing dan dia naik motor"Jelas Rio
"Apa lagi ?"tanya Elvan dingin karena dia tau El pasti bertemu dengan Reza
"Anak buah kita masuk mengikuti El, tapi karena mereka pura pura mau mendaftar untuk ngegym maka mereka hanya melihat El bersama dengan seorang laki laki dan dia adalah Reza. Lalu setelahnya, mereka sudah tidak bisa mengikuti El karena El sudah masuk ke dalam lif bersama dengan Reza."jelas Rio serius
"Ngapain El kesana , tidak mungkin hanya untuk menemui Raza kan, atau dia juga ngegym di sana"ucap Elvan
"Bisa jadi Tuan, nona El juga berlatih ngegym di sana apalagi dia kenal dengan Tuan Reza"ucap Rio yang sudah membuat Elvan murka karena cemburu.
"Hmm. Bilang sama mereka, terus awasi gedung Le Alens boxing sampai El keluar. Lapor ke saya kalau El sudah pulang"ucap Elvan dingin
"Baik Tuan. Kalau begitu yang permisi "ucap Rio yang sudah tidak ingin lama lama bersama bos nya daripada dia yang kena dampak dari kekesalan nya.
"Hmm"ucap Elvan dingin lalu Rio pun keluar dari ruangan Elvan.
"El berapa banyak sih rahasia kamu. Tunggu saja,aku bakalan bikin kamu jatuh cinta sama aku lalu setelah itu kamu bisa menceritakan semuanya tentang mu"ucap Elvan sambil memijit pelipisnya nya.
......................
Kini El sudah berada di rumahnya karena sudah jam 10 pagi. Dia pun langsung masuk kamarnya.
Jadi El sudah mandi ya, di ruangan pribadinya.
El yang udah 1 Jam di dalam ruangan kerja nya, tiba tiba terusik karena ketukan dipintu kamarnya. El langsung menuju pintu dan membukanya
"Mom"ucap El
"Ayo turun makan siang, Daddy mu sudah menunggu"ucap Ny Cha senyum
"Iya mom"ucap El yang sudah keluar dari kamarnya dan menutup pintu.
Nya Cha dan El segera turun ke lantai satu dan langsung menuju ruang makan.
Sesampainya El dan Nya Cha di meja makan , mereka langsung duduk.
"Ngapain aja di kamar El ?"tanya Tuan Evan setelah El dan Nya Cha duduk.
"Lagi memeriksa laporan dari Asisten Risa, soal perkembangan butik dad"ucap El terpaksa berbohong
"Oh gitu. Yaudah ayo makan"ucap Tuan Evan dan di angguki oleh El dan Nya Cha
Mereka pun makan dengan tenang.
__ADS_1
Sesudah makan El Langsung menuju ruangan keluarga bersama Kedua orang tuanya.
Mereka berbincang bincang sambil menonton. Sehingga tidak terasa sudah jam 12. Sehingga El pamit kepada kedua orang tuanya untuk masuk ke kamar karena mau siap siap pergi ke RS.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Kembali ke Elvan yang masih berada di kantor nya. Dan dia sedang bersama asisten nya di ruangan nya.
"Apa El sudah pulang?"tanya Elvan dingin
"Nona El tadi keluar dari gedung Le Alens sekitar hampir jam 10 dan langsung pulang ke rumahnya Tuan."jelas Rio
Elvan nampak terdiam lalu Rio kembali berbicara
"Tenang aja Tuan, nona El adalah gadis baik baik. Saya yakin dia pasti sedang berlatih ngegym di sana"ujar Rio yang seakan akan tau kegelisahan Tuan nya
"Saya percaya kok sama El Kalau dia itu cewek baik baik. Hanya saja kalau dia ngegym di sana, saya seakan tidak rela karena pasti banyak laki laki yang memandang nya"ucap Elvan kesal
"Ternyata Tuan gelisah karena cemburu. Tapi pantas sih karena nona El memang cantik dan menarik"ucap Rio dalam hati.
"Tenang aja Tuan, nona El pasti memilih ruangan yang khusus untuk diri nya sendiri. Apalagi dia kenal Tuan Reza. Dia pasti meminjam ruangan Tuan Reza"ucap Rio mencoba menenangkan bos nya
"Justru itu saya khawatir kalau Reza sama El apalagi dia laki laki. Dia pasti dengan puas memandangi wajah El "ucap Elvan dingin
"Tenang Tuan, Nona El itu cewek cuek dan dingin. Pasti dia tidak suka bersama laki laki apalagi kalau sedang ngegym"ucap Rio lagi
"Betul juga ya. El itu cuek sama laki laki dia pasti jaga jarak dengan Reza"ucap Elvan menyakinkan dirinya meskipun sebnarnya dia masih gelisah.
"Iya Tuan. Meskipun nona El memang sangat cantik, tapi dia itu dingin dan cuek sama Laki laki"ucap Rio yang membuat Elvan murka dan menatap tajam Rio
"Ada aku salah bicara sehingga Tuan Elvan melihat aku seperti itu "ucap Rio dalam hati
"Hati hati dengan mulut mu Rio. Jangan sembarang memuji wanita ku"ucap Elvan tajam
"Yaelah muji doang juga. Lagian nona El kan memang cantik.udah aaa mending gue diam daripada di semprot lagi kayak tadi "ucap Rio membatin
"Jangan mengumpat dalam hati Rio"ucap Elvan tajam dan dingin
"Maaf Tuan, saya tidak akan memuji nona El lagi "ucap Rio
"Bagus "ucap Elvan
"Kalau begitu saya kembali dulu ke ruangan ku Tuan "ucap Rio
__ADS_1
"Silahkan"ucap Elvan lalu Rio pun keluar dari ruangan Elvan.