
Pagi jam 7:30
El pamit kepada keluarganya yang akan berangkat ke bandara, di antar oleh Kevin.
Di perjalanan, El dan kevin mengobrol bersama hingga mereka sudah sampai di Bandara.
Kevin melihat El, yang sudah Check in hanya mendesah pelan. Rasanya dia tidak rela adiknya pergi jauh meskipun hanya beberapa hari. Entah kenapa perasaan nya tidak enak melihat adeknya pergi.
Saat El sudah tidak terlihat, kevin langsung keluar dari bandara dan melajukan mobilnya meninggalkan bandara.
.
Berbeda dengan Kevin, kini Elvan sedang kesal dan marah sama Kenan, karena baru di beritahu kalau El akan pergi ke Inggris.
Dia yang baru di perjalanan menuju perusahaanya, mendapat telfon dari kenan dan memberitahu nya soal keberangkatan El ke Inggris.
Handpone Elvan berbunyi dan langsung mengangkat nya.
"Hallo Ken"sapa Elvan dingin
"Hallo Van.gue ada info penting soal El buat loh"ujar Kenan terdengar serius
"Apa ken?"tanya Elvan terdengar antusias
"El pergi ke Inggris "jawab Ken terdengar serius
"Apa?"tanya Elvan kaget
"Kapan El berangkat"tanya Nya lagi yang terdengar dingin
"Tadi udah di antar kak Kevin ke bandara"jawab kena n yang membuat Elvan marah
"Kenapa baru menelfon Ken?"tanya Elvan kesal
"Gue lupa menelfon mu semalam Van"ucap Ken Santai
"Untuk apa El ke Inggris?"tanya Elvan dingin
"Dia mau seminar di kampus internasional Inggris Van. Katanya sih sekitar 3 hari dia mau di Inggris "jelas Ken yang membuat Elvan tambah marah. Bisa bisa nya Kenan tidak langsung menelfon nya
"Yaudah gue telfon El dulu "ucap Elvan dingin dan langsung mengakhiri panggilan tanpa mendengar persetujuan Kenan.
Dia menyesal tidak menelfon El semalam, sehingga dia tidak tau apa apa soal El akan pergi.
Setelah di beritahu oleh kenan, dia langsung menelfon El namun nomor nya sudah tidak aktif.
Karena El sudah tidak bisa di hubungi, Elvan hanya bisa menunggu El sampai tiba di Inggris, baru dia menelfon nya kembali.
Elvan pun hanya bisa menahan rasa kesalnya sama Kenan dan melajukan mobilnya ke perusahaan.
......................
2 jam El berada dalam pesawat akhirnya El sekarang berada di bandara internasional Inggris.
El keluar dari bandara dan langsung di jemput mobil hitam.
Tanpa banyak tanya El langsung naik karena dia tau kalau yang menjemputnya adalah Kris, orang kepercayaan nya untuk mengurus le Alens boxing.
El di antar oleh Kris menuju apartemen nya yaang memang di beli oleh kresya,wakil CEO perusahaan nya untuk El kalau datang ke Inggris berkunjung.
Sesampainya di parkiran apartemen, El langsung menyuruh Kris untuk kembali.dan dia masuk ke dalam apartemen nya.
"Huff akhirnya sampai juga"gumam El sambil merebahkan tubuhnya di sofa.
"Nanti aja deh, aku telfon Chen. Dia pasti lagi ada di RS "guman nya lagi
"Hampir lupa.aku kabarin mommy dulu"ujar nya kembali duduk sambil mengetik pesan ke nomor mommy nya
"Mom, El sudah sampai ya.jangan khawatir "pesan El
Lalu El beralih mengetik pesan untuk Kevin
"Kak, El sudah sampai ya.jangan khawatir " pesan El ke Kevin. dan begitupun dengan kenan karena El yakin Kenan akan marah kalau El hanya mengabari Kevin.
Tanpa menunggu balasan dari keluarga nya El langsung merebahkan tubuh nya kembali.
Di sebuah kamar yang bernuansa Putih dan silver, seorang gadis tengah terlelap dalam tidur nya.
__ADS_1
Namun karena suara dering ponselnya, dia pun terusik.
Perlahan dia mengerjapkan matanya dan membuka nya secara perlahan.
Matanya melirik ke atas nakas dan mengambil handpone nya lalu mengangkat panggilan masuk tersebut.
"Hallo"sapa El tanpa memperhatikan siapa yang menelfon.
"Hallo El, kamu sudah sampai kan?"tanya seorang laki laki yang terdengar lembut.
El pun tidak langsung menjawabnya tapi dia langsung melihat layar handphone nya dan ternyata Elvan yang menelfon.
"Iya kak.udah dari tadi "ucap El dengan suara khas bangun tidur
"Kamu baru bangun tidur ya?"tanya Elvan lembut.
"Iya kak. tadi pas aku sampai di sini, aku langsung istirahat "jawab El yang masih mengumpulkan setengah dari nyawa nya yang belum terkumpul semua.
"Ya, maaf El, aku Jadi menganggu tidur mu"ucap Elvan bersalah
"Tidak apa apa kok kak.lagian aku malah senang. Dengan begitu aku jadi bisa siap siap mau keluar makan siang "ucap El santai yang sudah duduk di ranjang king size nya.
"Yaudah kalau begitu, kamu keluar makan gih.Jangan sampai telat makan ya"ucap Elvan perhatian
"Iya kak.El matiin ya, mau siap siap "jawab El.
"Iya El "ucap Elvan lalu El mematikan panggilan.
.
Di sisi lain
Seorang gadis berpakaian dokter berjalan masuk ke dalam ruangan nya.
Dia pun langsung duduk di kursinya sambil mengambil handone nya dari Dalam saku jas dokternya
Saat memeriksa handpone nya, tenyata ada notifikasi masuk.
Dia pun membuka nya dan membulatkan matanya.
"Jadi El mau kesini. Dan dari tadi udah sampai. Ya ampun saking banyak nya pasien sampai sampai aku tidak sadar kalau ada pesan masuk"guman nya.
Tanpa menunggu waktu lama, Chen langsung menelfon El. setelah menunggu beberapa saat El pun mengangkat panggilan nya.
"Hallo Chen "sapa El
"Hallo El, Ken bilang kamu udah sampai di sini, kamu lagi di mana ?"ucap Chen penasaran
"Aku ada di apartemen ku. setelah pulang dari RS kamu kesini ya. Nanti aku sharlock lokasinya"ucap El yamg membuat Chen kaget karena ternyata El mempunyai Apartemen di Inggris
"Yaudah kalau begitu.kamu udah makan siang belum"tanya Chen lembut
"Belum Chen. Ini aku baru mau keluar makan "jawab El santai
"Lebih baik kamu datang di restoran dekat RS. Biar kita makan siang bareng. Sudah waktunya juga istirahat di sini "ucap Chen serius
"Yaudah aku kesana sekarang "ucap El langsung mematikan telfon tanpa mendengar tanggapan Chen.
El pun menyambar tas nya dan langsung keluar dari apartemen. Jadi El menggunakan dress ya, karena dia ganti baju setelah selesai menelfon dengan Elvan.
.
El yang menggunakan taksi, sudah sampai di depan restoran dekat RS.
Setelah membayar ongkos taksi, El langsung keluar dari taksi lalu menelfon Chen. Sambil berjalan masuk ke dalam restoran.
"Kamu di mana?"tanya El langsung setelah Chen mengangkat panggilan nya
"Di pojok sebelah kiri "jawab Chen.
El yang sudah masuk masuk pun melihat ke arah pojok sebelah kiri dan benar saja, dia melihat Chen.
El mematikan panggilan dan langsung menghampiri Chen lalu duduk di depan nya.
"Hy Chen "sapa El singkat
"El kenapa sih kamu tidak kabarin aku kalau mau ke sini"ucap Chen cemberut yang membuat El memutar bola matanya malas
"Tidak usah lebay Chen, aku tau, Ken pasti bilang sama kamu"jawab El santai
__ADS_1
"Yaelah El, tapi kan, ..."ucapan Chen terpotong oleh El yang malas meladeni drama Chen.
"Udah Chen, lebih baik kita pesan makan. Aku lapar "ucap El tanpa peduli wajah Chen yang sudah kesal
"Yaudah "ucap Chen pasrah dan langsung memesan makan begitu pun dengan El.
Sambil menunggu pesanan mereka, Chen membuka suara
"Ken bilang, loh ada seminar di sini. Emang kamu mau seminar dimana. Soalnya Ken bilang, kalau mau tau dimana El seminar tanya sendiri sama orang nya "ucap Chen penasaran.
"Di universitas internasional Inggris. Seminar untuk mahasiswa tingkat akhir. Entar malam aja aku jelasin"ucap El santai.
"Yaudah deh"ucap Chen pasrah dan kebetulan pesanan mereka pun datang.
El dan Chen langsung makan pesanan mereka.
sesudah makan El pulang ke apartemen nya dan Chen kembali ke RS.
...****************...
Di Cina
Di sebuah ruangan yang terdapat beberapa lukisan, terlihat seorang gadis , tengah memang kuas.
Tapi nampaknya dia sedang termenung. Namun dia segera tersadar dari lamunan nya.
"Aku tidak boleh lemah. Apapun alasan orang tua ku membuang ku, aku akan tetap menganggap mereka sebagai keluarga meski mereka tidak menganggap ku. Aku harus siap apapun terjadi "guman nya.
"Huff aku harus kuat. Aku kan baru pulang beberapa hari yang lalu dari Prancis . Jadi aku harus mulai mencari tahu identitas ku yang sebenarnya "lanjut nya lagi sambil melanjutkan kegiatan nya sebagai pelukis.
"Tapi aku lapar"gumam nya pelan
"Aku keluar aja dulu sebentar untuk makan siang di luar."ucap nya lagi sambil mengambil tas dan handpone nya lalu berlalu keluar dari ruang lukis nya.
Karena,Dia berada di sebuah galeri, yang dia pindahkan dari Prancis. Karena semenjak dia membuka galeri lukisan di Prancis , lukisannya sangat di minati, baik kalangan atas maupun bawah. Dia menjadi pelukis yang sangat terkenal. Dia adalah pelukis Cry.ituah sebutan nya di dunia lukis.
Kembali ke cerita, kini dia sudah berada di sebuah restoran dekat galerinya, dan langsung duduk di sebuah kursi yang ada di restoran. Sesudah memesan, dia langsung memainkan handpone nya, Bersamaan dengan seorang pria tampan keluar dari ruangan VIP, namun matanya melihat seorang wanita yang seperti nya dia kenal. Laki laki itu pun menghampiri Cry yang lagi duduk.
"Hy"sapa laki laki itu dingin.
Cry langsung melihat nya dengan bingung karena dia tidak mengenal orang tersebut.
"Iya maaf, ada yang bisa saya bantu ?"tanya Cry bingung
"Kok loh ada di sini sih?bukankah loh ada di Indonesia?"tanya laki laki tersebut yang ternyata Kim Je hon
"Maksudnya?"tanya Cry semakin bingung
"Maksud gue kenapa loh ada di sini padahal loh kerja di Indonesia. Atau loh pindah kesini?"tanya kim heran
"Maaf Tuan, saya tidak mengerti maksud anda"jawab cry datar
"Yaelah Chen. Loh kenapa sih ?"tanya Kim karena bingung dengan sikap nya yang seperti tidak mengenalnya. Ya kim tidak tau kalau yang ada di depan nya bukan Chen.
"Maaf Tuan, tapi saya bukan Chen, saya adalah Cry"ucap cry tegas
"Apa?Cry? Jangan bercanda Chen "ucap kim terkekeh
"Tuan anda salah orang saya bukan Chen, tapi Cry"ucap Cry penuh penekanan
"Kalau begitu mana buktinya kalau loh adalah Cry dan bukan Chen ?"ucap Kim tegas
Cry pun merogoh tas nya dan mengambil KTP lalu memperlihatkan nya ke kim.
Kim yang melihat KTP cry kaget bukan main karena cewek yang ada di depan sangat mirip dengan Chen. Kim menatapnya lekat lalu menormalkan keterkejutan nya lalu berkata
"Maaf nona, saya kira anda teman saya. Soalnya wajah kalian mirip sekali "ucap Kim merasa bersalah yang membuat cry kaget sebentar lalu kembali menampilkan wajah datar nya.
"Iya tidak apa apa "ucap Cry santai
"Kalau begitu saya permisi nona. Sekali lagi saya minta maaf"ucap Kim
"Hmmm"ucap cry lalu kim berlalu pergi dengan wajah bingung.
Selepas kepergian Kim, Cry mendengar bisikan para pengunjung wanita.
"Dia kan CEO kim group .tampan sekali "komentar salah satu wanita
"Dia CEO yang terkenal dingin itu kan? Tampan nya"ucap salah satu nya lagi dan masih banyak lagi bisikan bisikan para pengunjung namun cry mengabaikan nya.
__ADS_1
"Setidaknya aku tau dia dari keluarga mana, kalau semisalnya aku mau mencari tau soal wanita yang katanya mirip dengan ku"guman nya lalu fokus makan pesanan nya yang baru di antarkan oleh pelayan.